The Reason I Became Villian

The Reason I Became Villian
13. Takdir


“teman bapak kenapa? Ada yang lucu dari ucapan saya?” tanya clara bingung, saat melihat chris tertawa dan berlari keluar ruangan itu.


“abaikan dia, dia memang kadang kadang penyakit gilanya kambuh, jadi seperti itu” ujar Arthur sedikit ketus, dia emosi karena Clara terlihat sangat tidak percaya dengan dirinya, memang sih sejak awal Arthur ingin membatalkan perjodohan itu secara baik baik dengan clara tapi dia tidak pernah menyangka akan menjadi seperti itu.


Sementara Johny hanya bisa menahan dirinya untuk tidak tertawa keras seperti chris yang sudah menghilang. Sebenarnya pria itu ada di luar pintu dia masih bisa mendengar percakapan Arthur dan clara.


Arthur tidak pernah menyangka bahwa clara yang akan di jodohkan untuknya akan semenggemaskan itu, jika dia tau clara bisa semenggemaskan itu maka Arthur tidak akan menawarkan pertunangan lebih dulu tapi langsung pernikahan.


Bagi Arthur sekarang hanya wajah clara yang bisa membuat dia terbayang bayang, tidak ada wanita lain yang bisa menggantikan standar kecantikan clara.


“Kalau saya tidak membeli proposal anda, pada siapa anda akan menjualnya?” tanya Arthur.


“tunangan saya, kan sudah saya bilang dia adalah pewaris perusahaan yang sangat besar, dibanding anda dia jauh lebih besar, dan mungkin jika menggunakan hasil pemikiran otak saya, saya yakin perusahaan anda akan mencapai perusahaan tunangan saya” ujar clara.


“Kalau tunangan anda tidak mau membeli, atau siapapun tidak mau membeli, anda bisa saja menyerah dan menerima perjodohan itu kan ngapain susah susah membuka kartu jacpot anda?” sindir Arthur.


“Bapak terlalu percaya diri kalau saya diterima tunangan saya, keluarga saya itu terlalu bergantung pada bantuan tunangan saya, jika dia menghentikan pendanaan secara mendadak, keluarga saya tidak punya plan b untuk selamat dari kebangkrutan, setidaknya dengan uang yang saya kumpulkan mereka bisa membuka usaha dari awal lagi walau kami hidup sederhana juga tidak apa apa, yang penting keluarga saya tetap utuh dan tidak hancur berantakan, saya tidak secantik yang bapak pikirkan untuk bisa menahan tunangan saya untuk tetap menjadi milik saya, karena sejak awal saya tidak mau menikah dengan siapapun” aku clara.


'Karena memang itu cerita di novelnya' batin Clara, gadis itu sudah tau kalau dia berusaha mempertahankan pertunangan nya dengan Arthur maka dia akan berakhir menyedihkan, keluarganya akan hancur dan dia akan mendekam di penjara.


“tidak mau menikah?” beo Arthur.


“iya” jawab clara singkat.


“kamu pernah di khianati pria sebelumnya?” tanya Arthur.


“anggap saja seperti itu, di sisi saya ada wanita yang lebih mempesona dan lebih cantik, saya tidak mau menghancurkan persahabatan saya hanya karena perebutan pria” ujar clara.


'soalnya Arthur hanya milik violetta karena memang seperti itu ceritanya' batin Clara.


Arthur menghembuskan nafas sedikit lebih panjang dari biasanya, dia butuh konsultasi dengan teman teman playboy nya untuk menakhlukkan hati wanita biasa seperti clara, dia yakin gadis kecil itu tidak akan semudah itu dia dapatkan, otaknya sudah ada tertanam pemikiran bahwa semua pria brengsek, jadi tidak boleh percaya pada siapapun.


“baiklah saya akan membeli ini 3 M seperti tawaran anda, tapi apa anda tidak masalah apa bila saya mengirim proposal penelitian ini pada artikel kedokteran dunia tapi tidak mencantumkan nama anda?” tanya Arthur.


Clara sebenarnya tidak suka dengan keputusan itu, tapi dia tau jika namanya dimasukkan hal itu akan membuat dunia gempar, dan kemungkinan dia tidak bisa lagi menikmati waktu biasa yang dia lakukan.


