
Tidak terasa kehamilan clara sudah memasuki usia 4 bulan tapi entah kenapa dia masih saja mengidam, seperti hari ini ibu hamil itu berlari kecil mendatangi ruang kerja suaminya, perut clara sudah terlihat besar walau baru memasuki usia 4 bulan pasalnya dia sedang mengandung bayi kembar.
“Sayang~ kenapa lari lari gitu, nanti kamu terpeleset gimana? Ingat mommy quen dan mommy Jovita udah melarang kamu untuk lari lari kan”.
Bukannya menyesal clara mempercepat langkah kakinya dan langsung duduk di pangkuan suaminya, “Ara pengen mc donal” ucapnya dengan senyum sumringah, setelah itu dia tegak dan duduk dekat sofa.
Tadi ibu hamil itu melihat iklan mc donal di TV jadi dia langsung ngiler dan pengen makan makanan yang ditawarkan di sana.
Arthur menghela nafas sedikit lebih panjang dari biasanya, “baiklah, tapi janji jangan lari lari lagi” ucap Arthur lembut.
“iya gak lari lari lagi” janji clara, dia langsung menyalakan tv yang ada di ruang kerja Arthur dan kembali menonton. Sementara itu Arthur langsung mengirim pesan pada johny.
‘John, beli franchise mc donal sekarang juga’ isi pesan Arthur untuk johny asistennya.
.
Di rumah johny, pria itu sedang asik beristirahat sambil menonton tv, dia sedikit terkejut karena pesan mendadak yang dia terima. Arthur tidak pernah mengiriminya pesan saat hari libur, karena pria itu tidak pernah mau mengganggu johny jika hari libur, kecuali ada hal mendesak.
‘Apa tuan yakin? Apa harus sekarang tuan? Apa nyonya yang sedang mengidam tuan?’ tanya johny beruntun, dia tidak mau kesalahan yang sama terjadi dan membuat dirinya yang menjadi tumbal atas kesalahpahaman Arthur.
Johny yakin sekali saat ini nyonya mudanya sedang mengidam mc. Donal tapi dia ragu apa itu sesuai dengan perintah tuan mudanya atau hanya tebakan asal Arthur.
.
Di ruang kerja Arthur, pria itu membaca balasan asistenya lalu mengumpat kecil, ‘ni asisten sok mengatur ya, mana mungkin aku salah’ gerutu Arthur dalam hati.
“sayang, kamuy akin mau mc donal” tanya Arthur sekali lagi.
“iya cepatan sekarang” jawab clara asal tanpa melihat kea rah Arthur.
“baik sayangku” jawab Arthur, ‘benarkan, ni asisten aja yang mengada ada’ gerutu Arthur lagi dalam hati.
‘Iya! Sekarang jangan banyak tanya dan segera kirimkan bukti transaksinya’ isi pesan Arthur.
‘Baik tuan, kalau beli itu sangat mudah tuan’ balas johny. Memang lebih mudah membeli toko dari pada gedung mall karena butuh waktu berjam jam.
Hanya dalam waktu 15 menit semuanya selesai, dan johny segera mengirim pesan pembayaran dan bukti bahwa Arthur sudah bisa membuka mc donal di manapun dia inginkan.
“sayang sudah selesai” ujar Arthur.
Clara yang sedang berbaring di sofa segera tegak dan tersenyum sambil mengulurkan kedua tangannya “mana?” tanya ibu hamil itu dengan senyum yang lebar.
Arthur mulai berjalan kea rah clara dan meletakkan ponselnya di tangan clara, “ini dia” ujar Arthur.
“Mana mc donal nya! Kok ponsel yang di kasih ke ara, atau mc donal nya ada di pintu depan?” seru clara.
Arthur mengernyitkan keningnya bingung, “kamu mau toko nya di letak di depan rumah kita sayang?”
“toko?” clara menjeda ucapannya sebentar untuk berpikir, setelah itu dia menepuk keningnya sendiri, “sayang~ jangan bilang yang kamu beli adalah mc donal nya bukan makanan yang ada di mc donal?” lanjut clara.
Arthur meneguk salivanya dan tersenyum salah tingkah pada istrinya, “maaf sayang, mas kira kamu pengen beli mc donal nya, bentar ya mas pesan makanannya” Arthur segera mengambil ponselnya dan membuka aplikasi untuk memesan makanan yang ada di ponselnya.
“udah gak butuh, lama” clara mulai ngambek dan pergi dari ruang kerja Arthur, dia tidak habis pikir dengan jalan pikiran suaminya, memang dia juga salah karena tidak mengatakan langsung pada Arthur mau semua jenis makanan yang ada di mc donal.
