
"Sinyya"teriak perdana Mentri terkejut
sringgg..
sebuah pedang beradu dengan pedang lainnya,Sontak Semua Orang menghela nafasnya lega,melihat pangeran lu tian menghalau serang permaisuri dengan pedang nya,hingga membuat pedang yang permaisuri gunakan terjatuh bersama dirinya,pedang lu tinyu berhenti mengarah ke leher permaisuri.ke empat pangeran berdiri berjajar membentengi sinyya
"Ibundaaa" seru lu jiansu dan lu ximing bersamaan
"Apa Kau tidak apa-apa?"tanya pangeran lu chenyu menatap sinyya
sinyya hanya mengangguk seraya tersenyum pertanda bahwa ia tengah baik-baik saja
"Kalian,, Beraninya,Telah Lancang Menyerang Ibunda Ku" Ucap pangeran lu Jiansu Emosi
pangeran lu jiansu berdiri mengambil pedangnya lalu, berjalan ker arah ke empat pangeran untuk menyerangnya, yang langsung di tangkis oleh pangeran lu xianyi
"Cukupppp,Apakah kalian sudah tidak menghargai ku lagi?!.dan ingin saling bertarung di hadapanku" ucap kaisar berteriak menghentikan perkelahian para putra nya
ke lima pangeran itu berhenti menyerang
terlihat pangeran lu jiansu menggebu gebu menahan emosinya dan tatapan nya begitu tajam ke arah empat pangeran dan juga sinyya
"karena perilaku permaisuri sin si rui yang tidak bermoral serta terbukti melakukan pembunuhan berencana pada anggota kerajaan.dengan itu aku menarik gelar mermaisurinya.serta menjatuh hukuman racun bunuh diri padanya bersamaan dengan mentri pajak" teriak kaisar lantang
permaisuri terkejut mendengar titah kaisar dalam memberikan hukuman padanya,tubuh nya bergetar menahan emosi serta ketakutannya, semuanya telah hancur,apa yang telah ia capai dengan menggunakan segala cara telah hilang tenggelam dalam satu ucapan kaisar.
ia menunduk menatap kosong ke arah lantai semua impian nya sudah hancur, terganti oleh hukuman kematian yang akan ia hadapi sebentar lagi
"pengawal bawa permaisuri sin si rui,mentri pajak dan juga orang suruhan permaisuri itu dan masukan kedalam penjara bawah tanah" perintah kaisar tegas
"tidak ayah"bantah lu jiansu menghentikan
lu ximing terjatuh lemas memegang kursinya
matanya berkaca-kaca memandang ke arah ibunda nya yang sebentar lagi akan di jatuhi hukuman mati
ia menghapus air matanya berdiri,berjalan ke hadapan kaisar,mendekati ibunda serta kakak nya
"tidak,ayahanda tolong ampuni ibunda dia,dia tidak mungkin melakukan kejahatan itu,dia pasti telah di fitnah,ini semua pasti adalah rencana ****** itu berserta ke suaminya"lirih lu ximing memohon pengampunan untuk ibundanya
sedangkan permaisuri hanya terdiam,dengan pandangan kosong,saat beberapa pengawal mulai menyeretnya untuk di adili
" Ibundaa!!Ayah kami mohon ampuni ibunda" teriak lu ximing bersama lu jiansu
kaisar hanya menatap datar kedua putra dan putrinya,tidak ada rasa iba mendengar permohonan mereka, keputusannya sudah bulat,tindakan permaisuri sin si rui sangatlah fatal untuk sekedar di maafkan
"Tidak,dia sudah berbuat kejahatan yg begitu besar dan dia pantas untuk di hukum,sebagai pelajaran bahwa semua perbuatan pasti akan ada balasannya"ujar kaisar dingin
pangeran lu jiansu mengepalkan tangannya emosi ia berbalik pergi menuju pintu keluar aula,di ikuti lu ximing yang memandang sinyya penuh rasa benci
sinyya tersenyum puas melihat itu semua, akhirnya semua usahanya dalam mencari dalang yang sebenarnya di balik kematian permaisuri terdahulu sudah terselesaikan
_________
"maaf kan kami juga ayahanda" serua kempat pangeran serempak mengikuti sinyya
"tidak apa apa kau tidak bersalah aku seharusnya berterimakasih padamu,karena telah dengan berani membongkar semua keburukan mereka,kalian berdirilah dengan tegak" perintah kaisar
"apa yang kau inginkan sebagai hadiah dari ku atas jasa mu sinyya?"
