
Setelah kematian Naga Kepala 9 penguasa Hutan Beast sekaligus pemimpin Para Monster Beast, maka pertarungan yang Panjang di Hutan Beast telah berakhir.
Daratan Hutan Beast terlihat seperti daratan mati dengan kawah-kawah yang sangat besar dan dalam. Gunung-gunung telah lenyap, Pepohonan telah menghilang, bahkan kehidupan asli yang berasal dari Hutan Beast semua telah tiada, termasuk Para Monster Beast.
Kini, Daratan Hutan Beast terlihat seperti Daratan Mati kosong.
…
Diatas Langit Daratan Mati.
Terlihat siluet seorang pemuda yang memiliki wajah tampan yang mengenakan Jubah berwarna Merah dengan terdapat Sepasang Sayap Douqi berwarna Emas kemerahan yang berada dibelakang punggungnya.
Pemuda itu sedang berdiri tegap sambil melihat ke tangan kanan dia yang sedang menggenggam sebuah Kristal berwarna Emas. Pemuda itu ialah Xiao Cai.
Sebelumnya, Xiao Cai telah mengambil Inti Monster Naga Kepala 9 yang dia temukan ditempat pertarungan ia dengan Naga Kepala 9. Kemudian, Xiao Cai meletakan Inti Monster itu didalam penyimpanan system.
Setelah itu, Xiao Cai menoleh sambil melihat daratan sekelilingnya.
Dia masih tidak menyangka bahwa dampak pertempuran ia dengan Monster Beast membuat Hutan Beast kini telah berubah menjadi Daratan Mati.
Apalagi, Xiao Cai tidak pernah terlintas didalam fikirannya, bahwa ia bisa mendapat kehidupan kedua dan berinkarnasi ke dalam Dunia Douqi.
Bahkan, saat kehidupan kedua, Xiao Cai masih tidak menyangka bisa beruntung mendapatkan System yang sering disebut sebagai Jari Emas.
[ Dudu ~ Pemberitahuan, Tuan. Kesengsaraan Petir Dou Saint Tuan akan segera datang. Harap Tuan segera bersiap-siap.]
Suara indah system tiba-tiba terdengar hingga memecah lamunan Xiao Cai.
Mendengar pemberitahuan system membuat Xiao Cai kembali teringat bahwa masih ada beberapa urusan yang tertunda yang harus ia lakukan.
“Hais … hampir saja aku melupakan hal itu, System. Baiklah, aku akan menyiapkan diriku, system.” Jelasnya.
…
*Di Luar Penghalang Daratan Mati.
Beberapa Para Ahli Benua Xingchen dibuat terkejut ketika mereka melihat Daratan Mantan Hutan Beast kini telah berubah menjad Daratan Mati yang mengerikan.
Mereka juga merasakan bahwa Aura dari Monster Beast Naga Kepala 9 telah lenyap, dan tersisa hanya satu Aura Douqi yang berada ditengah Daratan Mati itu.
Meskipun Para Ahli Kultivator merasa ketakutan terhadap sosok yang tersisa didalam Daratan Mati, tetap saja mereka itu dibuat penasaran siapa Ahli kuat yang berhasil membunuh Naga Kepala 9, sekaligus menjadi penyebab lenyapnya Daratan Hutan Beast.
Menurut mereka, Seorang Ahli yang memiliki kekuatan seperti itu pasti suatu keberadaan yang tersembunyi atau seorang Ahli yang kuat berasal dari Benua Xiantian.
Mereka juga tidak bisa berbuat apa-apa. Karena selain ada sebuah penghalang yang menghalangi mereka masuk kedalam Daratan Mati itu, juga terdapat 3 Beast Spirit yang memiliki kekuatan seimbang dengan mereka.
Bahkan, Dua diantara 3 itu memiliki Ranah diatas mereka.
Melihat hal itu, Para Ahli Kultivator hanya bisa mendengus kesal, sambil menanamkan pemikiran bahwa siapapun Ahli kuat itu, jangan sampai mereka mempunyai rasa permusahan dengannya.
Setelah itu, dengan wajah kecewa Para Ahli Kultivator kembali bergegas pulang ketempat mereka masing-masing sambil membawa berita yang akan menggemparkan Benua Xingchen.
...
Xiao Wu, Sun Ki, dan Long Tian melihat kepergian Para Ahli Kultivator itu membuat mereka saling memandang sebentar, lalu mereka saling menganggukan kepala.
Wush!
Mereka bertiga mengepakan sepasang sayap Douqi ...
