
Sekarang hari sudah sore, secara logika saat ini akan ada lebih banyak orang yang turun gunung dibandingkan dengan orang yang mendaki, namun saat Dave dan yang lainnya mendaki, mereka juga mendapati banyak turis yang sedang bergegas mendaki kearah gunung.
“Avo cepat, katanya hari ini Pemimpin Bu Xu mengundang saudara seperguruannya, Pemimpin Wu Wei ke Yayasan Sahara, dia itu reinkarnasi titisan dewa, kemampuannya sangat hebat, kita harus bergegas agar bisa bertemu dengan Pemimpin Wu Wei”
“Katanya tahun lalu Pemimpin Wu Wei juga pernah datang sekali, dan hanya memilih 10 orang untuk menarik ramalan dan diramal, ramalannya juga sangat akurat, ada sepasang suami istri yang sudah menikah selama belasan tahun dan belum mempunyai anak, saat diperiksa oleh Pemimpin Wu Wei, tahun depannya mereka sudah melahirkan seorang bayi menggemaskan”
“Itu masih belum seberapa, saya dengar ada seseorang yang sudah lumpuh sepanjang hidupnya, dan disembuhkan oleh Pemimpin Wu Wei, kita harus bergegas menuju keatas”
“Dengar–dengar kedatangan Pemimpin Wu Wei kali ini adalah untuk menyembuhkan penyakit putrinya Pemimpin Bu Xu, dan bahkan membawa sebuah benda pusaka bersamanya”
Para turis yang mendaki terus mendiskusikan dan menambah kecepatan mendaki mereka.
Dave yang mendengar pembahasan para turis itu akhirnya menyadari kenapa masih banyak orang yang mendaki di sore ini, dan mereka semua juga terlihat sangat buru–buru.
“Tuan Dave, Pemimpin Wu Wei adalah saudara seperguruannya Pemimpin Bu Xu, dulu dia merupakan Penjaga dari Yayasan Sahara, yang kemudian dialihkan kepada Pemimpin Bu Xu karena Pemimpin Wu Wei hendak berkelana, tahun lalu dia juga pernah pulang sekali, dan turun tangan mengobati penyakit putrinya Pemimpin Bu Xu, hanya saja tidak berhasil, dan dia akhirnya pergi, dan kali ini seharusnya juga kembali karena putrinya Pemimpin Bu Xu”.
Indrawan menjelaskan pada Dave.
“Oh, sekarang bagaimana? Kita harus bergegas, kalau sampai Pemimpin Wu Wei berhasil menyembuhkan penyakit putrinya Pemimpin Bu Xu maka kita tidak akan bisa mendapatkan Kuas Spiritual dan Batu Sinabar lagi”
Yuki yang mendengarnya mendesak dengan panik.
Semua yang mendengarnya juga berpikiran sama, dan mulai mempercepat langkah mereka.
Hanya Dave yang tetap terlihat tenang dan tersenyum.
“Tenang saja, Pemimpin Wu Wei itu tidak akan bisa menyembuhkannya”
“Bagaimana kamu bisa tahu dia tidak bisa menyembuhkannya?”
Yuki bertanya pada Dave dengan kebingungan.
“Saya bilang tidak bisa, pasti tidak bisa, lihat saja nanti”
Dave tersenyum dan tidak menjelaskan pada Yuki.
Saat mereka berjalan hingga pertengahan gunung, langkah Yuki melambat dengan drastis, dia mulai berkeringat dan terengah–engah.
“Tidak sanggup lagi, saya perlu istirahat, saya sudah tidak bisa berjalan lagi”
Yuki duduk diatas sebuah bongkahan batu besar.
“Apa yang saya katakan padamu tadi? Kamu tidak mau mendengarnya, sekarang sudah tahu rasanya kan?”
Juan menceramahi Yuki.
Tidak peduli apapun kata Juan, Yuki memang sudah tidak sanggup bergerak lagi.
“Tuan Indrawan, kalian naik saja dulu, saya akan menemani Yuki istirahat sebentar lalu menyusul kalian”
“Baik, kalau begitu kami akan naik dulu dan memberitahukan kepada Pemimpin Bu Xu”
Indrawan mengangguk.
Juan melirik Yuki sekilas lalu tersenyum dan berkata pada Dave.
“Tuan Dave, kalau begitu, Yuki saya serahkan kepadamu ya.”
Selesai berkata, yang lain melanjutkan perjalanan mereka keatas, dan Dave duduk disamping Yuki.
“Saya sudah tidak bisa bergerak, bagaimana kalau kamu menggendongku?”
Yuki mengedipkan matanya sambil tersenyum.
“Saya tidak mau, kamu masih punya tenaga”
Dave menggelengkan kepalanya.
“Sudah tidak ada tenaga, benar–benar sudah tidak bertenaga lagi”
Yuki mulai bersikap manja kepada Dave.
Jantung Dave berdegup kencang melihat Yuki yang bersikap seperti itu, tidak bisa dipungkiri kalau Yuki memang sangat cantik.
Meskipun terkadang emosinya meledak–ledak, namun dia orang yang sangat baik hati.
Dave menggenggam tangan Yuki dan membuat Yuki terkejut, namun Dave memegangi tangannya dengan erat, Yuki juga tidak bisa melepaskannya.
Wajah Yuki seketika merona merah, dia mengigit bibirnya dan tidak berani melihat Dave.
...Bersambung........
...Jika ada saran dan kritik silahkan tulis di kolom komentar 👉...
...Dukung terus Novel Perintah Kaisar Naga dengan cara:...
...Like 👍...
...Komen 💬...
...Vote 🗳️...
...Hadiah 🎁...
...Dan klik Favorit 💜 biar tidak ketinggalan update terbarunya....
...Terimakasih...