
2 Bulan telah berlalu sejak kewaspadaan terhadap Pedin, tapi tetap saja mereka tidak ada pergerakan lebih lanjut. Mereka tetap memasang wajah yang biasa biasa saja, dan yang kita tau semuanya kalau Pedin itu bodoh tidak mungkin bakalan memberontak jika tidak ada penopang yang bagus dan kokoh.
Gaiiro, ayah mertuaku mulai tidak begitu memikirkan Pedin lagi karena mereka tidak bergerak sama sekali. Berarti mereka sudah menyerah atau mengurungkan niat mereka karena sebelum bergerak sudah di ketahui duluan. Emangnya siapa yang mereka ajak berhadapan? Tidak mudah mengelabuhi organisasi Morta Group yang di depannya terlihat seperti perusahaan besar pada umumnya tapi sebenarnya bukan begitu melainkan kebalikannya.
Organisasi kriminal ilegal yang sangat di takuti oleh semua orang sekota dan kota kota lain, bahkan mereka takut jika memasuki kawasan kota Kalligo yang terlihat sangat megah namun bikin merinding. Karena bukan hanya punya bisnis gelap seorganisasi saja tapi Morta Group juga memiliki hubungan dengan pemimpin negara saat ini yang dulunya merupakan mantan Mafia.
Kota hampir 90% di kuasai oleh Mafia, dan kota ini sudah memiliki julukan tersendiri yang dibuatkan oleh kota kota lain. Yaitu kota sarangnya mafia penjuru negara, walaupun terdengar sangat menakutkan namun kota ini merupakan kota yang sangat maju. Dimulai dari teknologi, transportasi dan yang lainnya karena hampir semua masyarakat nya berada di keluarga menengah ke atas, tidak ada kemiskinan di kota ini.
........
Setelah 2 bulan berlalu sejak Pedin datang memarahiku ke rumah, sekarang aku sudah di angkat menjadi sekretariat penanggung jawab dana dan keuntungan di bidang marketing barang ilegal. Seperti narkoba, jual organ, jual beli budak, bisnis pelacuran dan yang seperti itu lainnya. Kalau Club' malam, bar, dan kasino bukan tanggung jawab ku.
Pertama-tama nya YuuGi keberatan karena tugasku di hari pertama kerja di organisasi sudah sangat berat dan berlebihan menurutnya. Tapi aku bilang aku akan mencobanya terlebih dahulu, jika selama sebulan tidak ada kemajuan atau bahkan menyebabkan kerugian maka aku akan berhenti.
YuuGi masih tetap melarang keras dan sangat keberatan dengan keputusanku itu, tapi keberatan nya di di sangkal oleh ayah mertua yang sudah mengijinkan ku mulai bekerja. Karena ayah mertua percaya kalau aku pasti bisa melakukannya.
Dimulai dari bisnis narkoba, sekarang aku tidak turun langsung ke lapangan untuk berinteraksi dengan pembeli. Tetapi aku hanya mengawasi mereka lewat kamera tersembunyi dan mengecek hasil penjualan. Mengecek modal dan keuntungan, jika laporan dari anak buah ada hasil yang kurang atau tidak sesuai dengan barang yang telah terjual, maka aku sebagai penanggung jawab akan bertanggung jawab penuh terhadap itu.
Makanya pekerjaan ini sebenarnya sangat sulit walaupun orang bilang pekerjaan ini sangat gampang karena tinggal duduk dan cek uang saja. Namun jika ada kesalahan sedikit saja akan berakibat fatal pada keuangan di rumah, jika untung sih bisa jadi kaya mendadak kalau rugi mah beneran jadi miskin.
....
"Hamster! (nama samaranku di organisasi), ini hasil penjualan di Minggu ini" Kata ketua penanggung jawab dana dari kantor cabang.
Aku mengecek hasil penjualan dengan barang yang sudah di jual dan stok yang tersisa di gudang, kadang aku datang langsung ke gudangnya untuk memastikan kebenarannya. Karena biasanya anak anak organisasi sangat pintar dalam menyeludupkan barang, dan memanipulasi data. Tapi kali ini aku tidak mengerti apakah dia bodoh atau ceroboh.
