
Tidak berselang lama setelah Xiao Cai menyelesaikan semua teknik pertahanannya, Bola Qi Jingga itu semakin cepat melesat kearahnya, dan hendak menghantam pertahanan yang telah ia bentuk.
Ia memfokuskan dirinya, dan segera bersiap menahan serangan Bola Qi Jingga itu.
Boom!
Duar!
Dengan begitu keras, Bola Qi Jingga menghantam Patung Xiao Shu, dan menciptakan sebuah ledakan destruktif maha dahsyat.
Pada awalnya, Pertahanan terkuat yang dimiliki Patung Xiao Shu mampu menghentikan laju kecepatan Bola Qi Jingga, dan itu mampu menahannya.
Namun, itu hanya berlangsung sebentar sebelum Bola Qi Jingga kembali bergerak dan semakin menekan pertahanan Patung Xiao Shu.
Duar!
Patung Xiao Shu sudah tidak mampu menahan Bola Qi Jingga lebih lama lagi, dengan secepat kilat Patung Xiao Shu hancur menjadi berkeping-keping, dan meledak.
Wush!
Amat disayangkan, Bola Qi Jingga itu tidak menghilang, dan terus melesat cepat kearah Xiao Cai.
"Ap-apa!"
Xiao Cai terkejut melihat Patung Xiao Shu yang ia gunakan untuk bertahan telah hancur dalam sekejap mata.
"Awas Tuan!" Xiao Ying khawatir, dan ia berteriak dari dalam kesadaran jiwa Xiao Cai.
"Bocah Xiao, menghindar!" Begitu juga dengan Xiao Shu, dia ikut meneriaki Xiao Cai.
.........
"Ga- ..." Xiao Cai terlambat sedetik menghindari Bola Qi Jingga.
Boom!
Duar!
Seketika Bola Qi Jingga itu dengan sangat keras menghantam tubuhnya.
Ugh!
Ia terbatuk berat dan mengeluarkan banyak darah segar keluar dari dalam mulutnya.
Diatas langit, Terlihat Xiao Cai terpukul terbang mundur ke belakang dengan lesatan yang sangat cepat.
Crack!
Hingga membuat Ruang Kehampaan menjadi retak di jalur bekas tubuh Xiao Cai lewati.
.........
Melihat teknik ia berhasil menghancurkan pertahanan Xiao Cai, dan berhasil membuatnya terpukul keras, Zhin Poh merasa puas dan ia tersenyum misterius.
Tap!
Zhin Poh tiba-tiba menghilang dari tempat ia berdiri, ia muncul dalam sekejap mata tepat di jalur yang akan dilewati tubuh Xiao Cai.
Baam!
Lalu, Zhin Poh kembali menggerakan tinju besarnya, dan ia memukul terbang tubuh Xiao Cai ke atas langit-langit.
Dia belum merasa puas, ia kembali menghilang, dan ia muncul tepat didekat tempat melayang nya tubuh Xiao Cai sembari kembali melayangkan pukulan.
Baam! Baam! Baam!
Zhin Poh memukul Xiao Cai bertubi-tubi, ia menghilang dari satu tempat dan muncul ditempat lainnya. Kemudian, segera ia mempertebal Qi nya, dan ia mengalirkan begitu banyak Douqi ke Tangan kanannya.
"Matilah kau, Manusia!"
Dengan sangat cepat menggerakan tangan kanannya, ia kembali memberi sebuah pukulan kepada Xiao Cai. Namun berbeda dari beberapa pukulan sebelumnya, ia kali ini memberikan sebuah pukulan yang terlihat sangat mematikan.
.........
Xiao Cai sedang melayang tak berdaya diatas udara, ia melihat sebuah pukulan mematikan dari Zhin Poh sedang melesat kepadanya.
"Gawat!" Segera ia mencoba menghentikan laju tubuhnya, dan ia berusaha menghindari pukulan mematikan itu, tapi Naas.
Boom!
Dalam sekejap mata, pukulan Zhin Poh menghantam tubuhnya.
Ia dibuat tak kuasa menahan pukulan mematikan yang mendarat diperutnya, dan membuatnya terpukul terbang ratusan meter, serta dengan riak Douqi Jingga menyelimuti ruang kehampaan disekitarnya.
.
Argh!
