
“tuan muda sekarang kita kemana?” tanya johny pada Arthur yang sedang mengelus rambut clara yang sedang tertidur di pangkuannya, tadi clara sibuk menceritakan novel tentang kehidupan violetta dan Arthur yang clara baca, hanya versi dimana clara evania adelio menyuruh violetta yang menggantikan dirinya untuk datang ke acara pertemuan dengan Arthur.
Capek bercerita gadis itu tertidur dan menjadikan bahu Arthur sebagai sandarannya, Arthur yang kasian dengan posisi tidur clara jadi membaringkan gadis itu ke pangkuannya, hingga johny kembali ke dalam mobilnya.
“ke rumah clara, kasian dia terlihat kelelahan” ujar Arthur. Arthur sejak tadi diam dan menatap wajah clara yang tertidur.
“tuan sepertinya nona clara dan nona violetta telah di tipu oleh seorang peramal nasib makanya mereka berpikir tuan adalah milik violetta” ujar johny dengan suara pelan karena tau clara yang sedang tidur.
“hmmm, entah lah john aku tidak tau, apapun takdir yang mereka katakan aku tidak akan melepaskan wanitaku, hanya menunggu beberapa bulan lagi aku akan menikah dengan clara, dan aku tidak akan melepaskannya” ujar Arthur.
Pria itu tidak peduli dengan novel atau apapun yang clara ceritakan padanya, karena hatinya hanya memilih clara, tapi kalau sesuai cerita novel Arthur bisa merasakan kenapa pria di novel menyukai violetta, dari pada clara.
“tapi tuan bukannya nona clara masih terpaku dengan takdir yang dia katakan” sanggah johny.
“aku sudah bilang bukan, aku tidak peduli dengan takdir itu, karena yang aku cintai itu adalah clara, bukan violetta” ucap Arthur tegas tidak terbantahkan, “bagaimana kau mengurus wanita itu?” tanya Arthur.
“dia marah besar dan mengamuk mencari anda dan nona clara, tapi karena tidak kunjung menemukan anda dia akhirnya pulang menggunakan taksi, wanita itu terus mengumpat tentang takdir Arthur yang bersama violetta, sepertinya karena peramal itu violetta tau tentang anda tuan Arthur” ujar johny lagi,pria itu memang tidak mendengarkan cerita clara jadi dia tidak tau cerita novel yang sebenarnya.
“bukan karen itu, tapi karena hal lain, tapi yang anehnya clara sendiri tidak mengenali wajahku karena itu hanya sebuah cerita tanpa gambar, tapi kenapa wanita itu mengenaliku?” gumam Arthur pelan.
Ucapan ambigu Arthur semakin membuat johny bingung tapi pria itu tidak berani bertanya pada Arthur tentang ucapannya tadi.
...🥂🥂🥂🥂🥂...
“Arthur bagaimana pertemuan mu dengan clara? Apa kamu mau melanjutkan pertunangan ini?” tanya daddy Arnold pada putranya, saat ini mereka sekeluarga sedang menikmati makan malam bersama di rumah.
“Tentu saja, bahkan Arthur akan menikah dengan clara beberapa bulan lagi” ujar Arthur.
Kedua orang tuanya berhenti menggerakkan tangan mereka, kini meraka saling tatap lalu menatap putranya horror, “kamu memper_kosa gadis itu?” tuduh mommy Jovita yang telah salah paham dari maksud ucapan Arthur.
“tidak! Bahkan Arthur tidak bisa mencium clara lagi, gadis itu sangat sulit Arthur dapatkan hatinya, tapi Arthur membuat taruhan dengannya, dan sudah pasti taruhan itu Arthur yang menangkan, dan dia akan menjadi milik Arthur secepatnya” ralat Arthur.
“nak dia masih SMA sebentar lagi dia naik kelas 3 dan kamu mau menikah dengannya yang masih SMA? Apa dia mau” tanya mommy Jovita tidak percaya.
“Tentu saja mau, Arthur memaksanya untuk menerima taruhan” ujar Arthur tanpa merasa bersalah sekalipun.
