Istri Kecil Di Keluarga Mafia

Istri Kecil Di Keluarga Mafia
Chapter13 Ciri-ciri suami bajingan tuh kayak gini ..


Aku mempelajari semua tentang tata Krama menjadi istri di keluarga kelas atas. Aku sudah menguasai semua ilmu yang di ajarkan oleh kepala pelayan dan pak koki yang sangat setia mengajarkan ku. Tapi masalahnya disini tuh adalah semakin hari YuuGi semakin jarang pulang.


Sekalinya pulang cuma numpang ngambil baju dan makan jika pengen makan. Dia sangat jarang bertemu denganku apalagi mesra mesra layaknya sepasang suami istri yang harmonis itu tidak akan terjadi.


Ternyata benar apa yang sudah di katakan oleh pak kepala pelayan dan pak koki, ini dah yang menyebabkan mantan istri istrinya dulu pergi meninggalkan rumah dan minta cerai padahal baru beberapa bulan menikah. Karena perlakuan YuuGi yang sama sekali tidak menghargai istrinya di rumah, dia bahkan tak pernah pulang.


.....


Pada suatu hari YuuGi pulang selidan, aku sangat gembira karena dia pulang. Aku siap siap mau menyambutnya tapi apa yang aku lihat sekarang? Dia membawa perempuan dewasa yang sangat cantik, seksi,dan aduhay lah pokoknya. Mereka berpelukan di depan rumah dan kemudian masuk ke dalam rumah sambil mesra-mesraan.


Aku sudah mengantisipasi hal ini, aku mengatur napas baik-baik. Kemudian menghampiri mereka dengan senyum ramah yang baik menyambut mereka seakan tidak ada rasa cemburu di wajahku, karena aku sudah latihan penuh di bimbing oleh guru profesional.


"Hay YuuGi! Akhirnya kau pulang. Selamat datang, siapa perempuan ini?" Tanyaku tanpa ekspresi curiga. YuuGi semakin memeluk wanita itu dengan erat, ekspresi yang di perlihatkan wanita itu penuh dengan kemenangan. Dengan senyum sinis di bibirnya


"Hay juga Lory, tolong persiapan air untuk mandi aku capek ingin mandi sebagai pelepas lelah" Suruhnya. Seharusnya itu kan pekerjaan pelayan, kenapa aku yang di suruh? Tapi aku mengiyakan perintahnya tanpa bertanya apapun lagi padahal pertanyaan ku tadi belum di jawab. Siapa wanita itu?...


"Air mandi sudah aku siapkan, nanti handuknya kau langsung jemur di belakang ya. Aku capek ingin pergi nonton Tv di depan" Jelasku sambil berjalan ke depan tapi dia tiba-tiba menghentikan ku.


"Siapa yang mengijinkan mu pergi? Kau tetaplah di sini" Katanya sambil memegang kerah belakang bajuku. Aku tidak mengerti maksudnya apa, apa aku di suruh menyaksikan nya melakukan itu dengan wanita itu di hadapanku atau bagaimana. Tapi sesuai pesan ayahku aku harus nurut sama suamiku, jadinya aku mengiyakan apa yang dia perintahkan.


Dia pergi mandi, aku duduk di kursi, dan wanita yang tadi di bawa YuuGi juga ada di dalam kamar itu. Dia menuangkan anggur merah ke dalam gelas, kemudian dia duduk di atas kasur sambil menikmati Amer. Dia seakan menganggapku tidak terlihat di sana, sikapnya sudah seperti Nyonya asli di rumah ini.


Keberadaan ku tidak terlihat disana, tapi aku tetap melihatnya sampai akhirnya YuuGi keluar habis mandi. Otot-ototnya aduh mantap euy, siapapun pasti akan tergoda dengan ketampanan dan badannya yang bagus itu. Tapi aku pura-pura baik baik saja saat melihatnya keluar dari kamar mandi.


Sudah ku duga mereka bermaksud membuatku marah dan menguji kesabaranku. Aku di pakai sebagai penonton disana, dan tak lupa aku mengambil handphone ku dan merekamnya. Duh pintar banget aku, nanti bisa aku jadikan sebagai bukti untuk pengajuan perceraian nanti.