“sayang~ jangan ngambek kok, mas janji gak bakal lama, semuanya mas pesankan dan kamu boleh makan apapun juga tanpa larangan, hanya untuk kali ini” tawar Arthur.
Langkah kaki clara segera berhenti, “semuanya? Termasuk ice cream?” tanya clara.
“ya termasuk ice cream, tapi janji jangan mengatakan pada mommy” clara memang dilarang oleh mertua dan orang tuanya untuk minum minuman dingin apa lagi ice cream makanya dia bersemangat ketika Arthur menawarkan itu.
“Ya udah suruh cepat” clara berbalik dan kembali duduk di sofa sambil bergelayut manja di lengan suaminya.
7 Tahun kemudian,
Dua orang pria berbeda generasi tampak duduk di dekat mobil menunggu seseorang.
“Mommy sama adek lama banget ya bang” ujar Alvan, dia sudah menjadi daddy dari seorang putra dan seorang putri yang berumur 6 tahun hampir memasuki 7 tahun.
“daddy tau sendiri kalau mommy dan adek siap siapnya lama, jadi harus sabar” ujar pria kecil yang memiliki paras yang sama dengan pria dewasa disebelahnya. Keduanya tampak tampan dengan menggunakan baju dengan warna yang sama dan memakai kacamata hitam, gaya mereka menunggu juga tampak menggemaskan.
Axel Stanley putra pertama Arthur dan Clara dia adalah anak yang lahir pertama, dan yang kedua adalah Alexa Stanley putri pertama Arthur dan Clara, seperti Axel yang sangat mirip dengan Arthur, Alexa juga memiliki wajah yang mirip dengan Arthur, entah kenapa semua anak mereka lebih memilih mengikuti wajah bapaknya, Clara sampai kesal melihat Arthur mendapatkan dua copy an yang mirip dengannya.
“gak di panggil saja” ujar Arthur.
“daddy mau mommy marah?” balas axel yang langsung membuat Arthur bungkam. “nah itu mommy sudah datang” seru Axel sambil menunjuk mommy clara yang sudah terlihat cantik bersama saudara kembarnya yang juga tampak menggemaskan.
Hari ini mereka sekeluarga akan camping bersama teman teman Arthur, menikmati masa liburan dan bercanda bersama.
“Nunggu lama?” tanya Clara.
“Tidak sayang” Arthur mencium bibir clara singkat lalu menggendong putri kesayangannya dan segera membukakan pintu untuk istri tercinta.
“Abang duduk belakang sama adek ya, jagain adeknya” ujar clara.
“siap mom” angguk Arthur.
.
“Wuuaahhh keponakan tampan dan cantiknya auntie udah tambah besar” sorak Helena saat melihat Axel dan Alexa yang berjalan bergandengan tangan mendekati Helena.
“Selamat ya bro, akhirnya dapat juga” ujar Arthur sambil memeluk chris. Setelah bertahun tahun menikah chris dan Helena baru di berikan anak dan sekarang Helena sedang mengandung.
“Auntie adeknya kapan keluar?” tanya si cantik alexa.
“Hmmm sebentar lagi, alexa gak sabar untuk main sama adek kecil ya, minta lagi sana sama mommy dan daddy”
“emang alexa bisa dapat kalau minta auntie?” tanya alexa dengan polos.
Helena tertawa keras saat melihat Arthur dan Clara menatapnya horror, sebenarnya bukan tidak mau menambah lagi, tapi mengingat menjaga si kembar saat bayi, mereka takut belum bisa karena axel dan Alexa masih kecil.
“Bisa sayang! Nanti alexa bisa minta yang banyak” Seru chris menambahkan.
“Mommy daddy, alexa mau adik” ujar Alexa
“Axel juga mau!” tambah axel.
Clara dan Arthur tampak kesusahan menjelaskan pada kedua anak anaknya sementara teman teman Arthur menikmati tontonan itu.
Siapa yang sangka dari musuh menjadi sahabat, Helena sudah berubah dan sudah menjadi sahabatnya, kalau soal violetta dia juga sudah berubah, dan sekarang gadis itu menjadi sangat terkenal dengan rancangan baju yang dia buat, dia tinggal di paris bersama suami dan anaknya dan violetta sudah tidak pernah mengganggu hidup Clara lagi.
Dari jauh tampak seorang wanita melihat clara dari jauh, “selamat clara, di kehidupanmu yang ini, kamu menyelamatkan hidup orang orang disekitarmu, aku akan mengabulkan doa anak anakmu sebagai hadiahnya” ucap wanita itu lalu menghilang tiba tiba.
...🧃🧃🧃🧃🧃...
Bonus pict :
Arthur dan Axel