“ya boleh saya sudah siap dengan konsekuensinya, asal saya mendapatkan uang sesuai bayaran saya” ujar clara, sebenarnya proyeknya itu menghasilkan milyaran rupiah, tapi dia hanya bisa menjual seharga itu karena umurnya yang berlaku, dia bisa kena tuntut kalau minta lebih.


“Mau! Terima kasih pak, saya akan berusaha keras untuk membantu penyelesaiannya” sahut clara cepat.


Arthur menoleh kearah johny yang ada di belakangnya, “john tolong siapkan kontraknya sekarang juga kamu sudah dengarkan apa saja syaratnya, biar nona ini bisa langsung menandatanganinya hari ini juga”.


“baik tuan” johny segera membuat kontrak yang dibicarakan tadi. Sementara saat ini hanya tinggal clara dan Arthur di ruangan itu.


Karena canggung clara melihat lihat ruangan itu, dia akui pria yang ada di hadapannya itu sangat tampan dan berkharisma, jika terlalu lama dekat dengannya clara takut dia akan mulai membuka hatinya kembali, saat ini hati clara sedah hancur berkeping keping tidak ada tersisa, tapi jika ada pria seperti Arthur dia merasa bisa memperbaiki hatinya yang sudah hancur.


Catat bisa memperbaiki, entah kenapa pria itu bisa memasuki hati Clara dengan sangat mudah.


Arthur sendiri sibuk memperhatikan detail wajah clara, semakin dilihat pria itu semakin tidak ingin sampai ada pria lain yang mendapatkan clara, bahkan sekarang Arthur tergoda untuk menyesap bibir tipis milik clara, otak mesum pria dewasa itu mulai on “hmmm, bagaimana dengan mencari pacar bohongan untuk membatalkan perjodohan mu” usul Arthur tiba tiba untuk menghilangkan pikiran mesumnya.


Kepala clara yang dari tadi melihat detail interior kantor Arthur segera menoleh kembali untuk menatap Arthur. “saya tidak sebodoh itu untuk menghancurkan nama baik keluarga saya, dan saya tidak mau membuat keluarga saya kecewa pada saya, saya hanya akan melakukan hal yang sudah pasti bisa saya lakukan, karena semua akan berjalan sebagaimana takdir tuhan”.


"melakukan apa itu?”


“mencari uang dan menjauh dari yang namanya cinta, karena aku tidak percaya hal itu” ujar clara jujur.


Arthur dapat mendengar suara tawa chris yang masih terdengar di luar ruangannya karena ruangan itu sengaja tidak di tutup biar orang luar masih bisa mendengar pembicaraan mereka berdua.


“apa jadinya jika tunanganmu itu adalah aku” ujar Arthur.


“anda sedang bercanda pak?” tanya balik clara.


“Seandainya saja seperti itu apa yang akan anda lakukan?”


“hmmm… bagus dong, saya tidak perlu menjelaskan pada anda lagi saya ingin membatalkan perjodohan kita, saya yakin anda pasti akan menemukan wanita lebih cantik dari saya, dan jika itu terjadi tolong batalkan perjodohan kita dengan baik baik jangan hancurkan perusahaan keluarga saya, karena saya tidak akan mengganggu hubungan anda dengan kekasih anda, saya juga tidak akan mencelakakan kekasih anda” ujar clara.


“kalau aku bilang tidak akan pernah membatalkan perjodohan kita malah aku akan menikah denganmu bagaimana?” tantang Arthur lagi, dia sebenarnya benci dengan jawaban clara yang dia dengar tapi dia tidak bisa meyakinkan clara untuk percaya padanya.


Arthur kan tidak tau kalau Clara sudah mengetahui masa depan yang akan terjadi kalau Clara mengganggu hubungan Arthur dengan kekasihnya.


“eiiiiyyy tidak mungkin, sudah pasti anda akan jatuh cinta pada wanita lain, karena memang itu takdirnya” clara masih terpaku dengan jalan cerita novel yang dia baca, jadi dia tidak bisa di pengaruhi oleh apapun saat ini, ditambah dia juga sedang menata hatinya sendiri. Clara sama sekali tidak tau bahwa kedatangannya ke dalam dunia novel itu mungkin sudah menghancurkan scenario aslinya atau mungkin memang Arthur hanya terpesona sementara pada clara siapa yang tau.


...🥃🥃🥃🥃🥃...