
Hutan Beast. Dini Hari.
Sebuah serangan berwarna emas dipenuhi dengan energi yang sangat besar melesat dengan sangat cepat mengarah menuju seorang gadis yang menjadi target serangan. Ketika serangan itu melesat dengan cepat membuat area yang dilalui menjadi terdistorsi, serta menimbulkan aliran qi yang sangat mencekam.
Target serangan emas itu ialah Gadis Xiao Wu yang berada didepan orang yang mengeluarkan serangan tersebut.
“A-Apakah pada akhirnya aku akan mati disini tanpa aku bisa membalaskan dendam ibuku?”
Xiao Wu merasakan perasaan kematian saat melihat serangan yang kuat dan sangat besar tiba-tiba muncul mengarah padanya …
Boom!
Suara ledakan yang besar menggema diatas langit membuat gelombang energi Qi yang sangat besar memenuhi area disekitarnya. Dan terlihat sinar cahaya emas memenuhi area itu.
“Nona …”
Aum!
Roar!
Semua bawahan gadis itu berteriak histeris ketika melihat serangan douqi berwarna emas dan seketika mereka mendengar ledakan yang terjadi diatas langit tempat Nona atau Ratu mereka berada.
...****************...
“Haha … mengapa ramai sekali disini, apakah ada yang lagi berpesta disini ... mengapa aku tidak diundang … haha …” sebuah suara menggema muncul diatas langit yang tertutupi dengan kabut.
Wush!
Kabut yang menghalangi pandangan semua makhluk yang berada ditempat itu perlahan menghilang.
Terlihat diatas langit seorang pemuda yang berdiri tegap mengenakan pakaian putih dengan dilapisi jubah berwarna merah sedang menggendong seorang gadis dipangkuannya.
Terlihat pemuda ini memiliki kedua bola mata berwarna Emas dan merah, serta dengan sepasang sayap douqi emas kemerahan dibelakang punggung menambah ketampanannya.
Pemuda itu ialah Xiao Cai.
Xiao Cai tiba-tiba muncul disana sambil menangkis serangan Naga Kepala 9 dengan menggunakan element ruangnya, yang membuat serangan energi emas itu gagal melukai dan membunuh gadis yang sekarang berada dipangkuannya.
Lalu karena serangan energi emas itu tidak terlalu kuat bagi dirinya membuat ia dengan mudah menangkis serangan itu.
Xiao Cai lalu melihat kegadis yang sedang dia gendong dipangkuannya.
“Nona Xiao Wu, kamu bisa membuka mata.” dengan sedikit senyuman Xiao Cai melirik wanita dipangkuannya yang sedang memejamkan mata.
...****************...
Gadis itu yang merasakan dia masih hidup dan tidak mati terkena serangan Naga Kepala 9 membuatnya bingung dan segera membuka matanya …
“Anda …”
Sesaat Xiao Wu membuka mata, dia terkejut melihat pemuda yang ia kenal berada didepan matanya. Karena menurut dia Bagaimana mungkin pemuda ini bisa muncul tiba-tiba disini, bukankah dia masih berada dipinggir pantai dipulauku.
Xiao Wu terkejut bagaimana pemuda ini bisa menangkis serangan yang mengerikan itu. Meskipun dia mengetahui kekuatan yang dimiliki Xiao Cai sangat kuat, tapi dia tidak menyangka bahwa kekuatan pemuda yang baru saja ia kenal dan yang telah menyembuhkan lukanya ternyata memiliki kekuatan yang diluar nalar.
Kya!
Lalu dia tersadar ketika melihat posisinya yang sedang digendong dipangkuan pemuda ini, membuat jejak merona merah muncul dikedua sisi pipinya. Karena merasa malu melihat hal ini membuat dia segera membenamkan kepalanya didada pemuda ini.
Xiao Cai hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan gadis didepan matanya.
Wush!
Setelah itu Xiao Cai kembali mengepakan sepasang sayap douqinya terbang melangkah turun ketanah.
Tap!
Tap!
Xiao Cai yang menggendong Xiao Wu dipangkuannya telah mendarat ditanah tempat Beast Spirit berada.
“Maaf Nona, apakah anda terlalu nyaman saat aku gendong sehingga membuat anda tidak sadar kita tidak diatas langit lagi?” Ucap Xiao Cai saat melirik gadis yang masih menunduk membenamkan wajah didadanya.
“A-Ah… M-Maaf Tuan.” mendengar ucapan pemuda barusan, Xiao Wu dengan malu-malu langsung memalingkan wajah melihat sekelilingnya yang sudah berada ditanah. Lalu dia segera melangkah turun dari gendongan Xiao Cai.
