
“oohhh, terus tante mau apa dengan semua itu?” tantang clara.
Helena melotot mendengar jawaban Clara, “kamu gak marah , cemburu atau apalah itu” geram Helena.
“ngapain? Udah aku bilang itu cuma masa lalu, udah deh tan gak usah ngomongin masa lalu yang belum tentu benar kenyataannya, kalau memang tante dan Arthur ada hubungan, kenapa Arthur lebih memilih aku sekarang? Tujuan tante itu sudah kelihatan, jangan nganggap aku seperti anak kecil deh, dan peringatan tante gak bakal bisa dapat rekaman yang sesuai apa yang tante inginkan, karena ara tidak akan membuat hal itu terjadi” ucap clara tegas, gadis itu berjalan menuju pintu keluar.
“tolong tante pergi atau aku akan lapor pada Arthur kalau tante mencoba memanas manasi hubungan aku dan Arthur agar hancur” usir clara.
Helena dengan wajah yang cemberut dan marah melangkah pelan menuju pintu keluar. “gak akan aku biarkan kalian menikah” ancam Helena sebelum keluar.
“silahkan kalau bisa menghalangi, aku akan menghancurkan kepercayaan diri tante, oh ya ngomong ngomong tante cocok kok dengan chris, Arthur sudah bilang kalau tante itu sebenarnya suka dengan chris” ledek clara dengan tawa kecilnya.
Helena semakin menatap marah pada clara.
“jangan marah gitu tan, salah sendiri kalau mau dekati cowok itu bukan dengan cara bohong seperti itu, jelas Arthur akan langsung pasang tembok yang tinggi untuk tidak melewati batas karena chris adalah sahabatnya, selamat menikmati hasil kebohongan tante” clara melambaikan tangannya lalu langsung menutup pintu kamarnya dengan kencang.
Clara langsung memegangi jantungnya begitu pintu sudah di tutup, “oh my god, bisa juga aku bertingkah layaknya antagonis, habis ini apa lagi ya rencana si nenek sihir itu” clara mengingat ingat cerita novel yang sudah lama dia baca, baginya novel itu masih memberikan banyak sekali bantuan, walau awalnya banyak yang melenceng mungkin karena kehadirannya dalam tubuh clara, tapi tentang Helena yang akan mengganggu hubungan mereka berjalan sesuai alur cerita, hanya saja di sini, clara tidak mau mengikuti violetta yang lemah lembut untuk menerima semua kebohongan Helena.
Clara banyak berubah karena penghianatan dari sahabat dan tunangannya, dia tidak mau jadi gadis bodoh yang mudah untuk dibohongi.
...🍾🍾🍾🍾🍾...
Malam itu Arthur sengaja mengajak clara untuk makan malam bersama teman temannya di resort yang baru dia beli, Arthur memang tampak sibuk melihat interior hingga melihat daftar menu makanan dan minuman yang di sajikan di resort nya, selama Arthur sibuk, clara ditinggal Cuma bertiga bersama Helena dan Chris yang memang tujuan mereka di sana untuk liburan berbeda dengan Arthur yang harus ke dapur dan sudut sudut resort untuk melihat semuanya lebih jelas.
“ini pesanannya nona, tuan” seorang pelayan datang memberikan minuman di hadapan clara, chris dan Helena.
“saya belum memesan apapun” ujar chris.
“ohh tapi ini adalah sample yang di suruh tuan Arthur untuk kalian coba” ujar pelayan itu lagi.
“baik makasih” ujar Helena, gadis itu mengulum senyum melihat tiga minuman yang ada di hadapannya, “karena kamu masih dibawah umur, jadi 2 minuman berakohol ini untuk kami ya, kamu minum jus jeruknya saja clara” Helena menyodorkan minuman berwarna kuning itu pada clara.
