Muridku, Suamiku

Muridku, Suamiku
Menyerahkan Ke-sucian



Happy reading 😘😘😘


Seusai menunaikan ibadah sholat isya berjamaah, Cantika meminta ijin pada Andrea untuk turut menghadiri kajian khusus muslimah di Masjid Al Hidayah. Dengan kerelaan hati, Andrea mengijinkan guru sekaligus istrinya itu untuk turut menghadiri kajian tersebut.


Sembari menanti Cantika pulang, Andrea membaca buku panduan berumah tangga yang diberikan oleh Hafidz. Ia juga membaca artikel di goo-gle mengenai kiat sukses malam pertama dan cara berciu-man bagi pemula.


Senyum terbit menghiasi wajah rupawan Andrea, saat ia membayangkan berciu-man dengan Cantika.


Andrea sudah tidak sabar untuk mempraktikkan semua yang ia pelajari malam ini.


"Hah, gue mo mandi dulu ah, biar badan gue wangi dan bikin Cantika klepek-klepek. Gue juga harus berkumur, biar nafas gue kaga bau." Andrea bermonolog dan membawa tubuhnya beranjak dari ranjang.


Sambil bersiul, Andrea melepas semua kain yang membalut tubuhnya lalu membuangnya ke sembarang arah. Kemudian ia masuk ke dalam kamar mandi dan mengguyur tubuhnya dengan dinginnya air shower.


"Brrr, dingin. Tapi kaga pa-pa, yang penting aroma badan gue dan bau nafas gue wangi." Andrea kembali bermonolog di sela-sela ritual mandinya.


Selesai mandi, Andrea mengenakan baju koko berwarna putih dan bawahan berupa sarung. Ia berpikir, Cantika akan terpesona jika melihatnya berpakaian seperti itu.


"Cicak aja terpesona kalo liat gue pake' baju koko ama sarung. Apalagi Cantika. Dijamin, doi bakal terpesona dan jatuh cinta ama gue," ujar Andrea penuh percaya diri.


Andrea lantas menyisir rambutnya sambil mematut diri di depan cermin. Tak lupa, ia menyemprotkan parfum ke seluruh tubuh hingga menguarkan bau yang teramat wangi.


"Tika sayang, gue udah siap. Buruan pulang! Gue udah kaga sabar untuk membuat adonan," monolognya disertai senyum yang terkembang.


Satu jam berlalu, Cantika belum juga pulang. Andrea masih sabar menunggu sambil bermain game cacing.


"Dah malem gini, napa Cantika belum pulang ya?" Andrea mulai gelisah saat melihat mesin waktu yang tergantung di dinding menunjuk angka 10 malam.


"Apa gue susul aja ya istri gue?" Andrea beranjak dari posisi duduk, lalu bergegas meraih daun pintu.


Namun saat akan membuka pintu kamar, pintu tersebut dibuka dari luar. Rupanya Cantika yang membukanya.


Cantika terkesiap kala melihat penampilan Andrea yang tidak seperti biasa. Sepasang netra indahnya tak berkedip karena pesona suami brondongnya yang benar-benar tidak bisa dinafikan.


"Rupanya kamu sudah pulang, Yang. Baru aja aku mau menyusul-mu ke masjid Al Hidayah," ucap Andrea diiringi sebaris senyum dan sukses memecah kaca lamun sehingga Cantika pun tersadar dari mode terkesima.


"I-iya, Mas." Cantika tergagap. Lisannya seolah sulit untuk berucap.


"Mas, mau aku buatkan teh atau kopi?" tawar Cantika sekedar berbasa-basi untuk menghilangkan rasa gugup yang tiba-tiba hadir saat ia menyadari gelagat Andrea yang tak biasa.


Dari sikap dan penampilan yang ditunjukkan oleh Andrea, Cantika meyakini suaminya itu pasti akan meminta hak malam ini.


"Nggak usah, Yang. Aku udah minum air putih."


"Oh. Mm, aku ganti baju dulu, Mas."


"Iya, Yang." Andrea membalas ucapan Cantika dengan mengerjapkan netra dan tersenyum.


Cantika bergegas masuk ke dalam kamar mandi setelah mengambil pakaian ganti dari dalam almari.


Menit berikutnya, ia keluar dengan mengenakan gaun tidur berwarna biru muda--hadiah pernikahan yang diberikan oleh Mita, sahabat baiknya.


Cantika melepas ikat rambut dan mengurai rikmanya yang panjang, sehingga kecantikannya pun tampak kian bertambah.


Malam ini Cantika Maharani memantapkan diri untuk menunaikan kewajibannya sebagai seorang istri, menyerahkan kesucian pada Andrea Winata--kekasih halalnya.


Eng ing eng ... UP nya segini dulu ya Kakak-kakak ter love. Othornya mo lanjut semedi dulu yak πŸ˜ƒπŸ˜


🌹🌹🌹🌹


Bersambung ....


Selamat melangkah di awal tahun teruntuk Kakak-kakak ter love di mana pun berada. Semoga di tahun ini kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi sesama, serta diberikan keberkahan dan kemudahan oleh Allah SWT untuk meraih kesuksesan yang kita inginkan. Aamiin allohumma aamiinπŸ€²πŸ™


Mohon maaf jika ada salah kata dan bertebaran typo.


Jangan lupa, beri semangat author dengan meninggalkan jejak like dan komentar πŸ‘


tabok ❀ untuk favoritkan karya


bijaksanalah memberi bintang ⭐


beri gift atau vote jika berkenan


Terima kasih Kakak-kakak pembaca terkasih😘😘😘