Mommy Jovita hanya bisa menghela nafas panjang dan geleng geleng kepala, “anak sama bapak sama aja, untung Cuma satu, bisa bahaya kalau ada banyak copy an yang seperti ini” gumam mommy Jovita pelan.
Daddy Arnold yang mendengar gumaman istrinya justru tertawa keras, memang benar yang di katakana istrinya, dulu dia memaksa Jovita menikah dengan ancaman dan taruhan, padahal dia tidak pernah menceritakan pada Arthur tentang itu tapi memang dasarnya otak bapake jadi mau gimana juga pasti sifat bapak turun ke anak.
“bukan perjuangan honey, tapi paksaan dalam kasus kalian berdua” ralat mommy Jovita.
“Itu tetap perjuangan sayang, berjuang agar kamu jatuh cinta padaku, dan akhirnya dapat juga kan” balas daddy Arnold.
“udah udah, art gak mau dengar kisah romantis kalian, pokoknya siapkan pernikahan art 3 bulan lagi, harus serahasia mungkin soalnya clara tidak mau sampai teman teman sekolahnya tau” ujar Arthur.
“tapi sayang, kalau mau rahasia mending kalian nikah setelah clara lulus jadi gak perlu pakai rahasia, kasian clara harus punya suami di umur yang masih sangat muda” kata mommy Jovita.
Arthur menggeleng cepat, “tidak bisa mom, mommy mau punya cucu duluan sebelum Arthur menikah? Atau punya cucu setelah Arthur menikah, art hanya bisa bertahan dalam 3 bulan untuk tidak menyentuh clara, lebih dari itu masa expired habis, dan art tidak akan menahan diri untuk menyentuh milik art, mau itu sudah menikah atau belum, jadi terserah mommy pilih yang mana” ancam Arthur.
Mommy Jovita menepuk keningnya sambil geleng geleng kepala, “emangnya makanan pakai masa expired, punya anak bujang susah amat ya, disuruh cari pasangan jadi kasian anak orang, gak disuruh cari pasangan anak mommy jadi bujang lapuk, jadi serba salah jadinya” lirih mommy Jovita.
“salahkan daddy yang memberi benih mom, semua sifat art kan berasal dari benih daddy” kekeh Arthur sambil berlari ke kamarnya karena sudah selesai dengan makan malamnya.
“eehhhh biji kecebong! Kenapa jadi salahkan daddy!” protes daddy Arnold.
“gak tau pokoknya salah daddy yang memberikan benih!” teriak Arthur dari arah tangga.
Mommy Jovita menghela nafas panjang, “makanya di depan anak itu harusnya memberi contoh yang baik, nah liat Arthur semua salah daddy, pokoknya hari ini daddy libur olahraga malam” omel mommy Jovita.
“lah honey~ itu salah biji kecebong bukan salah bapaknya” protes daddy Arnold.
...🍹🍹🍹🍹🍹...
“ini makan yang banyak sayang” mommy quenby meletakkan banyak ikan dan sayuran kedalam piring clara.
“mom, ini kebanyakkan, nanti ara gendut” protes ara.
“siapa yang bilang kamu bakalan gendut, makan aja, kamu itu kurus banget sayang” paksa mommy Quenby.
Sedang asik makan bersama tiba tiba satpam yang menjadi di depan pagar rumah datang, mengabarkan bahwa sahabat clara datang ke rumah mereka, siapa lagi kalau bukan violetta, dulu memang gadis itu sering menginap di rumah clara karena keluarganya sering pergi keluar kota, jadi violetta sering menginap di rumah clara, tapi sejak kecelakaan gadis itu tidak pernah menginap lagi.
“udah makan vi? Sini ikut makan” ajak mommy quenby yang memang selalu baik pada teman teman clara.
“iya mom” jawab violetta sambil duduk di sebelah clara, clara sendiri bersikap biasa saja dengan kedatangan violetta, karena dia tidak mungkin mengusir gadis itu di depan keluarganya, sementara itu keluarganya tau kalau dia dan violet adalah sahabat sejak kecil.
...🍺🍺🍺🍺🍺...