......................
Semua Beast Spirit sebelumnya sedang kewalahan menghadapi dan menerima serangan pasukan Monster Beast dibuat terkejut. Ketika kabut tadi menghilang, semua Monster Beast yang sempat bertarung dengan mereka kini membeku seperti Patung Es.
Melihat dua siluet manusia yang berdiri dihadapan mereka, segera mereka mengetahui salah seorang dari dua orang itu adalah ratu mereka sendiri.
Mereka sedikit lega melihat Ratunya berhasil selamat dari serangan Naga Kepala 9.
“Apakah anda baik-baik saja, Yang Mulia?” Para Beast Spirit segera menghampiri gadis yang merupakan pemimimpin mereka.
Xiao Wu yang melihat semua Beast Spirit sudah tidak dalam kondisi baik membuatnya merasa sedih. Lalu dia merespon dengan menganggukan kepalanya sambil tersenyum.
“Nona Wu, ambil Pill Penyembuh ini. Dan berikan kepada seluruh Beast Spirit untuk memulihkan diri mereka …” Xiao Cai menyodorkan beberapa Botol yang berisi Pill Penyembuh yang dia beli dari system.
Dengan sedikit menoleh kesamping, Ia berkata “Termasuk kedua paman anda yang berada disana.”
Jleb!
Jleb!
Dengan hanya sedikit tatapan saja dua Monster Beast yang sebelumnya bertarung dengan Sun Ki dan Long Tian, kini dalam sekejap tewas.
Apa!
Sun Ki dan Long Tian terkejut melihat Dua Monster Beast yang telah membuat mereka terluka mati dalam sekejap hanya dengan tatapan pemuda yang mereka kenal.
“T-Terima Kasih, Tuan.” Xiao Wu melihat hal itu segera tersentak kaget dan ia dengan malu-malu mengambil botol yang berada ditangan Xiao Cai.
Lalu dia segera membuka tutup botol Giok itu dengan menggunakan kedua tangan ia mengeluarkan Sebutir Pill untuk diminum.
Xiao Wu dan Para Beast Spirit yang telah meminum Pill Penyembuh pemberian Xiao Cai dibuat terkejut karena hanya meminum Sebutir saja sudah memulihkan luka mereka. Bahkan, Douqi mereka telah kembali seperti semula saat berada dipuncak.
Melihat reaksi Pill Penyembuh ini, Xiao Wu segera menatap Xiao Cai dengan perasaan takjub. Karena lagi-lagi ia dibuat terkejut melihat pemuda ini.
Bahkan Sun Tian dan Long Tian termasuk Para Beast Spirit menatap Xiao Cai dengan tatapan kagum dan penuh hormat.
......................
Xiao Cai sedikit mengganggukan kepala melihat gadis yang melihat kearah dirinya. Kemudian dia kembali melihat ribuan Monster Beast yang telah ia bekukan menggunakan Elemen Es yang dia kerahkan bersamaan saat muncul menolong Xiao Wu.
“System Gunakan Voucher 1000x EXP ku.” dengan nada pelan Xiao Cai berkata kepada system.
[ Dudu ~ Voucher 1000x Exp telah aktif. Semangat Tuan!]
Xiao Cai sedikit memunculkan senyum diwajahnya ketika mendengar balasan system yang berada didalam kepalanya.
Ctak! Ctak!
Krack!
Jleb!
Seketika Semua Monster Beast yang telah dibuat membeku dengan menggunakan Elemen Es Xiao Cai, kini telah tewas hancur berkeping-keping.
[ Dudu ~ Selamat Tuan berhasil membunuh 5000 Monster Tingkat 1, 3000 Monster Tingkat 2, 2500 Monster Tingkat 3, Tuan mendapatkan 50.000.000x1000 menjadi 5.000.000.000 Poin System. ]
Xiao Cai dibuat terkejut dan tercengang mendengar deringan system didalam kepalanya.
Meskipun system sudah memeberitahu tentang Voucher 1000x EXP, tetap saja dia dia tidak menyangka ketika mengangktifkan, serta menggunakan Voucher 1000x Exp Point system yang dia dapatkan sebanyak ini.
“Hehe … Bukankah jika aku membunuh semua Monster Beast ini … aku akan menjadi yang terkaya didunia ini. Hehe …” Batin Xiao Cai didalam hati.
......................
“Haha … Manusia Sialan, akhirnya kau datang juga.” Sebuah suara menggema diatas langit.
Suara itu berasal dari Naga Kepala 9. Dia tidak terkejut melihat bocah manusia ini muncul tiba-tiba menyelamatkan gadis Beast Spirit itu. karena dia mengetahui bahwa pemuda ini cepat atau lambat akan segera muncul, hanya menunggu waktunya saja.
