PERINTAH KAISAR NAGA

PERINTAH KAISAR NAGA
BAB 23


Pada saat ini, sebuah mobil lewat di depan mereka, jendela terbuka, wajah Dave terlihat menyeringai pada Sana dan dua temannya.


"Dave, orang yang ada di mobil itu kan Dave!"


Jacky adalah orang pertama yang


melihat Dave dan berteriak.


Sana dan Yuna juga melihat Dave, lalu melihat seringaian di wajah Dave dan membuat Sana merasa jengkel.


"Bagaimana bajingan ini bisa masuk?


Apakah para petugas keamanan itu semuanya tidak berguna?"


Sana mengamuk.


"Apa jangan-jangan bajingan itu benar-benar penghuni disini? Coba lihat yang menyetir itu juga petugas keamanan, mereka diantar masuk"


Yuna mengernyitkan keningnya,


dan wajahnya kebingungan.


"Mereka menuju keatas gunung, apakah mereka tinggal di vila yang ada di puncak gunung itu?"


Jacky juga mendongakkan kepalanya dan melihat mobil itu melaju menjauh, semakin lama semakin tinggi.


"Tidak mungkin, bagaimana mungkin Dave membeli rumah disini, detail keluarganya saya sangat jelas"


Sana menyangkal, dia tahu Dave tidak mungkin punya uang untuk membeli rumah.


"Jangan-jangan itu pemberian Keluarga Tanaka kepadanya? Saya ingat Tuan Juan pernah mengatakan kalau Dave menyelamatkan nyawanya"


Yuna menganalisa dengan cermat.


"Mungkin"


Jacky mengangguk.


"Bocah itu entah mendapatkan keberuntungan apa, bisa bertemu


dan menyelamatkan Tuan Juan,


kalau tidak dia pasti sudah mati


di Hotel Sawasdee tadi"


Sana menggertakkan giginya, lalu


membuka pintu mobil dan berkata.


"Ayo kita ikuti dan lihat!" Sana harus melihat sendiri apakah Dave benar-benar punya rumah di Perumahan Bumi Indah"


Sana mengikuti mereka dari belakang dengan Benz-nya, matanya menatap kearah Dave yang menuju ke puncak tertinggi.


"Rumah...rumah Dave bukan vila yang ada di puncak tertinggi dan yang termahal itu kan?"


Yuna melihat mobil itu terus melaju


kearah puncak tertinggi, wajahnya


penuh keterkejutan.


"Tidak mungkin, vila dipuncak gunung itu paling mahal, harganya mencapai seratus miliar, menjual seluruh keluarga Dave pun tidak akan bisa membelinya, dan Keluarga


Tanaka tidak mungkin menghadiahinya rumah seharga seratus miliar!"


Sana diberhentikan.


"Halo, Nona, maaf Anda tidak diizinkan untuk keatas, karena itu adalah area pribadi"


Seorang petugas keamanan


memberhentikan mobil Sana.


Dave sudah lama menyadari kalau Sana mengikuti mereka di belakang, dan melihat mereka diberhentikan Dave menyeringai.


Setelah tiba di puncak gunung, seluruh puncak gunung dikelilingi oleh awan dan kabut, seperti negeri dongeng.


Edward dan Dave takjub, sedangkan Celine tidak bisa melihat, namun dia bisa merasakan udara yang ada disekitarnya begitu segar, dan


membuatnya seolah dimabuk oleh udara segar itu.


Beberapa petugas keamanan membantu Dave menurunkan barang-barang dan memindahkannya kedalam rumah, pemimpin petugas keamanan itu kembali meminta maaf


pada Dave lalu pamit undur diri.


"Ibu, mulai hari ini kamu dan ayah tinggal disini saja, udara disini sangat baik, sangat cocok untuk memulihkan kesehatan"


Dave menarik tangan Celine, dan membawanya menuju kedalam vila.


Edward masuk kedalam vila dan tercengang, dia tidak pernah melihat rumah semegah ini dalam seumur hidupnya, Edward menganga, dia ingin meminta maaf pada Dave, dari awal


dia sudah salah paham terhadapnya, tapi tidak peduli seberapa keras dia mencoba, dia tidak bisa mengeluarkan sepatah katapun.


Setelah berkeliling sebentar didalam rumah, Dave berkata.


"Ayah, Ibu, ayo saya bawa kalian berkeliling diluar, sekalian untuk mengenali jalan, jangan sampai nanti kalian tersesat"


"Baik, baik, kamu beritahu ibumu dengan baik, walaupun dia tidak bisa melihat, tapi dia bisa merasakan"


Senyuman Celine terlihat diwajahnya


yang penuh keriput.


"Ibu, tenang saja, saya akan


menyembuhkan matamu"


Dave membawa Ayah dan Ibunya keluar dari vila dan berkeliling di puncak gunung yang diselimuti pemandangan indah.


...Bersambung........


...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...


...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...


...Like 👍...


...Komen 💬...


...Vote 🗳️...


...Hadiah 🎁...


...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....


...Terimakasih...