"Lory! Apa kamu lakukan? Kenapa kau merekamnya?!" Teriak YuuGi terlihat seperti panik gitu. Aku buru-buru mematikan kamera dan menyimpannya di kantongku. Aku tersenyum dan puas akan hasil yang aku dapatkan hari ini, siapa suruh dia menantang anak harimau yang terlihat imut namun sebenarnya sangat buas.


"Lalu apa yang sedang kau lakukan barusan?" Tanyaku balik. Ciri-ciri suami brengsek emang begini deh, karena sombong dengan dirinya karena merasa sudah berada paling atas dia jadi melakukan hal yang seperti ini. Terang-terangan berselingkuh di hadapan istrinya yang baru beberapa hari dia nikahi. Inimah NTR garis keras, dia kira dia saja yang bisa melakukannya.


"Apa? Kau mulai berani ya sekarang?" Bentakknya, wanita yang berada di sampingnya itu penuh dengan senyum kesenangan, kemenangan dan penuh akan kegembiraan. Dia kira dia yang bertahta sekarang dasar pelakor sialan


"Sebenarnya siapa yang mulai berani mengingkari sumpah pernikahan yang suci itu? Kau berani melanggarnya bahkan secara terang-terangan seperti ini, mentang-mentang umurmu sudah dewasa dan aku masih lah balita. Aku kira pikiranmu juga dewasa ternyata pemikiranku terhadapmu itu salah besar, kau tak pantas di sebut sebagai seorang suami! Kau bahkan lebih nista dan lebih buruk daripada sampah dan kotoran binatang!" Kata kataku keluar tidak terkontrol, melihat mereka terdiam aku melanjutkan emosiku.


"Apa kau kira perempuan hanyalah seekor lalat yang lemah dan berhak kau sakiti? Walaupun kau tidak pernah memukulku tapi kau menyakiti mentalku. Kau juga dasar perempuan sialan! Kau tau kan kalau YuuGi adalah suami orang? Sadarkah kau kalau kau sudah merusak hubungan orang lain? Dan kau merasa bangga? Kau tadi terlihat sangat puas dan merasa penuh dengan kemenangan, bukan begitu?" Tanyaku panjang lebar.


Air mataku tiba-tiba keluar bahkan tidak aku sadari, padahal aku tidak menyukai YuuGi tapi entah kenapa rasanya sakit sekali dikhianati seperti ini. YuuGi tiba-tiba memakai pakaiannya dan memelukku, aku berontak tapi tenaganya sangat kuat.


"Kau lolos Lory! Aku kira kau tidak akan berani seperti tadi, aku salut dengan keberanian mu itu. Maafkan aku, aku hanya mencoba untuk mengujimu! Ternyata kau sudah mulai menyukaiku ya?" Kata YuuGi, aku tidak mengerti perubahan sifat seperti apa itu.


Wanita itu juga tiba-tiba meminta maaf padaku, dan dia bilang hanya menjalankan perintah tuannya itu. Dia tidak berani bermaksud apa apa dengan YuuGi, jadi itu hanya akting semata. Hal itu juga di lakukan YuuGi untuk menguji istri istrinya, tapi istri istrinya dulu tidak ada yang berani melabrak mereka. Bahkan mereka hanya menahannya sendiri tanpa berkomentar apapun, dan pada akhirnya mereka tidak kuat dan memilih untuk kabur dan meminta untuk bercerai dengan YuuGi.


Di sisi lain YuuGi juga salah, kenapa dia memilih cara yang ekstrim begitu hanya untuk menguji istrinya. Apa-apaan? Aku tidak mengerti dengan cara orang-orang seperti YuuGi yang melakukan hal itu hanya sebagai ujian kecocokan mereka bersuami istri.


Wanita yang sudah menyelesaikan tugas nya pamit undur diri dan berkali-kali meminta maaf kepadaku. Tapi aku tidak akan mudah memaafkan YuuGi yang sudah keterlaluan seperti itu. Dia kira itu Lucu? Tapi dari kejadian itu aku tidak tau untuk kedepannya apakah YuuGi akan lebih sering bersamaku atau itu cuma kedok untuk menyamarkan maksud yang sebenarnya.