The Reason I Became Villian

The Reason I Became Villian
16. Menjemput


Jam pulang anak sekolah, Clara untung sudah mengatakan pada orang tuanya jika dia ada ikut les hingga tidak mau di jemput sepulang sekolah, gadis itu dengan semangat pulang menaiki angkutan kota menuju tempat penelitian yang sudah diberitahu Arthur padanya.


Dia sama sekali tidak tau kalau Arthur sedang menunggunya di depan sekolah, dan pria itu juga tidak sadar clara melewati dia begitu saja karena banyaknya siswa siswi yang keluar sekolah secara bersamaan.


Sementara itu Violetta yang mengetahui mobil milik Arthur segera mengetuk pintu Arthur dengan semangat.


‘tok tok tok’


Arthur yang mendengar ketukan itu segera melihat ke arah pintu sampingnya. Wajah pria itu berubah kesal karena yang dia temui malah violetta sedang tersenyum cerah di depan pintunya.


“kenapa dia yang mengetuk pintuku john?” nada bicara Arthur memang biasa tapi matanya terlihat sangat marah kearah johny yang sedang duduk di kursi setir.


“Maaf tuan saya tidak tau, dari tadi saya fokus mencari tunangan anda dari banyaknya siswa dan siswi yang keluar sekolah secara bersama sama” jawab Johny jujur.


Arthur mengepalkan tangannya geram dan mengumpat kesal, “buka pintunya john” ucap Arthur kesal.


Begitu pintu terbuka Violetta langsung masuk ke dalam mobil itu dengan senyum yang sangat lebar. “kakak~ ngapain ke sini sih, jangan bujuk kin clara, clara udah bilang kan kita ini gak bisa bersama kak, clara mohon batalkan saja perjodohan clara ya kak” Violetta langsung berbicara panjang lebar sambil memegang lengan tangan Arthur.


Sementara Arthur merasa ngeri dan merinding di dekati oleh wanita yang mengaku sebagai tunangannya, kalau Johny jangan tanya, dia sejak tadi menahan tawanya agar tidak keluar bisa bahaya jika tuan mudanya marah.


‘brak’ Arthur tidak mengeluarkan suara dia hanya menendang kursi depannya yang ada Johny sedang menahan tawanya.


“Nona clara, tolong mundur dari tuan muda, sebenarnya tuan muda kesini justru ingin minta nona clara sendiri yang menyampaikan pada orang tua nona clara, saat ini di kantor ada daddy nona, jadi tuan muda hendak menjemput nona dan meminta nona mengatakan pembatalan pertunangan itu secara bersama sama” untung saja johny itu adalah asisten yang cepat tanggap dan bisa tau apa yang diinginkan Arthur hanya dengan Tindakan pria itu tanpa suara.


“A-apa daddy ada di kantor?” pekik violetta, wajah gadis itu terlihat mulai panik, “seharusnya gak begini kenapa sekarang yang terjadi itu berbeda” umpat violetta dengan suara kecil tapi masih mampu Arthur dan johny dengar.


“apa maksudnya nona? Bisa tolong jelaskan pada saya biar saya yang bodoh ini bisa lebih mengerti maksud nona clara” tanya johny dengan suara yang sangat sopan dan lembut.


Violetta makin panik dan terlihat gelisah, “aku baru ingat aku ada pemotretan hari ini, kapan kapan aja kita ketemu daddy nya, aku tau kakak sebenarnya ingin aku menjadi istri kakak, tapi aku tidak bisa kak, maaf” setelah berkata begitu violetta segera keluar dari mobil itu.


Wajah Arthur sudah memerah bukan karena malu atau deg degan bertemu dengan gadis cantik itu tapi Arthur sedang menahan diri untuk tidak marah dan meninju siapa saja yang ada di dekatnya.


“Tuan, saya akan keluar untuk mencari nona clara yang asli” johny cepat cepat pergi keluar dari mobil, dia tau Arthur sudah akan meledak.


‘brak!’ terdengar bunyi pukulan keras saat johny sudah berada di luar, diam diam pria itu bersyukur karena Arthur tidak melimpahkan amarahnya pada dirinya.