Wush!
Naga Kepala 9 itu yang melihat sedikit pasukannya dibunuh bocah dibawah kakinya hanya acuh tak acuh karena dia memiliki Miliaran Pausukan. Lalu segera dia terbang melangkah turun mendarat ditanah …
Tap!
Naga Kepala 9 itu telah mendarat ditanah tidak jauh dari hadapan pemuda didepannya. Lalu dia berkata, “Haha … Manusia, kaukah waktu itu yang telah membunuh bawahanku Singa Api?” Naga Kepala 9 itu mengeluarkan Aura intimidasi kepada Xiao Cai.
“Jika iya, memang kenapa?” Xiao Cai dengan acuh tak acuh memblas perkataan Naga Kepala 9 sambil mengeluarkan Aura intimidasi yang membuat intimidasi yang diarahkannya membalik ke Naga Kepala 9.
Melihat aura intimidasi yang dia keluarkan kepada pemuda ini tidak berpengaruh sama sekali, bahkan pemuda ini bisa membalikan Aura intimidasinya membuat wajahnya sedikit serius.
“Meskipun kau kuat tapi dihadapan kekuatan mutlak dan Miliaran Pasukan Monster Beastku, kau pasti akan tetap mati!” Naga Kepala 9 melihat Douqi pemuda ini hanya sedikit lebih kuat dari Gadis beast spirit Kelinci membuat dia lebih percaya diri untuk membunuh Xiao Cai. Dan dengan sombong menatap Xiao Cai.
Tentu saja salah apa yang dilihat Naga Kepala 9 tentang kultivasi Xiao Cai, karena Xiao Cai sedikit menyembunyikan kultivasinya. Dan jika Naga Kepala 9 mengetahui kultivasi sebenarnya Xiao Cai pasti membuatnya muntah darah dan tidak berani berkata seperti itu kepada pemuda yang berada tepat tidak jauh dari hadapannya.
“Kau juga tidak bisa melarikan diri, karena seluruh wilayah Hutan Beast sudah aku segel. Haha..” lanjut Naga Kepala 9 dengan penuh percaya diri dan terlihat jejak kesombongan diwajahnya.
“Melarikan diri? Tidak… aku akan membantai kalian semua!” Xiao Cai membalas dengan wajah acuh tak acuh dengan sedikit tersenyum misterius.
Mendengar bahwa seluruh wilayah Hutan Beast sudah disegel membuat ia sama sekali tak gentar.
“Mengapa aku harus melarikan diri? Bukankah ini sama saja memberikan kekayaan yang melimpah padaku? Haha..” batin Xiao Cai.
Tanpa banyak bicara lagi Xiao Cai yang sedang berdiri tegap melesat menghilang dalam sekejap …
Lalu dia muncul tepat didepan Naga Kepala 9 …
“Tendangan Si Madun!”
Xiao Cai sedikit memeringkan badannya dengan mengangkat kaki kanannya menerjang bagian perut Naga Kepala 9.
Baam!
Ugh!
Serangan mendadak dari Terjangan kaki Xiao Cai menghantam mengenai perut Naga Kepala 9 membuat dia tidak sempat bereaksi hingga menyebabkan ia mengeluarkan seteguk darah segar dimulutnya.
Seketika Naga Kepala 9 terpukul terbang sejauh ratusan meter …
Lalu Naga kepala 9 melesat dengan cepat menghantam perbukitan membuat suara ledakan yang keras terdengar menggema ditempat itu.
Boom!
Duar!
Semua Monster Beast yang melihat Pemimpin mereka terpukul jauh hanya dengan satu tendangan dari manusia dihadapan mereka dalam waktu tidak berselang lama, membuat mereka merasakan ketakutan, sekaligus seperti melihat Dewa Perang telah muncul dihadapan mereka.
Xiao Wu dan Para Beast Spirit yang menyaksikan hanya dengan satu tendangan saja sudah membuat Naga Kepala 9 terpukul jauh membuat mereka merasakan kekaguman dan takut secara bersamaan terhadap pemuda ini.
...****************...
“Brat, lemah sekali kau!” Xiao Cai yang melihat Naga Kepala 9 terpental terbang akibat tendangan kakinya membuat ia mengutuk Naga Kepala 9 itu.
“Haha … Yosh, Emak-emak memegang Parang … Mari kita berperang!” sambil tertawa terbahak-bahak Xiao Cai melesat dengan cepat menuju tengah-tengah kerumunan Miliaran Monster dihadapannya.
.
.
.
.