
Arthur kesal, dia sangat kesal, memang benar dia akan menghancurkan orang yang menyakiti orang yang dia sukai tapi Arthur kesal clara sama sekali tidak percaya diri bahwa dia lah yang dipilih oleh Arthur.
Arthur membiarkan clara menyelesaikan makannya, setelah itu tanpa peringatan dan dengan gerakan cepat pria itu langsung tegak dan mencium bibir clara secara tiba tiba.
Clara tidak sempat menghindar dia juga tidak tau kenapa tubuhnya tidak mendorong Arthur untuk menjauh, malah clara menikmati sapuan halus bibir Arthur di bibirnya.
Cukup lama Arthur mencium clara, pria itu yang lebih dulu menjauh dan kembali duduk di tempatnya semua.
“Ke-kenapa tu-tuan mencium saya” tanya clara tergagap, dia tidak berani mengangkat wajahnya yang saat ini pasti sangat merah seperti buah tomat yang masak.
“pikirkan sendiri, besok aku baru memberi tahu alasannya, sekarang pulang bersama johny, aku tidak mau dengar penolakan karena aku atasannya disini” ujar Arthur ketus, dia segera pergi dan menyuruh johny untuk mengantar clara.
Melarikan diri, memang saat ini Arthur hendak melarikan diri dia sebenarnya spontan mencium bibir clara, karena sudah sejak kemarin dia menahan diri, dan clara terus membuatnya marah karena hanya merendahkan dirinya.
“ayo nona clara, kita pulang sekarang, nanti anda kemalaman nona” ajak johny.
Clara mengangguk dan melirik sekilas Arthur yang sudah duduk di meja kerjanya dan sudah sibuk berkutat dengan berkasnya sendiri.
.
Johny melirik clara yang sejak tadi diam di kursi penumpang di bagian belakang.
“Nona clara apa anda ingin bertanya sesuatu pada saya?” johny lebih dulu membuka suaranya, dia tidak lupa menyalakan alat perekam yang selalu dia bawa kemana saja.
Clara mengangkat kepalanya dan melihat johny yang sedang menyetir, “apa tuan dion itu playboy?” tanya clara dengan suara pelan.
Johny tersenyum dengan pertanyaan clara, tadi dia tidak ada di dalam ruangan itu, tapi johny tau sedang terjadi sesuatu antara Clara dan tuan mudanya, karena wajah dua orang itu yang berwarna merah.
“apa tuan melakukan sesuatu pada nona? Sehingga nona berpikir tuan muda itu seorang playboy?” selidik Johny.
“hmmm, dia mencium ku tepat di bibir dan itu secara tiba tiba, dan dia menyuruhku memikirkan sendiri alasannya” ucap clara sangat cepat.
Johny menahan nafasnya agar dia tidak tertawa saat ini. ‘tuan muda anda baru saja membuat hati seorang gadis remaja berantakan, dan anda menyuruhnya memikirkannya sendiri, dasar tuan muda bodoh’ ledek johny dalam hati.
“Tidak nona, tuan muda tidak pernah berpacaran sekalipun, saya mengatakan ini bukan karena saya adalah anak buahnya, saat ini tuan muda tidak ada di dekat kita dan saya hanya mengatakan kebenarannya, jika tuan muda sampai melakukan itu berarti dia menyukai nona” jelas Johny.
‘semoga nona mengerti dan tuan muda akan menaikkan gajiku’ batin johny.
“Menyukaiku? Bukan untuk mempermainkan ku?” tanya clara bingung.
“ya nona, selama ini hanya ada wanita yang mendekati tuan muda seperti lebah dan capung yang mengejar bunga, tapi tuan muda tidak tertarik pada satupun wanita yang mendekatinya, dan sepertinya tuan muda tertarik pada anda nona” ulang johny.
“kenapa aku? masih banyak wanita cantik lainnya” gumam clara pelan.
