Sang Penakluk Wanita (System Playboy)

Sang Penakluk Wanita (System Playboy)
Bab 72


Satu hari berlalu.


Bryan dengan perlahan membuka matanya, dia sedikit terkejut begitu menyadari bahwa dirinya kini berada di sebuah kamar, tepatnya sebuah kamar dirumahnya sendiri yang begitu sederhana.


Setelah bertarung dengan Jordan, Bryan baru kali ini sadarkan diri, dari semenjak kemarin dia masing pingsan, karena luka yang ada ditubuhnya cukup dalam dan parah.


Bryan sangat bernafas lega, dia pikir dia akan mati karena tubuhnya telah terluka parah, tapi ternyata dia masih diberikan kesempatan untuk bisa tetap bertahan hidup, walaupun tubuhnya terasa sedikit melemah, dan wajahnya masih sedikit pucat.


Bryan segera mengecek semua tubuhnya, seharusnya ada banyak luka sayatan pedang ditubuhnya, apalagi dia masih teringat ketika pedang milik Jordan telah menembus perutnya, rasanya sungguh menyakitkan. Bryan nampak tercengang karena semua luka itu sudah tidak ada, tubuhnya terlihat bersih.


"Mengapa semua luka aku hilang?" Bryan mengatakan hal tersebut dengan penuh tanda tanya.


Kemudian sistem menjawab.


[Karena Tuan kemarin sudah menyelamatkan banyak nyawa, sehingga sistem telah memberikan Tuan bonus.]


Mungkin Karena kemarin situasinya genting, sehingga sistem pun tidak sempat menyebutkan bonus apa saja yang didapatkan oleh Bryan. Sistem juga pasti ada berusaha keras untuk bisa menyelamatkan tuannya.


"Bonus apa saja yang aku dapatkan?" Bryan mengatakannya sambil memegang dadanya, mungkin ada sedikit rasa ngilu dibagian sana, walaupun lukanya telah hilang ditubuhnya dia itu. Tapi dia juga penasaran dengan bonus yang diberikan oleh sistem.


Sistem pun segera menjawab pertanyaan dari Bryan.


[Jumlah dana yang Tuan miliki dikalikan dengan angka usia Tuan.]


"Wae!" Bryan tercengang mendengarnya.


[Selain itu, Tuan juga mendapatkan 20 pil penyembuh luka, tubuh Tuan banyak sekali yang terluka, sehingga tersisa 10 pil lagi.]


Bryan lagi malas berhitung, dia menjadi penasaran dengan jumlah dana yang dia dapatkan sekarang telah menjadi berapa.


"Cek statusku!"


[Baik, Tuan.]


[Nama: Bryan Juan Pratama


Usia: 27 tahun


Tinggi Badan: 180 cm


Berat Badan: 71 kg


Ketampanan: 120


Pesona: 115


Kekuatan: 80


Kemampuan: Berlari cepat (permanen), tahan api (permanen), kekebalan tubuh (permanen), pukulan luar biasa (permanen)


Pil Penyembuh Luka: 10


Senjata: Pedang ultra


Dana: 583.896.600.000.000


Level: 4]


Bryan sedikit menggelengkan kepalanya, dia memiliki uang sebanyak itu untuk apa saja, hampir sama dengan kekayaan yang dimiliki olehnya selama dia masih hidup.


Bryan sudah tahu pasti sistem lah yang menyelamatkannya kemarin, dia pun berkata dengan kesungguhan hatinya kepada sistem. "Terimakasih sudah menyelamatkan aku."


[Sudah menjadi tugasku untuk mengabdi padamu, Tuan. Hanya saja sistem bukan dewa, memiliki keterbatasan tertentu. Iblis yang ada di tubuh Jordan memang sangat kuat, hanya Tuan yang bisa mengalahkannya jika kekuatan Tuan sudah penuh.]


"Iya, aku pasti akan berusaha keras untuk mengalahkannya, lalu dimana para anggota Nightmare?" Bryan juga sangat mengkhawatirkan keselamatan para anah buahnya.


Bryan sangat bernafas lega karena tidak ada korban jiwa diantara semua anak buahnya.


Kemudian Bryan mencium aroma wangi masakan, rupanya ada seseorang yang sedang memasak di dapur, membuat perutnya langsung bereaksi meronta-ronta ingin segera diisi.


