
Mengingat harga vila yang mencapai triliunan itu, dan dirinya yang selalu memandang remeh.keluarga Dave yang miskin, dan orang tuanya selalu mendesaknya untuk membantu Dave mencari pekerjaan, mengingat semua hal itu membuat wajah Mona terasa semakin panas.
Sedangkan Ivanna membelalak melihat Dave melaju pergi dengan mobilnya, dan saat mobil Dave sudah tidak terlihat, Ivanna menatap vila diatas gunung itu tanpa berkedip, rasa kaget yang luar biasa membuat Ivanna tertegun.
“Segera usir mereka dari sini, mulai hari ini mereka tidak diizinkan untuk melangkahkan kaki disini lagi“ Hary memerintahkan
Belasan petugas keamanan itu langsung menyeret Billy dan yang lainnya keluar dari sana, karena terprovokasi, Billy berusaha keras agar dia bisa melihat ke puncak gunung, dan memastikan apakah Dave sedang membual atau tidak, namun akhirnya setelah dua kali dipukuli, dia pergi dengan patuh.
Sesampainya di vila, Dave membuka pintu dan menemukan kalau villa nya masih sangat bersih, tidak ada debu sedikitpun, sepertinya Yuki mengutus orang untuk membersihkan nya, Yuki selalu berharap agar dia bisa membujuk kedua orang tuanya dan membawa mereka kembali kemari.
Hanya saja Dave memintanya untuk menunggu beberapa hari lagi, karena orang tuanya selalu mengkhawatirkan tentang hubungannya dan Yvonne, dan kalau mereka mengatakannya sekarang, orang tuanya juga tidak akan percaya.
Dave duduk diatas sofa dan meletakkan Jamur Ling Zhi diatas meja kopi, dia merasakan energi spiritual yang amat
besar dari Jamur Ling Zhi, dan merasa bersemangat.
Jamur Ling zhi yang berubah menjadi Wu Tou sangat jarang ditemukan, dia berharap setelah menyerap energi Ling Zhi, kekuatannya akan bertambah drastis.
Dave sekarang sudah menemukan teknik latihan yang paling efektif, kalau dia ingin meningkatkan kekuatannya, yang dia perlukan adalah energi spiritual, tapi saat ini, energi spiritual yang ada di bumi memiliki kekurangan.
Hanya saat berada di puncak gunung
seperti inilah energi spiritualnya akan
terisi, kalau Dave ingin segera
meningkatkan kekuatannya, dia
harus segera menemukan cara lain.
Setelah berpikir sejenak, Dave menenangkan hatinya dan mulai perlahan–lahan melakukan Seni Konsentrasi Hati, dan Dave mulai perlahan–lahan diselimuti oleh kabut tipis.
Seolah bisa merasakan sesuatu, Jamur Ling zhi yang ada didalam botol kaca tiba–tiba bergerak dengan cepat, seolah ingin melompat keluar dari botol kaca itu.
Namun tidak peduli secepat apa jamur ling zhi itu bergerak, itu sama sekali tidak membantu, segera, jamur ling zhi itu tidak lagi bergerak, dan pada tempat dimana sesuatu yang menyerupai matanya berada, gas berwarna pink tiba–tiba menyembur keluar dan melayang kearah Dave.
Dave membuka mulutnya dengan perlahan, dan menghirupnya, gas berwarna pink itu tersedot kedalam tubuh Dave dengan cepat, dan jamur ling zhi itu terlihat menyusut, jamur ling zhi yang awalnya berwarna pink keputih–putihan seperti kulit seorang gadis, seketika menyusut, menjadi kering dan penuh keriput.
Waktu berlalu, entah sudah berapa lama, sampai hari hampir menjadi gelap, Dave baru perlahan- lahan membuka matanya.
Dave yang sangat senang, bergegas memeriksa energi spiritualnya, namun selain energi spiritualnya yang sedikit terisi, Dave tidak merasakan ada perkembangan lainnya.
“Aduh…..”
Dave menghela nafas dan akhirnya bangkit berdiri dan beranjak dari vila.
Dave mengendarai accord tuanya yang hancur dan meninggalkan Perumahan Bumi Indah, dia mencari sebuah bengkel mobil dan meninggalkan mobilnya disana, lalu memanggil taksi dan pulang.
Namun saat dia berdiri di sisi jalan untuk mencari taksi, sebuah BMW merah tiba–tiba berhenti didepannya, kaca mobil itu terbuka dan Mona mengulurkan kepalanya.
“Dave, kamu mau kemana? Saya antar”
Dave tercengang, Mona tiba–tiba merubah sikapnya terhadap dirinya dan itu membuat Dave tidak terbiasa.
...Bersambung........
...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...
...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...
...Like 👍...
...Komen 💬...
...Vote 🗳️...
...Hadiah 🎁...
...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....
...Terimakasih...