“nona jangan merendahkan diri anda sendiri, anda itu cantik, dan tuan muda tertarik pada anda bukan karena wajah anda tapi semuanya yang ada pada anda”.
Clara diam dan mencerna ucapan johny.
“apa nona marah karena tuan mencium nona secara mendadak?” tanya johny lagi karena clara hanya diam sejak tadi.
“bukannya marah entah kenapa aku bingung, aku tidak boleh seperti ini kan, seharusnya aku marah dan memaki orang yang mengambil ciuman pertamaku, tapi kenapa aku tidak bisa marah” gumam clara pelan.
“apa nona menyukainya?” selidik johny lagi.
“tidak tau, aku tidak ingin memikirkan tentang cinta sementara percintaanku sendiri hancur, aku tidak berani untuk percaya pada pria, tapi kenapa aku tidak bisa tegas dengan diriku” lirih clara.
“nona, nikmatilah masa remaja anda, anda masih 17 tahun, jangan menyalahkan diri nona karena tidak benci pada tuan muda dan tolong maafkan sikap tuan muda saya yang mendadak mencium nona, nanti nona akan bisa mengerti semua itu, dan kenapa dia melakukannya, kita sudah sampai nona” ujar johny.
Clara menoleh ke sampingnya dan melihat gerbang rumahnya yang besar, kening gadis itu kembali berkerut, “kenapa anda tau rumah saya?” tanya clara bingung.
“bukannya nona menuliskan alamat nona di biodata yang nona kasih ke tuan?” bohong johny, dia adalah pria yang dapat berbohong dengan wajah datar dan tanpa ketahuan sama sekali.
“benar juga, makasih ya” ucap clara tulus, sambil keluar membawa barang barangnya.
...☕☕☕☕☕...
Clara masuk ke dalam rumahnya dengan diam diam, dia tidak tau seluruh keluarganya menunggu di ruang tamu, dan mereka semua sudah melihat clara yang masuk ke dalam pagar rumah sejak tadi.
“Clara! Kenapa baru pulang jam segini! Emang les apa saja sampai semalam ini!” bentak daddy Damien.
Clara ter lonjak kaget sambil memegangi jantungnya, “daddy, mommy, abang, kok ada di sini?” tanya clara dengan canggung.
“duduk kamu!” perintah daddy Damien.
Dengan cepat clara langsung duduk di hadapan keluarganya tanpa menunggu perintah kedua.
“Apa yang kamu lakukan hingga baru pulang jam 8 malam clara?!” tanya daddy Damien dingin.
“Les daddy”
“jangan berbohong clara, daddy sudah menelpon teman temanmu tidak ada yang mengatakan ada les tambahan di sekolah” omel daddy Damien.
Clara menggaruk kepalanya yang tidak gatal, “clara les nya tidak di sekolah, tapi di luar sekolah, clara ingin jadi dokter, jadi clara belajar ke perpustakaan dan ikut les untuk masuk perguruan tinggi yang terkenal” elak clara.
“clara mommy mohon, tolong jujur sama mommy, kalau memang kamu les, kenapa kamu tidak membiarkan abangmu menjemput? Dan kamu pulang di antar mobil mewah, apa benar kamu les atau melakukan hal hal yang tidak mommy sukai?” kali ini mommy quenby yang ikut angkat bicara.
“daddy tau rekening tabunganmu bertambah 4 milyar dalam sehari apa yang kamu lakukan clara?!” tambah daddy Damien.
Clara menghembuskan nafas panjang, memang tidak mungkin gadis umur 17 tahun berhasil berbohong dari orang tuanya, apa lagi semua tabungan anak remaja itu masih dikontrol oleh orang tuanya.
Clara menatap keluarganya yang terlihat kecewa padanya, mungkin mereka berpikir clara melakukan hal yang sangat parah seperti menjual diri, makanya mereka semua menjadi panik, berarti mereka sangat menyayangi clara.
...🍾🍾🍾🍾🍾...
bonus pict
Clara dan Arthur kiss