Keganasan pukulan Zhin Poh tidak hanya dirasakan oleh Xiao Cai saja, Xiao Ying dan Xiao Shu yang sedang berada di suatu tempat dalam kesadaran jiwa Xiao Cai juga merasa kesakitan yang amat luar biasa dari pukulan itu.
Syu!
Xiao Ying dan Xiao Shu dipaksa keluar dari dalam tubuh Xiao Cai, dan Kedua Beast Spirit itu terpukul acak sejauh Ratusan Meter.
.
Duar!
Xiao Cai dengan kecepatan begitu cepat ia menghantam sesuatu, seperti sebuah dinding kehampaan.
Dan beberapa saat kemudian, riak Douqi Jingga yang sebelumnya telah menyelimuti seluruh Ruang Kehampaan perlahan menipis, dan menghilang.
Terlihat Xiao Cai bertumpu satu kaki diatas udara kekosongan, dia memiliki penampilan begitu menyedihkan dengan wajah ia telah dipenuhi beberapa luka lebam, bercak darah segar memenuhi Jubah Merah-Putih nya, dan beberapa sobekan di pakaiannya.
Begitu juga dengan Teknik Transformasi Gabungan yang ia gunakan sebelumnya juga telah berakhir otomatis, hal itu membuat kultivasi ia turun kembali ke semula Ranah Dewa Kuning*1.
Sembari mengatur nafasnya, ia menoleh ke samping, dan melihat ke suatu tempat.
.........
Setelah pukulan dari Zhin Poh secara paksa membuat Xiao Shu keluar dari dalam kesadaran jiwa Xiao Cai, tampilan Xiao Shu menjadi sangat berbeda. Kini, ia terlihat memiliki tubuh yang kecil dengan ukuran sama seperti seekor kucing biasa. Walaupun penampilan luar ia tidak menampakkan kerugian terlalu besar, tapi ia merasakan kesakitan didalam tubuhnya.
"Uhuk, uhuk ... Cih, Pukulan dia sangat keras, aku sampai dibuat keluar paksa dari dalam tubuh bocah Xiao itu ..." Sambil terbatuk-batuk, ia melirik Zhin Poh penuh kesal.
Lalu, ia memandang kearah bawah, dan melihat tubuhnya telah menjadi kecil, "Argh! Dasar sialan, mengapa tubuh agung Beast Tailed ku jadi kecil begini!"
Sontak ia merasa sangat kesal melihat ukuran tubuhnya berubah. Ia hendak membalas perbuatan Zhin Poh yang telah melukai dan membuat tubuhnya berubah menjadi kecil tapi saat ia merasakan kekuatan ia telah terkuras sangat banyak, ia mengurungkan niatnya.
Ia menatap Xiao Cai sambil menghela nafas ringan, "Ai ... Bocah Xiao, maafkan aku, sepertinya aku tidak bisa lagi membantumu melawan orang jelek itu, waktu yang kumiliki sudah habis." Kata Xiao Shu dengan wajah rumit kepada Xiao Cai.
.........
Xiao Cai menganggukan kepalanya pelan, "Tidak apa-apa, kau telah banyak memberi bantuan kepadaku." Dengan berat hati ia melambaikan tangannya.
Poof!
"Bocah Xiao, kau harus hati-hati." Ucap Xiao Shu padanya sebelum sosok ia perlahan menjadi bayangan transparan, dan menghilang menjadi ketiadaan.
Ia memindahkan dan memasukkan Xiao Shu ke dalam Ruangan Binatang sistem. Lalu, pandangannya beralih, dan ia menatap ke arah tempat Xiao Ying.
Riak wajah ia cepat berubah menjadi gelap, ia mendapati kondisi Xiao Ying lebih buruk daripada Xiao Shu.
Ia melihat Xiao Ying terbaring tak sadarkan diri diatas kekosongan. Segera ia melesat ke tempat Xiao Ying.
Tap!
Setelah ia berdiri lebih dekat, dan ia melihat jelas kondisi Xiao Ying, tubuh halusnya telah dipenuhi luka, beserta Gaun Merah yang dikenakannya telah robek dan compang-camping.
Poof!
Xiao Cai dengan cepat melambaikan tangannya, dan ia memasukan Xiao Ying kedalam Ruang Binatang Sistem.
.........
Melihat apa yang terjadi kepada dua bawahannya, sontak membuat rasa amarah dan rasa kesal Xiao Cai meluap, dan sudah tak terbendung lagi. Dengan riak wajah yang gelap dan penuh amarah, ia menatap Zhin Poh penuh lekat, "Aku akan membunuhmu, Zhin Poh!"
