PERINTAH KAISAR NAGA

PERINTAH KAISAR NAGA
Saya Tidak Memberitahu Kamu


Navaro memandang kesana, ternyata benar orang itu adalah Dave, dan berjalan kesana dengan mata bersinar dingin.


Melihat ini, Sana segera mengikutinya, matanya penuh rasa benci menatap Dave, kejadian di mal tadi, Sana masih tidak bisa melupakannya.


“Dave, orang sepertimu layak berada disini? Tahu tidak siapa orang–orang yang datang kesini?”


Navaro menatap Dave, dengan gaya arogan.


“Mengenakan baju baru, kamu mengira diri sendiri kalangan atas?”


Dave menatap dingin Navaro sekilas, tidak menghiraukannya.


“Dave, mana gayamu yang brutal seperti waktu di mal? Mana Nona Yuki yang cantik, mengapa dia tidak membawamu masuk? Apakah dia sendiri juga tidak bisa masuk? Puih…”


Sana kembali meludahi Dave dengan kasar, kali ini ada Navaro, dia tidak percaya ada yang berani menyuruhnya mengelap lagi.


Air muka Dave mendingin.


“Ingat, sebentar lagi saya akan menyuruhmu menjilat kembali seperti seekor anjing!”


“Hahaha, puih…”


Sana tertawa terbahak–bahak, lalu meludah sekali lagi.


“Kamu kira siapa kamu, menyuruhku menjilat kembali, kamu hanyalah seorang tahanan kerja, apa hebatnya.”


“Semuanya lihatlah, seorang tahanan kerja mengenakan pakaian rapi ingin menghadiri pesta, tidak bercermin dulu"


Sana berteriak, menarik perhatian banyak orang yang menonton.


Wajah Dave datar, hanya diam melihat Sana yang berakting.


“Navaro, siapa orang ini, terlihat asing”


Saat ini, seorang pemuda seumuran Navaro bertanya.


Perlu diketahui orang yang datang kesini adalah tokoh–tokoh terkenal dan berpengaruh di kota Surau, atau anggota keluarga mereka, yang saling mengenal ataupun pernah bertemu muka.


Tapi Dave terlihat asing, tidak seperti orang dari kalangan atas, sehingga penasaran dan bertanya pada Navaro.


“Oh dia, dia adalah mantan dari kekasihku, menjadi anjing peliharaan kekasihku selama tiga tahun, bergandeng tangan saja tidak pernah, kemudian ku jebloskan dia ke dalam penjara, mendekam di penjara selama tiga tahun, dua hari yang lalu baru saja dibebaskan”


Navaro menjelaskan dengan tawa dingin.


Penjelasan Navaro, menyebabkan orang–orang di sekeliling memandang Dave dengan tatapan muak, orang–orang yang berstatus seperti mereka, tidak sudi berdiri bersama dengan tahanan kerja.


Semua orang menjauhi Dave, berbisik sarkas, ekspresi Dave cuck, seperti tidak mendengar semua ini.


“Dave, kamu belajar menebalkan muka di dalam penjara ya, sudah seperti ini, mau punya muka berada disini?"


Sana melihat Dave cuck saja, segera berkata dengan ekspresi dingin.


“Dave!”


Saat ini, Yuki sudah selesai mengatur, berjalan kemari, ketika melihat Sana dan Navaro, langsung mengernyit alis.


“Untuk apa kalian berdua disini?”


“Tentu saja untuk menghadiri pesta!”


Sana berkata dengan sombong.


“Puh…” mendengar perkataannya, Yuki tidak dapat menahan tawanya.


“Menghadiri pesta, mengapa kalian tidak masuk? Apakah karena tidak memiliki undangan, tidak bisa masuk?”


Sana membuka mulut, tapi tidak bersuara, karena mereka memang tidak memiliki undangan, tidak bisa masuk.


Melihat sikap Sana yang mengempis, sudut bibir Yuki terangkat, menarik tangan Dave berkata.


“Ayo, kita masuk kedalam”


Melihat Yuki dan Dave yang bersiap masuk, Sana langsung terpana.


“Memangnya kalian memiliki undangan?”


“Rahasia!” Yuki tertawa senang.


Sana hampir mati karena kesal, tetapi ketika dia melihat Yuki dan Dave berjalan menuju pintu belakang, segera tersadar dan berkata.


“Kak Navaro, mereka berencana diam–diam masuk dari belakang, mereka juga tidak memiliki undangan”


Navara juga menyadarinya, segera maju menghadang Dave dan Yuki.


“Kalian berdua tidak memiliki undangan, mana boleh diam–diam masuk dari pintu belakang, aku akan melaporkan kalian!”


“Navaro, kamu bodoh ya? Hotel Sawasdee ini milik keluargaku, saya suka masuk dari mana terserah saya, melompat masuk dari jendela, apa urusanmu?”


Tatapan Yuki menyapu Navaro sekilas, seperti melihat orang bodoh dan berkata.


Navaro langsung tersedak, tidak mampu berkata apapun.


“Kalian awasi dua orang ini, kalau mereka berani masuk dari pintu belakang, usir mereka!”


Pesan Yuki kepada beberapa Penjaga Keamanan.


“Siap, Nona Muda!”


Beberapa Penjaga Keamanan langsung mengawasi Sana dan Navaro.


Yuki menggandeng Dave memasuki hotel dari pintu belakang, melihat punggung mereka berdua, Navaro dan Sana menghentak kaki kesal.


...Bersambung........


...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...


...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...


...Like 👍...


...Komen 💬...


...Vote 🗳️...


...Hadiah 🎁...


...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....


...Terimakasih...