Kemudian, segera Xiao Wu beserta Kedua Beast Spirit itu bergegas kembali ketempat Para Beast Spirit berada, sekaligus hendak mencari keberadaan seorang pemuda.
Tap!
Tidak berselang lama, mereka bertiga telah tiba dihadapan Para Beast Spirit lainnya.
“Apakah kalian semua baik-baik saja?” tanya Xiao Wu yang baru saja muncul sambil memunculkan senyuman diwajah cantiknya.
Melihat kedatangan gadis muda didepan mereka, segera Para Beast Spirit membungkuk kan badan, sebagai pertanda penghormatan kepada gadis itu, sekaligus selaku pemimpin mereka.
Sambil mengangguk, salah satu dari mereka melangkah maju dan segera menjawab, “Salam Ratu, kami semua baik-baik saja.” Jawabnya.
Merespon dengan anggukan kepala, Xiao Wu menoleh melihat kedalam Daratan Mati itu dari luar Formasi penghalang.
...
*Kembali ke Xiao Cai.
Xiao Cai terlihat sedang duduk bersila sambil memejamkan mata tepat diatas suatu bebatuan yang mana batu itu berasal dari Elemen Bumi yang salah satu ia kuasai. Kini, dia sedang mempersiapkan diri untuk segera menerima kesengsaraan petir Saint yang sempat ia tunda.
Setelah mempersiapkan diri, Xiao Cai mendengar deringan system kembali,
[ Dudu ~ Kesengsaraan petir akan segera dimulai, Menghitung mundur …]
[ 10 … 9 … 8 … 3 … 2 … 1 …]
Xiao Cai mendengar pemberitahuan system, segera dia membuka mata yang dalam posisi terpejam dengan perlahan-lahan terbuka, lalu ia melihat keatas langit yang sebelumnya cerah kini berubah menjadi awan berwarna hitam pekat.
Melihat hal itu, Xiao Cai segera membeli beberapa Butir Pill Duan Qi dari system untuk memperkuat Tubuh dan Fondasi Qi didalam tubuhnya.
Setelah meminum beberapa Butir Pil, Xiao Cai mengerutkan kening, disaat ia kembali menatap ke atas langit.
Diatas Langit, terlihat awan yang sudah berubah berwarna hitam mulai memunculkan kilatan Petir, dengan berbagai kilatan petir yang menyambar hingga samabaran petir itu membuat suara yang menggelegar.
Bahkan, Kilatan Petir itu menyambar-nyambar ke sekeliling pemuda yang sedang duduk bersila diatas bebatuan.
“Petir, sialan. Jangan banyak gaya, segera selesaikan kesengsaraan petir jelekmu.” Teriak Xiao Cai dengan wajah acuh tak acuh sambil sedikit memprovokasi petir-petir itu.
Seakan menanggapi dan merasa terprovokasi oleh perkataan Xiao Cai, segera gumpalan petir itu menghantam Xiao Cai dengan keras …
Jder!
Jder!
Jder!
Xiao Cai yang melihat pakaian yang dia pakai sebagian sudah robek dan hangus, karena beberapa sambaran petir barusan, ia masih tetap tenang dengan menampilkan riak wajah acuh tak acuh,
“Haha, Apakah hanya segini saja kekuatan petir Dou Sheng. Sungguh, aku merasa seperti sedang digigit semut.” jelas Xiao Cai semakin memprovokasi petir-petir itu.
“Petir sialan, kerahkan lah seluruh kekuatanmu.” Lanjut Xiao Cai.
Petir-petir itu melihat Xiao Cai tidak merasakan sakit sama sekali dan tidak menerima luka dari sambaran petir, segera awan diatas langit perlahan-lahan semakin menghitam membuat suasana didalam Daratan Mati sangat mencekam dengan dipenuhi aura yang mengerikan.
Wush!
Terlihat Awan-awan Hitam itu mulai terbelah menjadi dua, hingga memunculkan sebuah Sinar Cahaya berwarna Emas dan Merah, seperti menyerupai Petir merobek ruang dikehampaan udara …
Bzt! Bzt!
Diatas Langit, Sinar-sinar Cahaya berwarna Emas dan Merah itu segera berkumpul menjadi 9 Gumpalan cahaya dengan suara yang menggelegar. Lalu, 9 Cahaya itu berhenti sejenak, seperti sedang menatap pemuda diatas bebatuan.
Xiao Cai melihat kemunculan 9 Petir yang diantara 5 Berwarna Emas dan 4 Berwarna Merah, membuat keningnya sedikir mengerut.
“Astaga, mengapa aku merasakan bahwa 9 Petir yang muncul itu lebih mengerikan dari beberapa Petir yang aku terima sebelumnya.” Fikir Xiao Cai didalam hati.