"Apa-apaan ini? Kau ternyata korupsi dengan cara terang - terangan! Bagaimana bisa dengan jumlah barang yang segitu banyaknya hanya mendapatkan hasil segini? Lagi 200juta nya mana? Kau yang makan kan? Jadi gimana kenyang perutmu sekarang?" Tanyaku dengan nada marah, karena orang ini terang-terangan mau bikin aku emosi.
"Keluar kamu! Mulai detik ini kamu di pecat! Sebagai uang pesangonnya aku akan akan belikan tiket pesawat dan mengirim mu ke kota terpencil yang hanya di huni oleh para sinners! Selamat tinggal, semoga harimu yang baik ikut menyertaimu" Kataku sambil menunjuk ke arah pintu, tapi dia masih saja tidak mau pergi dan malah memohon-mohon untuk di maafkan. Tapi karena aku tidak merespon cukup lama, dia akhirnya marah.
"Kau tidak punya hak untuk memecatku! Kau hanyalah seorang karyawan sama sepertiku! Jangan sok bossy kau! Emangnya kau siapa? Kau bahkan bukan ketua maupun pewaris resmi ketua sekarang!" Katanya sambil teriak teriak menunjuk ke arahku.
"Kau bertanya siapa aku kan? Aku adalah menantunya Gaiiro Dellamorta, aku istrinya YuuGi yang sampai sekarang masih bertahan. Aku adalah pewaris resmi perusahaan ini" Jelasku dengan nada sombong
"Hah menantu? Sejak kapan Boss besar memiliki seorang menantu yang masih hidup? Bukannya semua mantunya tewas dan yang masih hiduppun pasti akan gila setelah menikah dengan si YuuGi monster itu! Kau ngaku-ngaku sebagai menantunya siapa? Mimpi kau bocah!" Teriaknya.
Memang benar pernikahan ku dulu itu sangat di rahasiakan, dan hanya di ketahui oleh keluarga saja dan anggota organisasi yang dekat dekat saja. Jadi wajar saja jika pak tua ini tak tau kalau Morta Group punya mantu baru lagi yang bahkan belum legal untuk menikah dulu.
Di saat aku sedang terdiam, seseorang mendobrak pintu dan kemudian masuk dengan ekspresi sarkas di wajahnya melihat ke arah pak tua sekretariat dana kantor cabang. Dia adalah YuuGi dan Roka, tumben sekali aku melihat mereka begitu kompak. Karena biasanya mereka tidak akan pernah bisa bersatu, kepribadian mereka sangat berbanding terbalik.
Roka menodongkan pistol ke arah pak tua dan YuuGi buru-buru datang untuk segera memelukku padahal aku tidak terluka maupun merasa terancam sama sekali.
"Karena kau sudah menghina iparku dan kau sudah berkhianat terhadap organisasi dengan cara korupsi keuntungan penjualan. Kau tidak akan bisa lolos dari hukuman organisasi, dan pas sekali aku yang bertanggung jawab untuk masalah itu. Berterimakasih lah karena aku yang merupakan orang yang tidak pernah membunuh dengan tangan sendiri akan turun langsung untuk menghakimi mu" Kata Roka layaknya dewa kematian yang akan mencabut nyawa korban nya.
BANG! BANG!!
Peluru melesat melukai kedua kaki pak tua itu hingga lempor tidak bisa berjalan dan merintih kesakitan. Tangan dan kakinya di ikat kemudian seseorang datang untuk membawa pak tua itu pergi, Roka berpamitan dengan membungkuk lembut di depanku dan kemudian pergi.
"Dasar iblis " Gumam YuuGi memandangi adiknya yang pergi dengan pistol di atas bahunya
"Iblis?" Tanyaku
"Kau tidak tau? Dia adalah monster Dellamorta yang sangat di takoti oleh siapa saja yang mengenalnya. Dia sangat jenius dan kejam, dia bahkan belum pernah membunuh dengan tangannya sendiri. Sebelum bertindak dia pasti akan membuat rencana terlebih dahulu, dan dia sangat hebat dalam menggerakkan boneka bonekanya yang begitu patuh kepadanya" Jelasnya