
.
.
.
bonus Part..!! Happy Reading...
.
Crystal perlahan membuka matanya, air matanya mengalir deras mengingat semuanya dengan jelas mengingat Alex yang memberikan seluruh nyawanya dan kehidupannya demi Crystal dimasa lalu.
"A.. Alex?". gumam Crystal memukul-mukul dadanya yang terasa sesak dan sakit.
Crystal menangis pilu melepas semua rasa sakit itu, Ia tidak pernah menyangka rasa Cinta Alex padanya begitu besar.
".a. a.. aku sudah bilang lupakan aku dan berbahagialah..! tapi kenapa?? kenapa kamu harus bertindak gila? kenapaaa? apa yang sempurna dariku? apa yang membuatmu rela memberikan segalanya?". isak tangis Crystal.
semua ingatan dimasa lalu Crystal sudah kembali bersamaan dengan hilangnya bulan purnama merah, pantas saja Alex menderita sewaktu kecil sampai nyaris tiada, jika Crystal tidak lahir saat itu Alex sekali lagi harus meninggal karna nya.
"bukan kamu yang bahagia ta..tapi ? Dewaaa? kenapa semua ini terjadi padaku? kenapa aku harus membawa kesialan untuk Alex?". tangis histeris Crystal.
Crystal menangis ditengah hutan pulau Nethal, tiba-tiba Jessica muncul dibawah dan melihat ke atas pohon dimana Putrinya menangis sampai sesegukan seperti itu seolah baru saja kehilangan seseorang yang sangat penting di hidupnya.
"Crystal?". Jessica terbang ke atas pohon dan duduk disamping Crystal.
"Ibunda..? Ibunda aku ingat semuanya, semua ingatan masa laluku sudah aku ingat Ibunda, a.. aku tidak tau apa aku pantas menerima kekuatannya, hiks.. hiks.. Ibunda". Crystal menoleh ke Jessica.
penglihatan mereka sangat tajam walau dimalam hari, Jessica tertegun lalu memeluk Putrinya yang terlihat menderita.
"katakan semua pada Ibunda sayang, katakan semua tanpa ada yang tersisa". pinta Jessica serius.
"a.. aku tidak bisa memberitau Ibunda, lihat saja ingatanku sekarang dengan kekuatan Ibunda". pinta Crystal sesegukan sambil melepaskan pelukannya dari Jessica.
Jessica merasa terisis melihat Crystal memeluk kakinya dan menangis di atas lututnya sendiri, Jessica yang sungguh penasaran menggunakan kekuatan nya melihat ingatan Crystal.
ekspresi Jessica berubah-ubah, semua putaran ingatan Crystal masuk ke dalam pemikiran Jessica hingga Ia meneteskan air matanya, inilah jawaban dari pertanyaan Jessica selama ini tentang rambut yang Crystal miliki sejak bayi.
"jiwa mu hancur karna kekuatan iblis itu tapi Alex memberikan jiwa dan kekuatannya padamu, itu sebabnya sebelum kelahiranmu dia tidak bisa hidup karna jiwanya ada didalam dirimu". gumam Jessica yang akhirnya mengetahui segalanya.
Alex memberikan 90% jiwanya pada Crystal bersama kekuatannya 99%, itu sebabnya Crystal sudah memiliki kekuatan super ditambah dengan kekuatan Jessica yang juga mengalir didalam diri Crystal.
mata Crystal sudah bengkak, Ia menangis berjam-jam padahal Crystal adalah gadis ceria yang hampir tidak pernah menangis, kali ini air matanya jatuh seperti air hujan yang deras.
"Ibunda.. bagaimana caraku mengembalikan kekuatannya? bagaimana Ibunda? pengorbananku tulus aku tidak mau dia terluka Ibunda.. hiks.. hiks". Crystal memegang tangan Jessica.
Jessica menangis memeluk Putrinya, "tidak bisa sayang..! Alex mencintaimu maka nya dia memberikan segalanya padamu, sekarang Ibunda mengerti nak..! temui dia dan bahagiakan dia, kamu tidak bisa mengembalikan kekuatannya karna jika itu terjadi, percayalah kematianmu adalah petaka baginya, Ibunda yakin kalau dia tidak akan membiarkanmu terluka".
mereka menangis sampai hari sudah pagi, sungguh air mata Crystal tidak bisa berhenti, Ia terus menangis dan hatinya juga sangat sakit karna pengorbanan Alex yang jauh dari ekspetasinya.
.
