
"Bagaimana perkembangannya YuuGi? Apa dia terlihat sudah sehat kembali?" Tanya Shuisen Rosen kepada ayah mertua di ruangannya ayah mertua di kantor organisasi.
"Yah begitulah, dia sudah belum pulih sekali. Dia masih menjalani terapi agar bisa segera berjalan seperti semula." Jawab ayah mertua.
"Tapi ngomong-ngomong kenapa tugasnya YuuGi semuanya di serahkan kepada anakku si Kara? Dia mengeluh setiap hari karena jadwalnya sangat padat menggantikan anakmu itu si YuuGi. Seharusnya kan Roka yang menggantikan posisinya kalau YuuGi sedang tidak bekerja" Keluh Shuisen kepada ayah mertua karena anaknya Si Kara menjadi seperti tengkorak hidup setelah menggantikan YuuGi yang begitu sibuk. Padahal baru beberapa hari tapi dia sudah tidak kuat.
"Ya mau bagaimana lagi, anakku semuanya sibuk kecuali anakmu yang selalu memiliki waktu luang setiap harinya. makanya aku memilihnya untuk menggantikan posisinya YuuGi sebagai wakil boss." Jawab ayahku santay
"Ahh terserahlah, aku doakan semoga anakmu cepat sembuh. Aku prihatin dengan keadaan anakku yang seperti itu" Kata Shuisen yang kemudian pergi setelah memberikan ayah mertua dokumen penting organisasi.
.......
Sementara itu, aku keluar dari rumah sakit untuk membeli beberapa makanan dan minuman karena aku belum makan sejak kemarin malam. Di dekat rumah sakit ada sebuah restoran kecil, aku masuk ke sana dan memesan beberapa makanan.
Sejak aku masuk ke sana belum ada pelanggan satupun, tapi sesaat kemudian makin rame orang yang datang untuk memesan makanan. Saat saat kesendirian ku buyar setelah kedatangan banyak pelanggan yang memenuhi restoran kecil itu.
Tak lama kemudian makanan yang aku pesan, seorang pelayan datang mendekat dengan membawa makanan dan minuman.
BANG!! PRANGG!! SLEB!
"KYAAAA! Apa itu? *******? Pembunuhan?"
Tanganku gemetar, sama seperti saat aku mendekati YuuGi yang sedang kecelakaan. Makanan berserakan tumpah di atas tubuh pelayan yang sudah tewas itu. Kenapa kejadian seperti ini semakin sering aku alami? Apa ada orang yang tidak suka denganku atau keluarga ku?
"Nyonya! Apa anda baik baik saja?" Teriak seseorang dari kejauhan yang kemudian berlari mendekati ku yang gemetaran tak sanggup bergerak.Ternyata dia adalah Gen si kepala pelayan
"Kepala pelayan? Kenapa kau ada di sini?" Tanyaku. Tapi pak kepala pelayan itu tidak menjawab, dengan cepat meraih tanganku dan membawaku keluar dari zona TKP.
Polisi pun datang dengan sigap membuat lingkaran polisi di tempat kejadian. Mereka juga bertanya-tanya kepada orang yang melihat kejadian itu sebagai saksi. Agar aku tidak berurusan lagi dengan polisi pak kepala pelayan buru-buru membawaku keluar dan menyuruhku masuk ke mobil.
"Nyonya anda benar-benar baik-baik saja kan? Saya sangat terkejut saat informan mata-mata bilang ada sebuah insiden di restoran tempat anda berada. Saya langsung tancap gas kemari, syukur anda baik-baik saja Nyonya saya benar-benar khawatir kalau sampai anda kena bahaya nyawa saya adalah taruhannya!" Tanya pak kepala pelayan serius sambil mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
"Paman ada apa sebenarnya? Aku takut sekali, apa ada yang mau membunuhku?" Tanyaku
"Maaf sebelumnya Nyonya, tapi memang benar ada yang ingin mencelakai anda. Setelah berita tentang Tuan YuuGi mengalami kecelakaan, organisasi langsung heboh dan banyak ada kejadian kejadian aneh lainnya. Aset pemasukan di Minggu ini menurun drastis di organisasi. Ada tikus pembelot lagi" Jelas pak kepala pelayan.
"Ahh kenapa aku di ikut ikutkan sih, aku kan cuma anak kecil" Keluhku
" Tentu saja anda adalah sasaran empuk para pembelot karena anda adalah menantu organisasi dan juga menjabat sebagai penanggung jawab keuangan hampir 50% usaha organisasi." Pakk kepala pelayan menjelaskan
"Lalu kenapa kita kabur? Kan kita harus menangkap pelakunya secepatnya, aku akan membunuhny secara langsung" Kataku geram