"hamba tidak menginginkan apapun yang mulia,ini adalah suatu kewajiban bagi hamba dalam membantu anda serta ke empat pangeran untuk mengetahui pembunuh mendiang permaisuri yang sebenarnya" ujar sinyya lugas
kaisar tersenyum kearah sinyya ia mengangkat telapak tangannya
"atas jasa mu mengungkap kejahatan permaisuri serta mentri pajak,aku,kaisar, kekaisaran jinsucha memberkahi mu sebuah gelar putri glosbe,yang berarti air terjun sebagaimana keberanian serta pemikiran dingin mu dalam menyelesaikan masalah" lantang kaisar menyampaikan titah nya
sinyya menunduk hormat menerima penghargaan gelar dari kaisar,ia tersenyum melihat semua orang, yang bertepuk tangan atas gelar yang ia dapatkan
________
"Sinyya!! anakku maaf kan ayah,tidak seharusnya ayah tidak memperdulikan mu hanya karena keterpurukan ayah di tinggal kan oleh ibumu"lirih perdana mentri menangis memeluk sinyya
" tidak apa-apa ayah aku tidak membenci ayah malahan aku sangat menyayangi mu"sinyya membalas pelukan ayahnya,ia menangis meneteskan air mata di balik pelukan perdana Mentri,baru kali ini ia merasakan pelukan hangat seorang orang tua,di kehidupannya dulu ia adalah anak sebatang kara di sebuah panti,hingga memutuskan untuk belajar bela diri serta racun, untuk melindungi dirinya sendiri serta mencari uang dengan menjadi guru bela diri
semua orang menitikkan air mata terharu melihat sepasang ayah dan anak itu berpelukan
__________
Halaman depan istana kekaisaran setelah pesta telah usai
"Yu Sinyya" ucap ke empat pangeran serempak dari belakang,menghentikan langkah kaki sinyya yang hendak naik ke dalam kereta
sinyya berbalik memandang ke arah mereka mengangkat sebelah alisnya, seperti tengah bertanya ada apa kalian memanggil ku
mereka berempat berjongkok di bawah sinyya dengan serempak membuat nya terkejut menatap mereka dengan pandangan heran
"apa Yg Kalian lakukan?"sinyya mengerutkan alisnya bingung
"maaf kan kami sinyya,kami mengaku salah karena telah memperlakukanmu dengan kasar selama ini"sesal mereka menundukkan pandangan,terlalu malu untuk menatap sinyya
Sinyya terkekeh melihat tingkah lucu mereka seperti anak anjing yang tengah di marahi induknya
"tidak apa apa bangunlah,aku tidak menyalakan kalian" ujar sinyya menuntun mereka untuk berdiri
"kami berjanji akan selalu menjaga serta menyayangi mu sebagai istri,serta permaisuri kami satu-satunya" ucap ke empat pangeran seraya memeluk seraya mencium pipi dan kening sinyya secara bergantian
sinyya tersenyum menerima pelukan dari mereka,ia memutuskan untuk memaafkan mereka, karena ia rasa mereka tidak pernah menyakiti sinyya secara fisik, melainkan hanya mengeluarkan kata-kata tajam selama ini padanya serta pada pemilik tubuh sebelumya
bukankah semua orang berhak untuk mendapatkan kesempatan sekali lagi?.selagi kesalahan lalu yang mereka lakukan bukanlah kesalahan yang memang fatal
...__________...
... WAJIB DI BACA TERLEBIH DAHULU SEBELUM LANJUT!!!!...
...untuk pembaca silahkan langsung loncat ke chapter 32 di bab 25, untuk chapter 25-30 ga usah di baca itu ada kesalahan waktu revisi ulang menyebabkan beberapa chapter itu terhapus sebelum aku revisi jadi alur di dalamnya itu udah hancur dan ga bisa di revisi,karna udah ilang di daftar sunting,buat alur lanjutan cerita berada di bab 25 di chapter 32...