Clara hanya mengangguk dan tersenyum seadanya untuk membalas kebaikan Helena, ‘dia pikir aku gak tau apa yang kamu masukkan ke dalam gelas minumanku, di cerita habis meminum minuman yang diberikan oleh pelayan, violetta akan tampak mengantuk, setelah itu dia di antar helena ke kamar, dimana Helena mempersiapkan cowok pilihannya untuk masuk ke dalam kamar inap violetta.
Memang mereka tidak sampai memperkosa violetta karena beberapa jam kemudian, Helena masuk bersama Arthur dan disitulah Arthur marah besar karena violetta hanya mengenakan pakaian dalam tidur bersama pria yang tidak menggunakan apapun.
“belum haus” jawab clara singkat, gadis itu sibuk memainkan ponselnya tidak mau menatap Helena sama sekali.
“minum aja ra dikit, soalnya ini kan sample, jadi Arthur bisa tau rasanya minuman di sini enak atau tidak” desak Helena.
Clara menghentikan permainan gamenya dan menatap Helena dengan mata memicing, “dari mana pun orang pasti sudah tau rasa jus jeruk itu seperti apa, gak ada yang special gitu gitu aja rasanya, lagian ara gak suka jus jeruk, tante aja yang minum kalau mau kasih saran ke Arthur” sindir clara.
“Aku ini udah minum, aku Cuma suruh minum dikit, jeruk walaupun sama rasanya tetap saja ada yang keasinan atau kemanisan, itu yang harus kita nilai” amuk Helena.
“udah udah, jangan berdebat, biar aku aja yang minum kalau ara gak mau kasih saran” sela chris.
Helena langsung menahan tangan chris yang mau mengambil gelas minuman clara, “ini punya dia, kamu kan sudah punya minumanmu sendiri” Helena berusaha menahan chris yang ingin mengambil minuman clara.
Chris menggeleng dan menepis pelan tangan Helena yang menahannya, ”udah jangan bertengkar, gak masalah aku minum dua atau tiga, in ikan sample untuk dirasa dan di beri saran, kamu gak masalah kan ra?” tanya chris.
Clara tersenyum dan mengangguk cepat, “gak masalah silahkan” ujar clara bahagia. ‘mampus lo nenek lampir yang tidur sekarang adalah chris, mana bisa pisang makan pisang’ batin clara tertawa.
Chris meneguk setengah gelas jus jeruk milik clara, kening pria itu berkerut saat merasakan rasa jus jeruknya, “kok agak aneh ya rasanya” gumam chris.
‘jelas agak aneh, orang pakai obat tidur di dalamnya, bagi sebagian dokter mereka akan mudah mengetahui rasa obat yang dimasukkan ke dalam minuman, makanya chris bisa tau minumannya berasa aneh’ batin clara.
“len, kamu juga coba rasa deh, rasanya kok aneh ya” chris menyodorkan minuman itu pada Helena, tapi dengan cepat Helena menggeleng dan mendorong gelas minuman itu hingga terjatuh. “Len! Kamu apa apaan sih” gerutu chris kesal, chris segera memanggil pelayan untuk membersihkan pecahan kaca yang berserakkan di situ.
.
Hanya beberapa menit setelah meminum minuman milik clara chris mulai merasa mengantuk, sepertinya reaksi obat yang ada di dalam gelas itu mulai bereaksi.
“kenapa kak?” tanya clara basa basi.
“si Arthur kok lama banget ngurus resort nya, aku tiba tiba ngantuk banget ini, rasanya mataku berat banget_” ucapan chris terhenti karena pria itu sudah tidak bisa menahan rasa kantuknya, mungkin karena dosis obat tidur yang diberikan Helena sangat besar dan kuat, makanya chris langsung tertidur begitu minum beberapa menit.
“ahhh kuat banget reaksinya, sekarang tante helen, mau bawa kak chris ke kamar dan dipasangin dengan pria yang sudah tante siapkan gak?” sindir clara.
...🥤🥤🥤🥤🥤...