Dia Ibuku

Dia Ibuku
Tentang Zain


Tak terasa waktu berlalu, sudah dua hari Sukma berada di rumah mantan mertuanya.Sikap penyayang kedua mantan mertuanya sangat menenangkan perasaan Sukma.Wati benar jika kedua orangtuanya begitu mengharapkan ia dan Arum dekat dengan mereka.


Tapi Sukma tak bisa sepenuhnya memenuhi keinginan mereka, karena bagaimanapun ia hanya mantan menantu, ia tak bisa mengandalkan mantan mertuanya untuk menghidupi dirinya.


Sukma sudah memutuskan jika hanya Arum yang akan tinggal dengan keluarga ayahnya. Dan ia akan balik ke rumahnya sendiri, karna kedua mantan mertuanya tak ingin sang cucu dirawat orang lain.


Hari ini Sukma harus kembali ke kampungnya, karena ia hanya mendapat cuti 3 hari, dan besok ia harus sudah harus kembali bekerja.


"Saya akan menjenguk Arum setiap bulan bu, saya titip Arum nggeh"isak tangis wanita cantik itu dalam pelukan Lena.


"Iya nak, tak usah terlalu memikirkan Arum, percayalah kami akan menjaganya dengan baik, kamu harus menjaga kesehatanmu disana, dan ingat kami jika ada lelaki yang berniat baik padamu, biar kami yang akan menjadi orangtuamu, bawa kemari dan kenalkan pada kami nak!"


Sukma mengangguk dengan tangan yang makin erat memeluk Lena.


"Andai ini semua terjadi disaat ayah Arum masih ada, betapa aku menjadi wanita yang sangat bahagia, disayangi mertua seperti ini"batin Sukma.


Setelah berpamitan dengan Arman dan Wati, serta tak lupa peluk cium yang banyak buat Arum, Sukma dengan langkah berat meninggalkan rumah besar itu.


"Ibu percaya kau akan lebih baik disini nak, mbah kung dan mbah uti sangat sayang padamu, juga tantemu..ibu janji suatu hari nanti kita akan hidup bersama lagi"


Sukma sudah berada dalam mobil travel yang akan membawanya kembali ke kampung halamannya.Wanita cantik itu terlihat bingung dengan mobil travel sekarang, yang terlihat mewah dan bersih.Namun wanita cantik itu tak mau berpikir terlalu jauh yang menguras pikirannya, karena yang mendominasi pikirkan saat ini hanya Arum putrinya.


Selama ini Ia dan Arum tak pernah berpisah jauh dengan waktu yang lama, dulu ia pergi ke luar daerah dengan bosnya hanya beberapa hari saja.Tapi kali ini ia berpisah dengan sang putri dalam kurun waktu yang panjang.Yang ia saja belum tahu sampai kapan.Walau ia ingin bisa segera berkumpul tapi tentu saja ia harus berpikir untuk biaya hidup mereka, dirinya harus bekerja.


Tak terasa Sukma tertidur pulas, ia tersentak ketika merasakan hawa dingin disekitanya.Wanita cantik itu nyaris berteriak ketika melihat sosok lelaki yang duduk di sampingnya dengan posisi menyandar pada jok.


"Pir..siapa dia?"suara Sukma terdengar kesal, karena sang sopir tak bicara sebelumnya jika akan ada penumpang lain.


"Maaf mbak, ia juga penumpang dengan tujuan yang sama dengan mbak!"suara yang terdengar dingin dan datar itu membuat Sukma tak lagi banyak bicara.


Sepanjang perjalanan Sukma tak berani memejamkan mata, sungguh ia takut, tapi melihat lelaki di sampingnya yang sangat pulas tertidur membuatnya merasa tenang.


Perjalanan yang masih cukup lama membuat wanita itu akhirnya tertidur juga, dan tak lama suara dengkuran lembut terdengar dari sosok cantik itu.


"Dia tertidur lagi BOS!"


Lelaki yang dipanggil bos oleh sang supir hanya menyeringai, detik berikutnya di belakang kursi depan secara otomatis ada penyekat.Penyekat yang entah terbuat dari apa, hingga tak lagi terdengar suara apapun di bagian belakang.


Sukma mende sah ketika ia merasakan


sesuatu yang panjang dan basah masuk ke rongga mulutnya.Wanita cantik itu hanya bisa terpejam menikmati sesuatu yang membuat bi rahinya bangkit tanpa ia sadari.


Sosok lelaki dengan wajah blasteran itu terlihat sangat tampan, namun memiliki sorot mata yang tajam.Ia terus tersenyum smirk ketika raga wanita cantik yang telah membuatnya jatuh cinta, mengeliat ero tis di bawah kungkungannya.