Lalu Tiba-tiba terdengar suara system didalam kepalanya,
[ Dudu ~ Karena Tuan memprovokasi Kesengsaraan Petir, membuat Petir itu marah hingga berubah menjadi 9 Petir Surgawi.]
“9 Petir Surgawi? Petir apa itu system?” tanyanya sedikit terkejut dengan perasaan bingung.
[ Menjawab Tuan, 9 Petir Surgawi itu adalah petir dari surga yang sudah lama hilang, dan terakhir muncul menampakkan diri adalah beberapa Ratus juta tahun silam.]
Xiao Cai mendapat jawaban system membuat dia terkejut dan tidak menyangka bahwa itu hanya karena sedikit provokasi dari dia, Petir yang sudah lama tidak muncul malah menampak kan diri.
Walaupun Xiao Cai penasaran bagaimana bisa 9 Petir Surgawi muncul tiba-tiba disini, dia tidak mau memikirkan hal itu untuk sekarang. Karena lebih baik ia segera focus terhadap 9 Petir Surgawi yang akan menghujani nya.
“Huft, semoga saja aku baik-baik saja.” sedikit menghela nafas ringan, Xiao Cai kembali menatap keatas langit tempat 9 Petir Surgawi berada.
Meskipun Xiao Cai sedikit menyesal karena telah memprovokasi petir itu, hingga membuat 9 Petir Surgawi muncul, dia harus bersikap tetap tenang.
Bagaimanapun, Xiao Cai masih begitu muda dengan memiliki emosi yang masih belum stabil.
“Petir sialan, cepat serang aku!” teriaknya.
Seketika sesaat suara Xiao Cai telah jatuh, dengan sedikit bergetar, 9 Petir Surgawi itu melesat dengan sangat cepat menyambar kedaratan dengan Xiao Cai sebagai pusatnya …
Jder!
Jder!
Jder!
Setelah itu, 9 Kilatan Petir secara beruntun melesat turun hingga menyambar Xiao Cai dengan bertubi-tubi. Sambaran petir itu menghasilkan suara yang menggelegar hingga menggema diseluruh Daratan Mati.
Tidak berselang lama setelah 9 kali menghantam dan menyambar Xiao Cai, kini 9 petir itu telah menghilang dengan awan diatas langit yang telah kembali cerah.
Terlihat Jubah berwarna merah dengan dilapisi pakaian dalaman putih yang Xiao Cai kenakan telah menghilang hingga membuat Xiao Cai kini bertelanjang dada, serta terlihat juga otot-otot yang kekar membentuk bidang 6 Kotak di Dada Xiao Cai.
Xiao Cai yang telah selesai menghadapi kesengsaraan petir membuat dia merasakan dantian dan Fondasi Qi Dou Saint telah stabil didalam lautan dantiannya.
Hal itu juga membuat Xiao Cai merasakan seluruh tubuhnya kini terasa semakin ringan dan ia merasakan ia dipenuhi dengan Energi Qi yang sangat besar didalam dantiannya.
Tap!
Sambil bangkit berdiri, Xiao Cai melihat jejak noda hitam memenuhi seluruh tubuhnya, lalu dia juga mencium aroma bau yang sangat menyengat keluar dari badannya. Kemudian, dia hendak bergegas membersihkan diri.
Setelah itu, Xiao Cai menggunakan persepsi spiritual untuk menemukan tempat untuk membersihkan diri, tetapi dia segera tersadar …
“Astaga, aku lupa bahwa didaratan ini sudah tidak ada tempat untuk membersihkan diri.” Gumamnya.
“Huft, baiklah … lebih baik aku menggunakan Elemen Airku untuk membersihkan kotoran ditubuhku.” Lanjut Xiao Cai.
Setelah itu Xiao Cai hendak mengggunakan Teknik Elemen Air, tapi tiba-tiba ia teringat sesuatu, “Eh, lebih baik aku terlebih dahulu menghilangkan formasi penghalang di Daratan Mati.” Ucapnya.
“System, hilangkan formasi yang telah kau pasang kemarin.” Ucap Xiao Cai dengan nada pelan.
[Dudu ~ Baik Tuan.]
Xiao Cai melihat dan merasakan bahwa formasi penghalan di Daratan Mati telah menghilang, segera dia mencari tempat yang nyaman untuk membersihkan diri.
Wush!
Xiao Cai mengepakan sepasang sayap Douqi, lalu ia bergegas terbang ke suatu tempat.
......................
Dont Forget 👍, ❤️, Comment, and Vote nya ya, Guys.