
** Didalam dimensi kehampaan.
Diatas langit, Xiao Cai masih dalam wujud ketiga tubuh spesial, dia sedang berdiri tegap, dan ia menampilkan riak wajah serius melirik sosok besar dihadapannya.
"Walaupun aku tidak mengetahui siapa kau, dan aku juga tidak mengetahui apa sebenarnya yang menjadi tujuan mu datang mencari ku, tapi aku tidak akan pernah menyerahkan diriku padamu ... "
Apabila tujuan sosok itu datang benar mencari ia hanya untuk merebut 23 Flame Surgawi saja, maka ia berpendapat bahwa sosok itu tidak perlu turun tangan secara langsung datang mencarinya, pasti ada alasan lain yang menjadi tujuan utama , dan hal yang disembunyikan sosok itu.
"Meskipun Alam Semesta ini menyerang ku, dan menjadi musuhku, aku tak akan gentar sedikitpun!" Ia memandang sosok itu dingin sebelum ia membentuk sebuah segel ditangannya.
Setelah selesai membentuk segel tangan, ia mengucapkan sesuatu pelan, "Keluarlah!"
Poof!
Sesaat kabut pasir menghalangi pandangan diarea sekitarnya sebelum kembali menghilang.
"Ha ha, akhirnya aku bisa menghirup udara segar lagi." Tawa menggema sosok hewan itu.
Terlihat siluet hewan yang memiliki wujud Rakun menyerupai Kucing muncul tepat didepan Xiao Cai, dan terdapat satu ekor sedang bergoyang-goyang, serta terdapat pula sebagian pola bergaris-garis warna hitam yang menutupi kulit coklatnya.
.........
Setelah melihat tindakan tangan Xiao Cai, Sosok besar itu tersentak kaget melihat seekor hewan Rakun dengan ukuran yang hampir sama besar dengan ia tiba-tiba muncul dihadapannya.
"Apakah hewan rakun itu merupakan bawahannya? Mengapa aku tidak pernah melihat hewan seperti itu selama ini ..."
Sosok itu sedikit terkejut, dia merasa selama hidupnya ia tidak pernah mengetahui, menemukan, dan melihat hewan rakun seperti dihadapannya itu.
"Cih, meskipun begitu, memang apa yang bisa mereka berdua lakukan."
Sosok besar itu melengkungkan sudut bibirnya, ia cepat kembali tenang dari keterkejutannya.
Lalu, ia dengan wajah acuh tak acuh melirik Xiao Cai dan hewan Rakun itu.
.........
Kemudian, hewan Rakun itu menatap Xiao Cai sambil sedikit tertawa, "Ha ha, Bocah Xiao ... Terima- ..." Perkataan ia terhenti sesaat, ia merasakan sebuah kekuatan yang sangat besar.
Ia mendapati sosok besar tidak jauh dari tempat ia berdiri sedang menatapnya, "Siapa sosok jelek itu? Mengapa aku merasakan dia begitu sangat kuat? Sialan ... dia membuat kemunculan ku jadi terlihat buruk." Ia mengumpat kesal.
Lalu pandangan rakun itu beralih, dan ia menatap Xiao Cai seperti meminta sebuah penjelasan, "Bocah Xiao, apa tujuan mu memanggilku keluar disaat yang tidak tepat begini?"
Tap!
Xiao Cai melompat terbang, dan ia berdiri di samping pundak Rakun itu.
Lalu, Ia menatap rakun itu sembari menggaruk pipi ia yang tidak terasa gatal, "Xiao Shu, itu ..."
Sosok hewan Rakun itu, ialah Xiao Shu.
Setelah itu Xiao Cai menjelaskan kepada Xiao Shu tentang kondisi apa sebenarnya yang sedang terjadi dan sedang ia hadapi.
Dengan riak wajah yang berubah-ubah, Xiao Shu mendengarkan secara seksama penjelasan Xiao Cai.
Ia juga mengutarakan kepada Xiao Shu tentang tindakan, dan rencana apa yang akan ia lakukan.
"Baiklah, bocah Xiao, aku setuju denganmu, karena cara yang kau sampaikan itu layak untuk kita coba." Kata Xiao Shu serius.
.........
Tap!
Xiao Ying tiba-tiba muncul disana, dia berdiri dengan anggun, dan sebentar pandangan ia melihat ke depan sebelum ia menoleh kesamping, "Tuan Xiao Cai, apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanyanya pada Xiao Cai dengan hormat.
Sebelumnya, saat kedatangan sosok misterius itu, dan saat ia dengan Xiao Cai terlambat pergi keluar meninggalkan dimensi lain itu, Xiao Cai menyuruh ia agar sebisa mungkin menyembunyikan hawa keberadaannya.
Ketika sedang bersembunyi, Xiao Ying dari kejauhan melihat apa yang sedang terjadi antara Xiao Cai dan sosok misterius itu. Ia mendengar dan mengetahui situasi yang dihadapi Xiao Cai.
.........
Mendengar suara akrab, Xiao Cai melirik ke samping, "Xiao Ying, dengarkan rencana ku ..."
