
.
.
.
"tidak mau". tolak Crystal menggeleng kepalanya.
Alex memelas sementara Lina diam mengerjab sedangkan Crystal terus saja menolak permintaan Alex.
Bus didepan Mansion membuat Dewi Par dan Endang segera keluar mendapat kabar dari Ibu Ita bahwa ada Bus didepan Mansion.
"kenapa satpam mengizinkan Bus ini masuk ya Ma?". tanya Dewi Par penasaran ke Endang.
"Mama juga tidak tau, coba lihat nak?". ajak Oma Endang.
mereka mendekati pintu Bus yang terbuka lebar, tak sengaja mendengar suara Alex, segera mereka naik ke dalam Bus sebab langsung panik melihat banyak darah di baju Alex.
"Alex tadi mau keluar Mom, Oma tapi tiba-tiba Bus ini berhenti dan Alex tidak sempat rem lagi lalu menabrak Bus ini sampai pingsan". jawab Alex.
"lalu bagaimana keadaanmu nak? kepalamu? ". cecar Dewi Par mendekati Alex dan meraba wajah Alex yang tidak ada luka bahkan tidak ada setetes darah.
"kenapa bisa terjadi nak? lalu kenapa Bus yang kamu tabrak bisa disini? ". tanya Oma Endang.
"pelakunya Crystal Oma, Mom, dia membuatku celaka tapi menyembuhkanku juga". jawab Alex menunjuk Crystal yang sibuk membujuk Lina.
"bukannya itu pelayan kita ya?". tanya Dewi Par yang tadinya senang namun melihat Herlina membuatnya penasaran.
"ada apa dengan pelayan itu? kenapa Crystal memohon padanya? ". tanya Oma Endang juga.
Lina menghela nafas dirinya di gunjang-gunjang oleh Crystal tapi tiba-tiba Crystal terdiam,
"Iya Ibunda". sahut Crystal lalu segera menghilang dari tempat itu ke Pulau Nethal.
Oma Endang dan yang lainnya celingukan mencari Crystal.
"sepertinya Ibundanya memanggil". tebak Alex.
mereka terdiam beberapa saat, lalu Dewi Par mencecar berbagai pertanyaan pada Alex tentang Mobil Alex yang jelas depannya hancur dan dibawa ke bengkel.
mereka terus berdebat hingga tanpa disadari Herlina sudah tidak ada, gadis itu juga keluar dari Bus dan keluar dari Mansion itu sambil menghela nafas pasrah berkali-kali.
"enaknya bisa menghilang syuh.. syuh.. syuh.. seperti Nona Crystal, tidak perlu bayar ongkos dan tidak capek jalan kalau lelah bisa terbang kaya hantu". dumel Lina.
Lina sudah dipecat dan enggan memohon belas kasih pada Keluarga yang telah memecatnya, Ia juga tidak berniat memanfaatkan Crystal karna Ia sungguh tidak tau kalau Crystal akan mengikutinya tanpa wujud.
"dimana Pelayan itu? ". tanya Dewi Par.
"kalian sih berdebat disini". tuduh Oma Endang.
"kok malah nyalain Aku sih Ma? udah jelas salahnya Alex, ngapain dia ngebut-ngebut udah jelas bawa mobil pendek kalau kepalanya hancur bagaimana? masuk bawah bus? ". bela Dewi Par.
"Mom..! Alex baik-baik saja, jangan diperbesar ya? biarkan saja Crystal pulang, dia hanya tau mengacau saja". kekeh Alex lalu memilih turun dari Bus meninggalkan Oma dan Mommynya.
"kenapa aku merasa suruh Pelayan tadi bekerja lagi disini Ma? ". tanya Dewi Par berbisik.
"Mama juga". jawab Endang.
.
ke esokan harinya,
Crystal berdiri tiba di halte Bus, Ia tersenyum cerah melihat Bus yang berhenti di dekatnya.
Crystal buru-buru naik ke Bus itu dan hendak lari mencari tempat duduk namun Si Supir menahan gadis itu, Crystal menoleh ke Pria itu.
"apa? ". tanya Crystal.