Rey melihat keadaan Putrinya membuatnya khawatir dan marah mengira Alex menyakiti Putrinya tapi Jessica segera membawa Suaminya menghilang lalu mengatakan semuanya.
Crystal masuk ke kamarnya, Ia tidak mood kemana-mana bahkan untuk bekerja saja Ia tidak mau, kucing kesayangan Crystal menjilati wajah Crystal yang mengelus punggung kucingnya, air mata Crystal kembali jatuh membasahi bantalnya sementara hidungnya sudah merah bahkan sangat merah.
Crystal tidak bisa berpikir jernih saat ini, pikirannya hanya penuh dengan rasa bersalah dan penyesalan atas apa yang terjadi pada Alex, Alex melupakan semuanya tapi Crystal mengingat semuanya.
butuh waktu 1 harian bagi Crystal menenangkan diri di kamarnya, sementara Rey yang tau cerita Jessica juga tidak bisa berkata apa-apa atas tindakan dan segala pengorbanan Alex dimasa lalu.
"aku bahkan menghinanya manusia lemah". Jessica menyesali kata-kata kasar yang Ia lontarkan pada Alex.
"lalu bagaimana keadaan Crystal kita Sayang? apa dia tidak apa-apa? aku yakin dia sangat terpukul". cecar Rey yang tak bisa berbuat apa-apa.
"dia mengurung diri di kamar sejak malam itu, sudah 24 jam dia dikamar bahkan saat aku memberi makan dia tidak mau makan Rey, bagaimana ini? apa Crystal bisa melanjutkan hidupnya? kenapa semua penderitaan itu harus terjadi pada Crystal? kenapa harus dia yang mengingat segalanya?". Jessica berkaca-kaca dan marah pada takdir yang mempermainkan nasib putri nya yang ceria.
Rey pun kehabisan kata-kata, "lalu dimana Alex?". tanya Rey.
"Alex sedang di Luar Negri, aku membaca ingatan Crystal". jawab Jessica.
mereka akhirnya bersama menemui Crystal tapi putrinya yang biasanya ceria itu tengah mengalami keterpurukan yang teramat dalam, mereka sebagai orangtua sangat sedih dengan kondisi Crystal yang merasa bersalah dengan semua yang terjadi dimasa lalu.
Rey tidak tahan pun memilih keluar dari kamar Crystal dan menangis di luar Rumah, "Tuhan..! berikan cahaya kehidupan untuk anakku, dia tidak sanggup mengingat masalalunya".
Jessica menyusul suaminya lalu Rey bertanya apakah Crystal mau makan dan seperti yang Jessica katakan di awal, Crystal tetap tidak mau makan.
"apa yang harus kita lakukan sayang? apa kamu tidak bisa menghapus masa lalunya?". tanya Rey serius.
"aku tidak bisa menghapus ingatan Crystal, Rey tapi aku bisa menghapus ingatan manusia manapun kecuali keturunan ku". jawab Jessica.
Rey dibuat Frustasi tapi Jessica meminta Rey untuk sabar, Crystal hanya butuh waktu untuk menata kehidupannya karna yang paling penting Alex tetap berada disisinya walau Alex tidak ingat siapa Crystal.
.
sementara di tempat lain,
Putra yang sadar dari Koma membuat geger 1 Rumah Sakit, berita tentang keajaiban itu telah menjadi bahan pembicaraan publik dan berbagai spekulasi muncul.
Putra memilih bungkam saat semua media mempertanyakan kesembuhannya itu, Ia tidak menyangka salah satu Suster yang ada di Rumah Sakit memiliki suami seorang wartawan hingga masalah semakin rumit, Putra menutup berita itu tapi Netizen tidak berhenti membicarakan masalah itu.
"apa?". tanya Putra melihat Butet dan Tatan memasuki Ruangan kerjanya.
Putra tidak bisa kemana-mana karna dirinya sedang menjadi sorotan, Alex meminta Putra untuk tetap bekerja seperti biasa dan lindungi Crystal.
"Crys tidak datang bekerja selama 2 hari Tuan". lapor Butet.
Putra berdiri seketika, "tidak datang? bagaimana bisa?".
"apa karna bulan purnama merah Tuan? kami selalu dibuat bingung dengan perkataan Crys yang tidak sabar menunggu bulan purnama merah tapi sejak malam itu Crys menghilang seperti ditelan bumi Tuan". Tatan.
Putra terduduk lemas, "masalah apa lagi ini". gumam Putra tidak mengerti.
.
.
.