Zhin Poh merasa bahagia melihat wajah marah Xiao Cai, "Ha ha, memangnya apa yang bisa kau lakukan untuk membunuh ku? Cuih, Jangan terlalu banyak bermimpi kau, manusia!" Ia mengejek Xiao Cai Sambil pura-pura mengorek lubang telinganya.
Xiao Cai acuh tak acuh mendengar ledekan Zhin Poh, dan ia langsung memejamkan kedua matanya.
Disaat ia sedang memejamkan mata, 7 pola kecil dengan berbeda-beda warna muncul membentuk sebuah lingkaran kecil di keningnya. 7 warna itu mewakili setiap Vena Binatang Ilahi nya. Disusul dengan hawa panas perlahan-lahan mulai menyelimuti udara disekitar tempat ia berdiri. Ia mempertebal Douqi didalam Dantian dan Meridian nya, dan ia pun membuka matanya kembali.
Ia tersenyum tipis merasakan seluruh bagian tubuhnya mengalir kekuatan yang besar setelah ia mengaktifkan semua Vena Binatang Ilahi nya. Lalu ia melirik Zhin Poh sinis sebentar sebelum ia menjalankan rencana yang telah ia pikirkan.
""
Poof! Poof! Poof!
Sesaat setelah suara ia jatuh, 1000 bayangan Xiao Cai muncul dari ketiadaan, seribu bayangan ia itu berdiri di samping, dan di belakangnya. Ia cepat menganggukan kepala kepada mereka semua.
Wush!
Seribu bayangan Xiao Cai membalas dengan anggukan kepala juga, mereka semua memahami maksud dari Xiao Cai asli, dan seribu bayangan Xiao Cai langsung melesat menyerang Zhin Poh secara bersamaan.
Zhin Poh hanya tersenyum melengkung melihat Xiao Cai menggunakan 1000 bayangan untuk menyerangnya, "Ha ha, tetap tidak ada gunanya kau memperbanyak dirimu, biar aku tunjukan kepadamu apa itu kekuatan mutlak!" Teriaknya dengan suara lantang sebelum ia juga melesat menghadapi 1000 bayangan Xiao Cai.
Baam! Baam! Baam!
Diatas udara kekosongan, terlihat sosok besar Zhin Poh sedang beradu pukulan dengan 1000 bayangan Xiao Cai.
Sedangkan, Xiao Cai asli menghiraukan pertarungan yang terjadi didekatnya itu, ia mengeluarkan Teknik 1000 bayangannya agar ia bisa mencari sebuah kesempatan.
Ia tidak mau menyia-nyiakan waktu lagi, segera ia memfokuskan dirinya kembali.
""
Setelah suara ia jatuh, Riak gelombang Douqi panas disekitar tempat ia berdiri yang sebelumnya hanya terasa sedikit panas dengan sangat cepat mulai menebal menjadi semakin panas, dan menyelimuti ke area sekitarnya.
Wush!
Lalu Xiao Cai menatap kedua tangannya, dia membuka kedua telapak tangan ia lebar-lebar.
Trang! Trang! Trang!
Seketika 23 energi panas dari Inti Api Surgawi dengan masing-masing memiliki warna dan bentuk berbeda-beda muncul berputar-putar ditengah antara kedua telapak tangannya.
Dalam sekejap mata, udara yang berhembus diseluruh Ruang Kehampaan berubah sangat cepat menjadi begitu panas, dan sangat mengerikan. Lebih mengerikannya lagi, hawa panas mencekam itu dal sekejap bisa menghanguskan siapa saja yang terkena hawa panas itu.
Jika terdapat orang lain yang berada didalam dimensi kehampaan itu selain Xiao Cai, 1000 Bayangan Xiao Cai, dan Zhin Poh, maka sudah pasti orang tersebut akan lenyap menjadi debu hanya dalam hitungan belum sampai sedetik.
Duar!
Ctar!
Boom!
Bahkan perputaran 23 Panas Inti Api Surgawi di telapak tangannya itu menyebabkan seluruh ruang kehampaan menjadi berguncang hebat, dan beberapa kali terjadi ledakan-ledakan dahsyat, dan terdapat pula retakan-retakan ruang yang dapat dilihat ada dimana saja.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.
.
#BERSAMBUNG ...
.
.