Muridku, Suamiku

Muridku, Suamiku
Speechless 2



Happy reading 😘😘😘


Andrea dan Cantika mengayun langkah menuju taman dengan saling menautkan tangan, diikuti oleh Nasari, Najwa, Airlangga, Vay, Khabibah, dan Hafidz yang berjalan di belakang mereka berdua.


Sesampainya di taman, Andrea dan Cantika kembali dibuat speechless karena kejutan yang diberikan oleh Nasari beserta keluarga mereka yang lain.


Taman yang semula hanya ditumbuhi bunga mawar, didesain dengan sangat cantik bak taman istana.


Di taman itu dipasang tenda berwarna putih dengan hiasan rangkaian berbagai macam bunga dan dilengkapi panggung serta meja--kursi yang juga berwarna putih, senada dengan warna tenda yang menaungi.


Nasari mempersilahkan Cantika untuk duduk di kursi yang berada tepat di depan panggung. Kemudian ia meminta Andrea untuk naik ke atas panggung dan melantunkan lagu diiringi petikan dawai gitar.


Dengan senang hati, Andrea pun menuruti permintaan Nasari.


Ia mengayun langkah--menaiki panggung dan mengambil gitar yang sudah dipersiapkan oleh Nasari, lalu bersiap untuk memetiknya.


"Lagu ini saya persembahkan untuk wanita tercantik sejagad jiwa, Cantika Maharani. I will always love you my wife. Semoga tautan cinta kita akan tetap abadi sampai ke surga," ucap Andrea diiringi sebaris senyum dan tatapan penuh cinta yang ia tujukan pada Cantika.


Andrea lantas memetik dawai gitar dan memperdengarkan suara emasnya ....


Aku tercipta olehnya


Untuk selalu cintai kamu


Beri aku kesempatan


Tuk bahagiakan dirimu


Kamu tercipta olehNya


Untuk selalu aku cintai


Genggam erat tangan ini


Jangan sampai kau lepaskan


Sampai aku tutup usia


Kan ku jaga hatimu sampai aku tua


Walau keriput di pipimu terlihat


Takkan goyahkan cintaku yang begitu kuat


Sampai aku tutup usia


Kan ku jaga hatimu sampai aku tua


Walau keriput di pipimu terlihat


Takkan goyahkan cintaku yang begitu kuat


Suara Andrea yang teramat merdu mampu menghipnotis semua orang yang berada di taman itu, terutama Cantika. Sehingga mereka pun terhanyut dan turut bernyanyi.


Seusai melantunkan lagu, Andrea mengayun langkah--menuruni panggung, lalu berjalan menghampiri Cantika.


"Sayang, berdirilah!" pinta Andrea sambil mengulurkan tangannya. Cantika menyambut uluran tangan Andrea dan membawa tubuhnya berdiri.


"Yang, kita dansa yuk!"


Cantika menggeleng kepala. "Aku tidak bisa berdansa, Mas."


"Mmm, bagaimana kalau kita bernyanyi saja, Mas?"


Andrea tampak berpikir sejenak. Kemudian ia mengiyakan usul Cantika. "Ogeh. Lagu apa yang ingin Sayang nyanyikan?"


"Tentu saja lagu cinta, Mas."


"Pfttt .... Maksudku, judulnya apa, Yang?"


"Terserah kamu saja, Mas. Aku ngikut."


"Baiklah, bagaimana kalau lagu yang berjudul ... Ketika Cinta Bertasbih? Lagu itu cocok banget untuk kita, Yang. Pasangan pengantin baru yang saling mencintai karena Allah."


Cantika menanggapi ucapan Andrea dengan mengulas senyum tipis. Sampai detik ini ia belum mampu meraba rasa yang tersirat di dalam kalbu.


Cantika belum meyakini jika rasa yang membuat jantungnya berdegup merdu setiap berdekatan dengan Andrea, adalah rasa cinta.


Andrea kembali memetik dawai gitar dan meminta Cantika untuk memperdengarkan suara emasnya ....


Bertuturlah cinta mengucap satu nama


Seindah goresan sabda-Mu dalam kitabku


Cinta yang bertasbih mengutus hati ini


Kusandarkan hidup dan matiku pada-Mu


Bisikan doaku dalam butiran tasbih


Kupanjatkan pintaku pada-Mu Maha Cinta


Sudah di ubun-ubun, cinta mengusik rasa


Tak bisa kupaksa walau hatiku menjerit


Ketika cinta bertasbih, nadiku berdenyut merdu


Kembang-kempis dadaku merangkai butir cinta


Garis tangan tergambar, tak bisa aku menentang


Sujud syukur pada-Mu atas segala cinta ....


Di saat Andrea dan Cantika tengah melantunkan lagu, seseorang menatap mereka dengan tatapan hampa dari balik kaca jendela. Ia merutuki dirinya sendiri yang tak bisa mengendalikan nafsu, sehingga ia harus rela kehilangan Cantika--wanita saleha yang ingin dijadikannya pendamping hidup.


Entah, siapa orang itu ....


🌹🌹🌹🌹


Bersambung ....


Mohon maaf jika ada salah kata dan bertebaran typo. 🙏


Jangan lupa, beri semangat author dengan meninggalkan jejak like dan komentar 👍


tabok ❤ untuk favoritkan karya


bijaksanalah memberi bintang ⭐


beri gift atau vote jika berkenan


Terima kasih Kakak-kakak terkasih 😘🙏