PERINTAH KAISAR NAGA

PERINTAH KAISAR NAGA
Masalah kecil


Pada saat itu Denny juga tersenyum.


“Billy, kemari, duduk di sebelahku, nanti kita berdua harus minum dan bersulang, masalah perusahaan ku benar–benar terbantu berkatmu”


Sikap Denny terhadap Billy langsung berubah 180 derajat, hal ini membuat Billy langsung menggebu–gebu.


“Paman, hanya masalah kecil, jangan sungkan padaku, saya juga hanya memberitahunya saja, lagipula kita ini kan sekeluarga”


Billy berkata sambil duduk disebelah Denny.


Meskipun bukan Billy yang melakukan hal itu, tapi karena mereka semua beranggapan bahwa dia yang melakukannya, maka dia pun mengikuti arus saja, kebetulan dia bisa menggunakan kesempatan ini untuk unjuk diri.


“Billy, saya benar–benar tidak tahu kamu mengenal Tuan Yansen, apa kamu tahu saat Direktur Perusahaan Dekorasi Surya Mentari datang mengantar uang kepadaku, dia terlihat seperti seekor peliharaan, dan hampir bersujud padaku, perasaan ini menyenangkan sekali”


Saat Denny teringat adegan itu, dirinya menjadi bersemangat, dia sudah lama berbisnis dan selalu dianggap bagaikan peliharaan oleh orang lain, dan tidak pernah sekalipun dia menjadi majikan, perasaan ini sepertinya tidak akan dia lupakan seumur hidup.


“Paman, di kemudian hari kalau perusahaan perlu bantuan, silahkan beritahu saja saya, jangan lihat saya hanyalah seorang manajer departemen, di Kota Surau ini tidak ada masalah yang tidak bisa saya selesaikan”


Billy dengan beraninya membual, seolah tidak takut terekspos, karena orang–orang yang ada. disini tidak ada yang mengenal Yansen, bahkan tidak pernah bertemu dengannya, siapa yang mengeksposnya?


“Baik, baik…perusahaan Paman kedepannya akan bergantung padamu ya, saya hanya punya seorang putri, nantinya semua ini juga akan menjadi milik Mona dan kamu”


Denny saat ini sudah mulai mengakui Billy.


“Paman, tenanglah, saya pasti akan bersikap baik pada Mona”


Billy menganggukkan kepalanya dengan sungguh–sungguh, dalam hatinya sudah sangat bersemangat.


“Sudahlah, saya sudah lapar, kalau kalian melanjutkan obrolan kalian, saya akan mati kelaparan ayo cepat makan”


Mona menyela percakapan diantara kedua orang itu dan berkata dengan cemberut.


“Tunggu sebentar ya, tadi saya menelpon dan berpesan kepada Paman Edward dan sekeluarga untuk datang kemari, sepertinya mereka akan segera sampai”


Denny menahan Mona.


“Ini kan perayaan kita sekeluarga, untuk apa memanggil mereka? Menyebalkan….”


Mona yang mendengar kalau Dave dan keluarganya akan ikut bergabung langsung memasang raut wajah masam


“Anak ini benar–benar, bagaimanapun Paman Edward pernah menyelamatkan nyawa ayahmu ini”


Denny memelototi Mona dan melanjutkan perkataannya.


“Bagaimana dengan wawancara Dave hari ini?”


“Paman, wawancara Dave sukses, saya manajer departemen ini juga bisa menyelesaikan urusan kecil seperti ini kok”


Billy langsung menyiratkan kalau wawancara Dave sukses itu merupakan berkat dirinya.


“Billy, benar–benar merepotkan mu ya"


Pada saat itu, pintu ruangan VIP terbuka, Dave dan sekeluarga masuk kedalam.


“Maaf, kami terlambat”


Edward yang melihat Denny dan yang lainnya sudah terlebih dulu sampai langsung meminta maaf.


“Kapten, tidak apa–apa, kami juga baru sampai, ayo duduk”


Denny sibuk menyambut dan mempersilahkan Edward sekeluarga


untuk duduk.


Dan saat Dave melihat Billy juga ada disana, dia merasa sedikit terkejut tapi dia tidak mengatakan apapun.


Billy malah menatap Dave dengan tatapan main–main, dan tersenyum sinis.


“Dave, kita bertemu lagi, tadi memintamu mentraktir kami, kamu malah kabur, apa kamu tahu perbuatanmu itu membuat saya dan Mona sangat serba salah?”


Setelah Billy selesai berkata, Edward langsung menatap bingung kearah Dave.


Celine langsung buka mulut dan bertanya.


“Dave, ada apa sebenarnya?”


Denny juga menatap kearah Billy dengan tatapan bertanya–tanya.


“Dave ini, sudah sukses wawancara dan bergabung dengan departemen kami, di departemen kami ada aturan kalau karyawan baru itu harus mentraktir rekan–rekan untuk makan, tapi dia malah mengatakan dia tidak punya uang dan kabur, membuat saya dan Billy malu sekali”


Mona berkata sambil menatap Dave dengan jengkel.


...Bersambung........


...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...


...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...


...Like 👍...


...Komen 💬...


...Vote 🗳️...


...Hadiah 🎁...


...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....


...Terimakasih...