PERINTAH KAISAR NAGA

PERINTAH KAISAR NAGA
Menunjukkan wibawa


Pada saat itu, di ruangan manajer Restoran Bintang Lima, Navaro yang lengannya masih diperban sedang duduk bersama Hercules.


“Tuan Muda Navaro, kamu meminta orang untuk menghubungiku, apa ada urusan?”


Hercules bertanya sambil menuangkan teh untuk Navaro.


Keluarga Kintan juga termasuk orang kaya di Kota Surau, meskipun Geng Naga Api tidak memerlukan Keluarga Kintan, tapi orang kaya itu bak Dewa Uang, Hercules tahu kalau kedatangan Navaro hari ini pasti untuk mengantarkan uang padanya.


“Kak Hercules, saya mendengar kalau Kak Hercules itu sangat hebat, ternyata kabar itu memang benar, otot–otot Kak Hercules ini pasti bisa mengalahkan lima pria kekar dengan gampang”


Navaro mulai menyanjung Hercules.


“Haha, Tuan Navaro bisa saja, kalau ada masalah, langsung sampaikan saja, kalau membantu, saya tidak akan menolaknya”


Hercules tertawa.


“Kak Hercules, jujur saja, saya mempunyai seorang musuh dan berharap Kak Hercules membantu saya untuk membalaskan dendam, setelah permasalahan diselesaikan, saya akan membayar 1 miliar, sekarang saya membawa 500 juta sebagai uang muka”


Navaro berkata sambil meletakkan secarik giro dihadapan Hercules.


“Hahaha, tidak diragukan lagi memang putra orang kaya, royal sekali….”


Hercules sedikit kaget, Navaro langsung membuka harga 1 miliar dengan gampang.


Namun setelah itu, senyuman Hercules tiba–tiba sirna, dan menatap Navaro dengan serius.


“Saya tahu kalau Yansen berhutang budi kepada Keluarga Kintan, kenapa kamu tidak mencarinya untuk membalas dendam kepada musuhmu? Lagipula pengawal Keluarga Kintan juga tidak sedikit, kenapa sampai harus mencari kami Geng Naga Api?”


“Kami Geng Naga Api dan Yayasan Nusantara dari dulu tidak pernah cocok, Tuan Navaro tidak mencari Yayasan Nusantara, malah datang pada Geng Naga Api, bukankah ini sedikit aneh?”


Hercules tahu kalau Yansen berhutang budi pada Keluarga Kintan, hal itu sudah bukan rahasia.


“Hm, jangan bahas Yansen yang tidak tahu balas budi itu lagi, kalau bukan karena Keluarga Kintan, dia pasti sudah mati sejak dulu, sekarang dia malah menjadi budaknya Keluarga Tanaka, dan memutuskan hubungan dengan Keluarga Kintan!”


Navaro yang mendengar nama Yansen seketika mengamuk dan memaki.


“Dan untuk para pengawal Keluarga Kintan, saya tidak bisa menggerakkan mereka karena mereka hanya mendengar perintah ayahku, ayahku mengira saya masih memulihkan diri di rumah sakit”


“Hehehe, baik, baik”


Hercules menganggukkan kepalanya.


“Belakangan ini Yansen memang terlihat lebih akrab dengan Keluarga Tanaka! Apakah musuh Tuan Navaro adalah keturunan pejabat? Saya beritahu ya, kami Geng Naga Api tidak akan berurusan dengan keluarga pejabat”


“Kak Hercules, tenang saja, hanya seorang biasa, tapi dia bisa bela diri, dia juga bukan keturunan pejabat manapun”


Navaro menggelengkan kepalanya.


“Baiklah kalau begitu, besok saya akan menyuruh Febian membawa beberapa bawahan kami untuk mencari Tuan Navaro, karena dia musuh Tuan Navaro, biar Tuan Navaro saja yang memutuskan bagaimana mengurusnya”


“Kak Hercules, apakah bisa mengutus lebih banyak orang? Navaro yang mendengar Hercules akan mengutus belasan orang merasa tidak tenang.


Karena kekuatan Dave sangat besar, dia sudah melihat bagaimana Dave mengalahkan beberapa orang dengan sangat cepat.


“Kenapa? Apakah musuhmu sangat kuat? Belasan orang tidak cukup?”


Hercules termenung!


“Tidak, tidak sekuat itu, hanya saja membawa lebih banyak orang akan lebih baik, dengan begitu. akan lebih berwibawa kan”


Navaro sedikit waspada, dia tidak berani berkata jujur pada Hercules tentang kekuatan Dave, dia takut Hercules akan menolaknya, atau menyuruhnya membayar lebih banyak.


“Baiklah, kalau Tuan Navaro berkata seperti itu, maka saya akan mengutus 30 orang, agar Tuan Navaro terlihat lebih berwibawa, saya harap kerjasama kita akan lancar ya"


Hercules bangkit berdiri dan menjabat tangan Navaro.


“Terima kasih Kak Hercules….”


Navaro berkata dengan bahagia.


Dan setelah keluar dari Restoran Lima, Navaro kembali ke mobilnya, Sana menunggunya didalam mobil.


“Kak Navaro, bagaimana?” Sana bertanya dengan panik.


“Hm, kita lihat saja besok, bagaimana Dave akan bersujud dan memohon ampun pada kita, saya akan menginjaknya dibawah kakiku dan menunjukkan padanya betapa hebatnya saya”


Mata Navaro menunjukkan kilat dingin, dan tampak sangat bangga.


...Bersambung........


...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...


...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...


...Like 👍...


...Komen 💬...


...Vote 🗳️...


...Hadiah 🎁...


...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....


...Terimakasih...