Crystal dipaksa keluar tapi tidak mau, Ia tiba-tiba menghilang dan muncul di kursi paling belakang tapi tidak memperlihatkan wujudnya seperti tadi, jadi semua orang tidak tau kemana perginya gadis berambut perak itu.
semua orang melihat sekeliling, "pak supir yang tadi itu mungkin hantu tapi anda menolaknya, kita bisa dalam bahaya". teriak salah satu penumpang.
supir Bus cukup ketakutan tapi tidak mau penumpangnya turun pun berdehem dan dengan sombongnya mengatakan hal itu mustahil karna siang hari tidak ada hantu.
"atau jangan-jangan itu hantu rambut perak yang dikatakan oleh penumpang Bus kemarin ya? ".
"apaaa?? ".
"sejak kapan hantu muncul disiang hari?".
"tapi itu hantu kenapa cantik sekali? ".
"tidakkk..! dia manusia, aku memegangnya langsung kalau dia hantu aku pasti tidak bisa menyentuhnya". sambar si Supir lalu menutup pintu Busnya dan melaju kencang.
"wwahhhhh". pekik Crystal di posisi paling belakang.
semua mata melihat kebelakang tapi tidak terlihat bentuk Crystal, seketika semua penumpang menjerit dan berlari kedepan meminta Bus di berhentikan namun si supir tidak mau berhenti karna dia menganggap perkataan penumpangnya hanya bualan semata saja.
"berhenti pakkk! ada hantu..! ".
"mana ada hantu". jawab si Supir meledek penumpangnya gila.
salah satu Pria ada yang tidak tahan pun karna takut pada suara Crystal yang tidak terlihat itu membanting setir bus.
"kau gilaa". teriak si Supir marah.
"aaahh". pekik beberapa orang terlempar ke arah lain melawan gravitasi bumi.
karna terlalu kencang dan banting setir berbelok begitu tajam membuat Bus mereka melintang jalan dan hampir terbalik tapi dengan cepat Bus ditabrak oleh mobil besar dan disorong beberapa meter.
kecelakaan yang tidak diduga itu pun terjadi, Crystal mengerjabkan matanya merasakan Bus terombang-ambing dan kaca Bus pecah membuat teriakan para penumpang terdengar memilukan.
"kenapa ini? ". gumam Crystal dengan kesal lalu segera melihat ke samping.
Bus menghantam pinggir pembatas jembatan dan akan jatuh ke jalanan yang dibawahnya, Crystal merasakan bahaya pun langsung menghilang lalu muncul di pinggir jembatan namun tidak ada yang melihat Crystal, saat Bus terjun bebas ke bawah semua didalam Bus bersiap mati tapi Crystal menggunakan kekuatannya hingga Bus itu mendarat dengan stabil di jalan bawah, semua penumpang selamat.
"mereka selalu saja berteriak". gerutu Crystal kehilangan mood bermain lalu menghilang mencari Lina tapi tidak ditemukan.
"kemana aku mencari nya ya? aku mau bertanya kenapa mereka sangat jahat? saat aku melihatkan bentuk takut saat aku tidak memperlihatkan bentuk juga takut". oceh Crystal.
Crystal berjalan layaknya manusia di pinggir jalan, Ia terus berjalan tanpa melihat lampu merah untuk penjalan kaki telah muncul.
"heiii?? kenapa dia terus berjalan? ".
Crystal tidak mendengar teriakan orang-orang, Crystal menoleh ke kanan mendengar klakson mobil yang sedang melaju dengan kecepatan begitu tinggi, Crystal yang kaget seketika terbang ke atas dan menggantung di udara.
"untung saja, kenapa aku takut mendengar bunyi berisik itu? ". gerutu Crystal tidak sadar perbuatannya membuat mata semua orang terbelalak lebar.
"hantuuu". jerit pejalan kaki berlarian seperti semut dan mobil yang tadinya mau menabrak Crystal berhenti melewati zebra cross.
Jika Crystal tidak terbang pasti sudah ditabrak olehnya, seorang Pria tampan keluar dari mobil dan membuka kaca mata hitamnya melihat pemandangan langka itu.
"gadis rambut perak? jadi itu kekasihnya Alex?". gumam Pria itu terperangah.
Alex bisa menguasai dunia jika mendapatkan gadis memiliki kekuatan super seperti Crystal, Crystal melayang secepat kilat tanpa meninggalkan jejak membuat semua pengendara mobil gemetaran, jalan Kota ini menjadi lebih menyeramkan disiang hari karna sosok gadis yang melayang itu.
"menarik juga". gumamnya tersenyum miring.
.
.
.