The Reason I Became Villian

The Reason I Became Villian
24. Dipaksa Menerima


Arthur ingin rasanya berteriak keras, dia kira clara akan terpengaruh pada dirinya apa lagi dia sudah menawarkan seluruh hartanya, tapi ternyata gadis itu tetap menolaknya.


“ayolah ra~ kamu harus tanggung jawab karena membuat otak mas hanya di penuhi oleh dirimu, dan karena itu pekerjaan mas hancur, mas tidak bisa berhenti memikirkan mu” bujuk Arthur.


Clara menggelengkan kepalanya, “itu tidak mungkin, masih banyak wanita yang lebih dariku, mas pasti akan tergoda” ujar clara, karena masa lalunya clara masih takut untuk percaya pada pria, tapi dalam hati kecilnya clara ingin menerima tawaran itu, siapa yang tidak tertarik di tawari seperti itu dan tidak ada kerugian padanya apa lagi pria yang menawarinya itu sangat tampan dan rupawan.


Clara bersumpah mungkin dia akan memilih cowok itu dari pada tunangannya, karena memang dia belum bertemu dengan tunangannya.tapi clara yakin wajah pria itu cocok menjadi pemeran utama dalam sebuah novel, dan itu berarti akan banyak wanita yang menggoda.


“Tidak akan, aku tidak akan tergoda oleh wanita manapun, aku sudah tergila gila padamu, bahkan aku tidak tertarik sama sekali dengan sahabatmu walau aku sudah melihat wajahnya” bujuk Arthur lagi.


“mas siap menerima perubahan sikapku?” tanya clara akhirnya gadis itu terbujuk juga.


“perubahan sikap?” beo Arthur.


“iya, clara kalau sudah suka sama cowok, clara akan seperti psikopat, clara akan sangat menyebalkan dan menyusahkan dari clara yang sekarang, clara akan menempel terus dan menghubungi terus sampai mas mungkin akan bosan dengan sikap protektif clara, bahkan clara bisa marah dan cemburu hanya karena mas bicara pada wanita lain, apa siap” tantang clara.


“hmm tentu saja mas siap, mas juga seperti itu” ujar Arthur.


“clara pernah dulu di khianati oleh pria makanya clara tidak akan pernah melepaskan pria yang sudah clara sukai, clara akan bersikap bar bar pada siapa saja yang berusaha mendekati mas, apa mas yakin?” tantang clara sekali lagi.


“yakin, jadi kamu terima tawaran ini?” tanya Arthur.


Clara menghela nafas sedikit lebih panjang, “baiklah clara terima, tapi izinkan clara untuk memutuskan pertunangan clara”.


Arthur menggeleng, “itu tidak perlu”.


“kenapa?”


“nanti kamu akan tau begitu bertemu dengan tunanganmu, berarti kita resmi berpacaran sekarang?” tanya Arthur sambil merentangkan tangannya lebar lebar.


“iya, tapi itu apa maksudnya merentangkan tangan” tanya clara heran.


“pelukan sayang, pelukan tanda jadian” ujar Arthur.


Clara menggeleng dengan cepat, “gak mau, kata daddy kalau belum menikah gak boleh peluk kan di dalam ruangan yang sepi” tolak clara.


Arthur hanya bisa memeluk dirinya sendiri, “baiklah kali ini aku pasrah tapi 3 bulan lagi kita menikah dan kamu tidak bisa lepas dari pelukanku”.


“lah kok gitu, clara masih sekolah, menikahnya setelah selesai sekolah dong” ujar clara.


“gak bisa sayang, perjanjiannya menikah setelah 3 bulan berpacaran, pernikahan yang hanya diketahui keluarga saja dulu, baru setelah kamu lulus kita rayakan besar besaran”.


“kalau gitu batal taruhannya” tolak clara.


“ohh tidak bisa, semua percakapan kita sejak awal sudah direkam dan itu sudah menjadi kontrak kita sejak kamu menyetujuinya” Arthur mengeluarkan pena yang biasanya digunakan mata mata untuk merekam, sama seperti alat rekam yang johny punya.


