
Orang yang bisa menahan peluru dengan tangan kosong, mana mungkin orang biasa?
Junior tahu Dave pasti punya identitas lain, yang tidak terlacak olehnya.
Junior seketika teringat saat di Restoran Lima, Hercules tidak melakukan apapun terhadap Dave, malah memakinya dan membuatnya bingung, setelah diingat–ingat saat ini, sepertinya Hercules tahu tentang identitas lainnya Dave.
Ternyata dia dan Dave bukanlah orang
yang satu dunia, Junior malah terus membanggakan dirinya sendiri, dan mengira dirinya ratusan kali lebih hebat dibandingkan dengan Dave, tapi seketika itu dia menyadari, kalau dirinya tidak ada apa–apanya.
“Kumohon, kumohon jangan bunuh saya”
Junior menciut, dia takut, dia takut mati, pelatuk pistol tadi juga tertarik karena kegugupannya, walaupun dia sudah mempersiapkan diri sebelumnya, tapi pada saat dihadapkan dengan situasi itu, Junior tetap tidak memiliki keberanian untuk membunuh seseorang.
Melihat Junior yang seperti itu, Dave kehilangan keinginannya untuk membunuh, dia membuang peluru itu ke lantai dan berkata dengan dingin.
“Mulai hari ini, enyahlah dari Kota Surau, jangan sampai saya melihatmu lagi”
Selesai berkata, Dave langsung bangkit berdiri dan meninggalkan ruangannya.
Setelah pintu ruangan terbuka, sekretaris tepat berada didepan pintu, dan saat melihat Junior yang berlutut dilantai dia langsung tercengang.
Dave melirik sekretaris itu sejenak dan membuatnya terkejut, hanya saja Dave tidak mengatakan apapun, dia juga tidak menutup pintu itu dan membiarkan sekretaris melihat Junior yang sedang berlutut di lantai.
“Enyah, enyah…..”
Junior berteriak marah pada sekretarisnya.
Sekretarisnya yang kaget segera pergi dari sana, hatinya merasakan ketakutan, dia takut dia akan dipecat karena dia melihat Junior yang dipermalukan.
Namun sekretaris itu tidak tahu apa–apa, pada saat itu Junior perlahan–lahan meraih pistol dan peluru yang ada di lantai, dia melihat sekilas ruangannya, lalu pergi.
Dan sejak saat itu, Junior juga tidak pernah terlihat lagi di perusahaan, maupun di kota Surau.
“Dave, Pak Junior mencari mu untuk membahas masalah komisi? Apa yang kamu katakan pada Pak Junior?”
Melihat Dave yang kembali dari ruangan Junior, Billy bergegas bertanya padanya.
Meskipun dia tidak suka berbicara dengan Dave, tapi demi masalah komisi, Billy juga menghampiri Dave.
“Tidak mengatakan apapun!”
Dave melirik Billy sekilas, dan berkata dengan dingin.
“Dave, saya rasa kamu ingin mengambil semua komisi itu sendirian ya? Saya beritahu ya, peraturan perusahaan menetapkan siapapun dari departemen pemasaran yang berhasil menandatangani kontrak, manajer departemen pemasaran akan tetap mendapatkan bagian dari komisi"
"Apalagi kerja sama dengan Laurents sudah kami urus terlebih dulu selama beberapa bulan, kamu ini hanya menerima kontrak tanpa mengerjakan apa–apa, jangan kira kamu sudah sangat hebat, kalau bukan saya yang merekomendasikan mu, apa kamu bisa masuk ke perusahaan ini?”
Mona melihat sikap Dave yang seperti itu seketika menjadi jengkel dan mulai memaki.
Dave melirik Mona sekilas dan berkata dengan tenang.
“Dave, ini adalah perkataanmu sendiri ya, semua orang mendengarnya, kamu tidak mau sedikitpun, jangan menyesal pada akhirnya.”
Billy yang mendengarnya seketika berteriak dengan keras, dia takut Dave akan menarik. perkataannya.
“Tidak akan menyesal!” Dave tersenyum sinis.
Billy seketika tersenyum sungmirah, kalau Dave tidak menginginkan komisinya, maka semua itu akan menjadi miliknya, pada saat itu membayar uang muka untuk membeli rumah di Perumahan Bumi Indah pun tidak akan ada masalah.
Seluruh departemen pemasaran terkejut setelah mendengar ucapan Dave, mereka menertawai Dave dan mengoloknya, kontrak sebesar itu, komisinya pasti banyak, tapi Dave malah tidak menginginkannya.
“Yvonne, kamu dan Dave kan satu tim, Dave tidak menginginkan komisinya, tapi bagianmu harus kamu ambil, jangan ikuti dia, dasar gila”
Ivanna menghampiri Yvonne dan berbisik padanya.
Yvonne melihat Dave yang berada tidak jauh darinya, dan kemudian menggelengkan kepalanya
“Saya juga tidak mau”
Kontrak itu berhasil ditanda tangani bukan karena dia, Yvonne juga tidak menginginkan. komisinya.
Mengenai kenapa Dave tidak menginginkan bagiannya, Yvonne juga tidak menanyakan nya, mungkin karena dia sudah mendapatkan seorang pacar kaya, dan uang sesedikit itu tidak ada artinya baginya.
“Dua orang ini gila ya, atau punya dendam dengan uang"
Ivanna pergi dengan cemberut
...Bersambung........
...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...
...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...
...Like 👍...
...Komen 💬...
...Vote 🗳️...
...Hadiah 🎁...
...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....
...Terimakasih...