‘kok ada wanita gila seperti tadi, penuh percaya diri dan sok cantik, memang cantik sih tapi jika seperti itu aku rasa tuan muda tidak akan mau mendekat, sudah banyak jenis wanita seperti itu di dekat tuan muda, jika dia terus mendekat maka aku bisa mati di tangan tuan’ batin johny.


Jendela mobil terbuka, johny dengan tegak di depan pintu dan menundukkan kepalanya agar bisa melihat wajah Arthur si tuan muda yang sangat berkuasa.


“Ya tuan”


Johny cepat cepat menganggukkan kepala dan masuk ke dalam mobil.


.


Dari kejauhan terlihat violetta mengintip ke arah mobil Arthur, gadis itu bingung di tambah ketakutan dengan apa yang terjadi barusan.


“sebenarnya kenapa johny sampai keluar apa dia mencari ku? Sialan sebenarnya apa yang terjadi kenapa berbeda dari biasanya” umpat violetta kesal karena hal yang terjadi diluar dari apa yang dia ketahui.


“Sialan kenapa si clara sampai niat cari uang sih, seharusnya dia itu fokus ngejar Arthur jadi Arthur bisa jadi milik gue seperti seharusnya” gumam violetta sendiri, dia kesal karena clara sama sekali tidak mengikuti alur yang biasanya, dan clara juga tidak meminta bantuannya untuk bertemu dengan Arthur.


Karena memang seharusnya Clara meminta bantuan violetta untuk dapat membatalkan pertunangannya karena clara sangat malas bertemu dengan bapak bapak yang beda umurnya 10 tahun dari dirinya.


“dan kenapa si clara jadi pintar banget apa memang sejak awal si clara itu pintar?” selidik violetta.


...🍻🍻🍻🍻🍻...


Di dalam mobil tampak Arthur masih berwajah masam, dia sama sekali tidak mengeluarkan suara apapun, “tuan muda kenapa tadi tidak langsung saja mengatakan nama asli wanita itu?” tanya johny dia berharap Arthur bisa sedikit berbaik hati padanya.


“Aku masih belum tau apa alasan dia berbohong padaku, kenapa clara yang asli tidak mengenalku dan yang mengenalku malah wanita tadi, dan kenapa dia tau sekali mobilku sementara clara sama sekali tidak mengenal mobil milikku, kau sudah dapat info tentangnya john?” sindir Arthur.


“maaf tuan sampai sekarang saya tidak tau info apapun, bagaimana jika nona clara sendiri yang membongkar rahasianya tuan? Bisa saja nona meminta sahabatnya untuk mendekati tuan dan menghancurkan perjodohan dirinya” ujar Johny.


“jadi maksudmu clara sendiri yang menyuruh sahabatnya mendekatiku?”


“ya tuan bagaimana jika seperti itu?” celetuk johny.


“apa aku sejelek itu sampai clara berusaha membatalkan pertunangan kami?” ujar Arthur dengan suara sedikit tinggi.


Johny mengulum senyumnya sebenarnya dia hanya menguji Arthur tentang pertanyaan tadi dia ingin liat reaksi Arthur kalau memang clara sendiri yang mengatur untuk menghancurkan pertunangannya. Clara terlihat seperti gadis mandiri dan penuh persiapan siapa yang menyangka gadis 17 tahun mampu untuk membuat obat ciptaannya sendiri, dan berani memperkenalkan dirinya tanpa berbohong pada orang yang lebih tua darinya.


Johny salut dengan keberanian Clara yang datang dengan berbekal hanya dengan beberapa lembar proposal untuk membuat obat. Dia gadis yang penuh persiapan, dan bisa saja ada kemungkinan yang dikatakan johny tentang violetta itu benar. Maka dari itu johny ingin melihat reaksi Arthur apa dia akan marah pada clara atau memaafkan gadis kecil itu.


“sejak pertemuan saja sudah jelas kalau clara menghindari pertunangan itu tuan”


“ya kau benar, tapi aku tidak akan mau melepaskan dia” ujar Arthur.


...🧃🧃🧃🧃🧃...