Clara hanya bisa bengong dengan apa yang Arthur lakukan, pria berkuasa emang hebat, apa karena itu dia bisa tertipu oleh clark.


“baiklah ada kemungkinan aku tidak jatuh cintakan, jadi kita tidak perlu menikah” kekeh clara.


“ayo coba saja, ini sudah jam pulang, jadi saya permisi pak dion” pamit clara.


Arthur tersenyum dan bersorak bahagia karena dia berhasil berpacaran dengan clara.


.


Johny masuk ke dalam ruangan Arthur, dan pria itu geleng geleng kepala dengan tingkah Arthur yang terus tersenyum senyum sejak clara keluar dari ruangannya.


“Ohh john! ayo high five” seru Arthur sambil mengangkat tangannya dan melakukan tos dengan johny.


“apa ada yang membuat anda bahagia tuan?” tanya Johny.


Arthur kembali tertawa dan tersenyum seperti orang gila, “hmm, aku berhasil john, dia berhasil masuk ke dalam jebakanku” ungkap Arthur.


“maksud anda, anda berhasil mendapatkan nona clara tuan?” ralat johny.


“ya begitulah, dia mengatakan dia akan sangat protektif pada orang yang dia sukai dan dia akan menjadi psikopat untuk melindungi orang yang dia sukai, tapi dia tidak tau john siapa psikopat sebenarnya” Arthur mulai tertawa keras.


Sementara Johny hanya bisa bersimpati dengan clara, telah masuk dalam perangkap yang dibuat oleh tuan mudanya, ‘semoga anda bisa bertahan nona clara’ doa johny dalam hati.


“john, carikan aku nomor baru nomor itu sudah di ketahui oleh si wanita penguntit itu, aku tidak mau berhubungan dengan dia lagi” perintah Arthur.


“nomor baru tuan? Bagaimana dia bisa mendapatkan nomor telepon tuan?” tanya johny kebingungan.


“entah lah, sepertinya ada mata mata di dalam sini” sindir Arthur.


“saya tidak pernah membagikan nomor tuan pada siapapun, bahkan saya tidak menyimpan nomor ponsel tuan, saya menghafalnya di dalam kepala saya” ujar johny.


“entahlah, john, dia wanita yang mengerikan, tau semua hal yang sangat rahasia tentangku” keluh Arthur.


...🍷🍷🍷🍷🍷...


“Violet! Kenapa nilai kamu turun lagi! Kamu taukan kamu adalah pewaris daddy satu satunya, kalau nilai kamu turun terus kamu tidak akan bisa masuk ke universitas kedokteran!” omel daddy violetta.


Violetta hanya bisa diam mendengarkan setiap omelan dari orang tuanya. Setelah lama di marahi akhirnya gadis itu kembali masuk ke dalam kamarnya.


‘sialan sama saja di manapun selalu sama saja, liat saja saat aku menikah dengan Arthur aku akan meninggalkan kalian dan aku akan bahagia sendiri’ umpat violetta dalam hati.


Dia kembali menghubungi Arthur tapi ternyata nomor Arthur tetap mati dan tidak bisa dihubungi seperti sebelumnya.


“ini kenapa sih, seharusnya Arthur menghubungiku balik dan berusaha bertemu denganku! Sebenarnya apa yang terjadi, Arthur harus bertemu dulu dengan clara sebelum dia memutuskan untuk memilihku dan saat itu aku baru bilang bahwa clara yang menyuruhku berpura pura menjadi dirinya, maka Arthur akan langsung memutuskan pertunangan dan memilihku” gumam violetta dengan suara pelan.


“kamar ini kenapa penuh sekali dengan buku, aku akan mengubah tata letak kamar ini” gerutu violetta saat melihat kamarnya yang dipenuhi rak buku tentang kedokteran.


“katanya hilang ingatan tapi kenapa dia masih mengingat dirinya ingin menjadi dokter dasar pembohong, dengan wajah itu dia tidak akan bisa mendapatkan perhatian Arthur” violetta tersenyum menatap tampilan dirinya di depan cermin.


...☕☕☕☕☕...