"Kau telah jadi milikku, aku tak akan membiarkan lelaki manapun mendekatimu!"


Beberapa jam berlalu, mobil mewah itu telah terparkir di halaman rumah almarhum mak Nah.Sosok lelaki blasteran itu mendekap tubuh hangat Sukma di atas ranjang tidurnya.


"Aku akan datang kembali sayang, jagalah dirimu dan cinta yang aku titipkan di dalam rahimmu!"


Sukma tersentak dari tidurnya ketika ia merasakan hawa dingin yang mengelus tubuh polosnya.


"Ya Tuhan apa yang terjadi padaku, kenapa aku bisa ada di kamar ini, bukankah aku tadi masih di dalam mobil itu?"


Sukma tak sanggup berpikir lagi, matanya seperti mengajaknya untuk kembali tidur, seperti ada magnet yang mengharuskan dirinya wajib terlelap.


"Tidurlah sayangku..kau perlu memulihkan tenagamu setelah aku menyatukan diri denganmu!"


Sosok itu menghilang bersama udara malam yang menusuk tulang, setelah melihat wanitanya kembali tertidur pulas.


Di tempat berbeda, seorang lelaki meratapi nasibnya.Ia sangat menyesal telah menghancurkan rumah tangganya demi wanita yang ia cintai.


Benar adanya ia adalah Zain, lelaki yang sedang duduk terpuruk di lantai kamarnya, ia menangis terisak, menyesali kebodohannya untuk kedua kali.


#Pov masa lalu Zain


"Kenapa tak melakukan pengobatan di sini saja sayang, disini juga banyak dokter hebat!"


"Tidak bisa kak, papa sudah mengatur semuanya di sana, dan aku lebih suka berobat disana yang lengkap peralatannya dan memiliki dokter yang berkualitas dari pada di negara ini!"suara Maysa terdengar tegas dan memaksa.


"Tapi aku tidak bisa membi....!"


"Aku tidak minta apa pun darimu kak, ..doakan saja aku cepat sembuh!" tungkas Maysa memotong ucapan Zain.


Zain akhirnya pasrah ketika papa Maysa datang menjemput putri semata wayangnya.Lelaki keturunan Chinese itu terlihat angkuh pada mantu yang tak ia sukai dari awal.


"Lepaskan putriku jika kau ingin ia bahagia, kau lelaki tak berguna.Untuk pengobatan istrimu saja kau tak punya kemampuan!"


Zain hanya terdiam mendengar ucapan mertuanya, Lelaki tampan itu akhirnya harus pasrah ketika sang mertua membawa istrinya pergi.


Setahun tak ada kabar dari Maysa tentang perawatan yang ia lakukan di luar negeri.Yang datang justru kabar dari Pengadilan Agama setempat, ketika seorang kurir Pengadilan Agama itu memberinya surat yang membuat Zain shock.Sebuah surat cerai yang ia sendiri tak pernah tau, karena dirinya tak pernah menerima surat panggilan sidang apalagi sampai hadir dalam sidang perceraian tersebut.


"Papamu berhasil memisahkan kita sayang, tapi ia tak akan bisa memisahkan rasa cintaku!"


Semenjak mendapat surat cerai itu Zain menjadi lelaki yang tertutup akan perasaannya.Tak ada wanita yang menarik hatinya.Hingga ia melihat sosok cantik Sukma.Wanita yang ia lihat sangat gigih menghidupi ibu dan seorang putri, yang saat itu ia mengira Sukma adalah single parent.


Walau hatinya masih terpaut pada Maysa, namun sikap Sukma yang selalu menolak dirinya membuatnya tertantang.Hingga ia melakukan cara yang dapat menaklukan wanita cantik yang menjadi incaran saudara sepupu jauhnya.David Arya Tama.


Haaaiiii pembaca setia๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


Author akan buat giveaway buat yang rajin menyimak cerita DIA IBUKU.


Akan ada hadiah pulsa @50k untuk 5 orang dengan vote terbanyak sampai akhir tahun (31 Desember 2022)


Dan Author akan beri pulsa untuk 2 orang @25k dengan komen yang paling menarik.


Sesuai giveaway yang aku buat, aku sudah menentukan pemenang buat komennya. Tunggu akhir tahun ya aku akan bagi pulsanya๐Ÿ˜˜


Dan buat vote nya aku perpanjang sampai Bulan akhir Januari ya๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘


Ayooo..aku masih menanti votemu loh๐Ÿ˜ terus tunggu episod selanjutnya yaa...๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Berambung๐Ÿ˜Š