"Siapa yang memasak?" gumamnya sambil mengusap-usap perut kotak-kotaknya.


Sistem mencoba mengingatkan kembali perjanjian Bryan dengan Angel.


[Tuan pasti lupa, bukankah Tuan menyuruh target kelima untuk beres-beres di rumah dan memasak untuk Tuan?]


Bryan memelototkan matanya, "Jadi dia yang memasak?"


[Iya, Tuan. Bukan hanya itu, dia juga orang yang telah merawat Tuan dari kemarin.]


"Wah, ternyata dia memiliki jiwa yang lembut juga." Bryan pikir Angel tidak akan peduli padanya.


[Seperti itulah wanita, sangat sulit untuk ditebak, Tuan.]


Karena itulah sistem tidak memiliki kamus untuk mendeskripsikan tentang sikap ataupun kode tersembunyi dari wanita, makanya sistem hanya bisa menerawang berbagai ukuran yang ada di diri wanita.


[Waktu tersisa tinggal dua hari lagi. Gunakanlah waktu sebaik mungkin untuk menjadi penakluk wanita yang sejati.]


Ya, waktu tersisa dua hari lagi, Bryan tidak tahu apa dia bisa menaklukkan Angel atau tidak.


Bryan segera keluar dari kamarnya, dia melihat Angel yang sedang menyiapkan makanan untuk sarapan pagi mereka. Bryan nampak terperangah melihat penampilan Angel, ternyata wanita tersebut bisa berpenampilan feminim juga, sesuai dengan seleranya.


"Akhirnya kamu sudah bangun, Juan. Aku memasak yang banyak untukmu." Angel mengatakannya sambil tersenyum manis.


Bryan menjadi salah tingkah, "Emm... iya. Terimakasih sudah merawat aku dari kemarin. Aku coba masakan kamu ya?"


Angel masih tersenyum, dia menganggukkan kepalanya, "Iya, coba aja."


Bryan pun segera duduk, ada lima jenis lauk yang dimasak oleh Angel, Bryan ingin mencoba dimulai dari rendang sapi dulu, begitu dia memasukkan daging sapi tersebut ke dalam mulutnya, mata Bryan langsung membulat, masakan Angel adalah masakan teraneh yang pernah dia makan.


Angel, adalah target yang paling unik diantara semuanya, padahal dia wanita tapi tidak pandai melakukan pekerjaan wanita.


"Bagaimana rasanya?" tanya Angel, dia sendiri tidak memiliki keberanian untuk mencoba masakannya sendiri.


"Emm... e-enak." Bryan terpaksa berbohong, karena ini adalah pengalaman pertama Angel dalam memasak, sehingga Bryan ingin menjaga perasaannya, padahal sebenarnya dia ingin sekali memuntahkan semuanya, sampai wajahnya nampak memerah.


Angel sangat senang mendengar pujian dari Bryan, dia pun memasukkan banyak lauk ke piring milik Bryan. "Baguslah kalau enak, makan yang banyak ya, habiskan semuanya!"


Bryan menjadi mual melihat semua masakan Angel, sangat teramat aneh, ingin sekali dia protes, tapi dia mengurungkan niatnya ketika melihat Angel sedang mengusap-usap pistol miliknya dan mencium ujung pistol tersebut.


Sepertinya jika dia mengatakan 'Masakan kamu tidak enak,' dia akan langsung kena dor, karena target memang bisa melukai pemilik sistem.


[Sebagai seorang penakluk wanita, Tuan memang harus pandai dalam menjaga hati perempuan, karena itu sistem memberikan bonus kapal pesiar seharga 20 Triliun untuk Tuan.]


Juan nampak terperangah ketika menerima hadiah dari sistem secara tiba-tiba.


[Tuan bisa menggunakan kapal pesiar tersebut untuk liburan bersama target, gunakan waktu sebaik mungkin untuk menaklukkan hati target.]


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Promosi Novel Tamat (Hanya 30 bab)...


Ini cerita tentang sebuah pulau yang penghuninya zombie semua.


Hingga suatu hari ada beberapa korban kecelakaan pesawat yang selamat dari ancaman maut dan terdampar di pulau zombie.


Bukannya mendapatkan pertolongan disana, tapi malah mati satu persatu diserang makhluk yang mengerikan itu.


Akankah ada yang selamat?