Segera ia memberitahukan sesuatu pada Xiao Ying, dan ia menjelaskan rencana yang sama dengan yang ia beritahukan kepada Xiao Shu sebelumnya.
"Baik Tuan, Xiao Ying akan mengikuti perkataan Tuan ..." Ucap Xiao Ying sambil menganggukan kepalanya pelan melihat Xiao Cai dengan penuh hormat.
Xiao Cai menganggukan kepalanya, pandangan ia beralih, dan ia menatap sosok misterius dengan riak wajah serius.
Xiao Cai hanya mengerutkan dahi, ia tidak merespon perkataan sosok besar itu.
Ia segera mempertebal douqi didalam tubuhnya sebelum ia menganggukan kepala pelan ke Xiao Shu dan Xiao Ying, dan dibalas dengan anggukan kepala pelan juga oleh kedua bawahannya itu.
...***...
** Didalam Dantian dan Meridian Xiao Cai
Terlihat beberapa sosok patung berdiri diam yang memiliki wujud rupa hewan menjulang tinggi puluhan meter yang semula berwarna gelap dan redup, perlahan mulai menyala terang.
Beberapa sosok patung yang telah menyala terang itu menampilkan sosok-sosok siluet hewan dari beberapa Vena Binatang Ilahi yang ia miliki.
Dan terlihat pula lautan Douqi tak berujung yang semula mengalir dengan tenang, mulai mengalir deras, dan memunculkan beberapa Badai Ombak Qi yang begitu besar didalam Dantian dan Meridian nya.
...***...
** Dunia Nyata, Dimensi Lain.
Wush!
Seketika Douqi didalam Dantian dan Meridian ia mengalir deras keluar, dan dalam sekejap Qi Emas Kemerahan melesat menyelimuti seluruh tubuhnya.
Kemudian, dengan cepat Xiao Cai menonaktifkan perubahan ketiga tubuh spesialnya, dan ia kembali ke wujud manusia normal.
Setelah itu, ia tersenyum tipis saat merasakan Aliran Qi yang begitu besar dan mengalir deras di sekujur badannya.
Lalu, dengan riak wajah serius, ia mulai memfokuskan dirinya, dan ia berkata pelan, "".
Seketika seluruh ruang didalam dimensi kehampaan mulai diselimuti dengan Aura Qi Emas Kemerahan, hingga memunculkan Aura mencekam dan aura yang sangat mengintimidasi.
Di sampingnya, Xiao Shu melihat Xiao Cai sudah mulai bergerak dan telah bersiap, ia segera mengambil tindakan yang telah diperintahkan Xiao Cai.
"Ha ha, Mari kita mulai bocah, dan kalahkan sosok jelek itu!" Teriak lantang Xiao Shu.
Wush!
Terlihat sosok Xiao Shu yang memiliki ukuran tubuh begitu besar, perlahan mulai menjadi bayangan transparan, dan menghilang dalam sekejap, serta melesat masuk kedalam bagian tubuh Xiao Cai.
Begitu juga dengan Xiao Ying. Ketika dia melihat Tuannya dan Xiao Shu telah memulai persiapan, ia juga tidak mau merasa ketinggalan.
"Cih, Rakun mes*m itu sudah bergerak duluan, aku juga akan memulai persiapan, dan jangan sampai Tuan Xiao Cai merasa kecewa kepadaku ..." Gumamnya pelan sebelum ia memfokuskan Qi didalam tubuhnya.
Kiaak!
Terlihat pula perubahan Xiao Ying sebelumnya sedang dalam wujud wanita anggun nan cantik, ia dengan cepat berubah ke wujud asli Burung Phoenix Api nya.
Wush!
Segera Xiao Ying dalam wujud Burung Phoenix Api nya dengan cepat menjadi bayangan transparan sembari melesat masuk kedalam tubuh Xiao Cai, dan tubuh Burung Phoenix Api ia yang begitu besar dalam sekejap mata menghilang menjadi ketiadaan.
.........
Xiao Cai merasakan Xiao Shu dan Xiao Ying telah melesat masuk kedalam tubuhnya, dikarenakan ini pertama kali ia akan menggunakan Teknik bentuk Transformasi yang dianjurkan oleh sistem sebelumnya, ia sedikit merasa kesulitan.
Lalu, ia menampilkan riak wajah yang berkeringat dan terlihat ia sekali lagi semakin memfokuskan dirinya.
.........
Sedangkan dari kejauhan, sosok misterius besar itu hanya berdiri tenang diam, pandangan ia acuh tak acuh menyaksikan tindakan yang dilakukan Xiao Cai dan dua bawahannya itu.
"Ha ha, manusia ... Aku akan menunggu hingga persiapan kalian bertiga selesai ... Aku sudah lama tidak mengalami sebuah pertarungan dengan seorang manusia." Sosok itu tertawa dengan penuh sombong pada Xiao Cai.
Xiao Cai tersenyum masam mendengar perkataan sosok misterius itu, ia tidak memperdulikan perkataan sosok itu, dan ia melanjutkan memfokuskan dirinya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.
.
#BERSAMBUNG ...
.
.