Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang

Saat Sang Malam Dituntut Menjadi Siang
Bab 34


Suasana sarapan pagi ini terasa sedikit berbeda bagi Lily karena hari ini bukan kedua orang tua gadis itu yang terlihat duduk bersamanya dimeja makan,melainkan Anan sang sepupu.Menu sarapan kali ini juga sedikit berbeda,tidak ada roti tawar selai strowbery seperti biasanya melainkan sepiring nasi goreng hangat dengan satu telur mata sapi setengah matang diatasnya.Lily yang melihat menu sarapan hari inipun langsung tersenyum senang,akhirnya dirinya setidaknya bebas hari ini dari roti tawar dengan selai strowbery.


"Gue tadinya mau bilang sama bibik buat dibikinin sarapan roti aja,tapi gak jadi dan diganti dengan ini karena gue liat cuma ada selai strowbery dirumah ini.Gue inget lo gak suka banget sama yang berbau strowbery"ujar Anan kepada Lily saat melihat senyuman senang dari sepupunya itu.


"Syukur deh lo inget,jadi hari ini gue bebas dari yang namanya strowbery"ujar Lily kepada Anan, setelah mengatakan itu Lily langsung mulai menyantap menu sarapannya dengan senang hati dan tanpa rasa dongkol dihatinya.


"Gue liat liat isi kulkas juga isinya susu strowbery semua,lo gak pernah minta sama mama lo buat beliin susu kotak rasa varian lain yang lo suka gitu?"tanya Anan kepada Lily,Sembari sarapan ia sengaja mengajak sepupunya itu untuk mengobrol.


"Males,palingan nanti gak dihirauin juga kayak biasanya.Malah mengundang kata kata yang menusuk hati aja,lagian selama ini mereka juga gak tau kalau gue gak suka banget sama yang namanya strowbery"saut Lily,cara bicara gadis itu terdengar santai namun tentu Anan tau kalau itu hanya kamuflase saja.


"Yaudah kalau gitu gue aja nanti yang beliin lo susu kotak varian rasa yang lain"ujar Anan.


"Gak usah repot repot,gue udah gede kali jadi gue bisa beli sendiri"saut Lily.


"Yaudah deh terserah lo aja"ujar Anan tak memaksa kali ini,Setelah itu keduanyapun meneruskan kegiatan sarapan mereka sampai selesai


Setelah selesai sarapan,Lily langsung berniat untuk langsung berangkat kesekolah namun dihentikan oleh Anan.


"Lo mau mau langsung berangkat?obat lo udah diminum?"tanya Anan pada Lily.


"Obat gue abis dan belum gue beli lagi"jawab Lily.


"Sejak kapan habisnya?dan kok gak belum beli?"tanya Anan,Lily menghela nafas mendengar sepupunya yang mulai lagi kumat cerewetnya.


"Dari dua hari yang lalu,gue males kerumah sakit"jawab Lily dengan santai.


Alan terlihat sedikit kesal melihat bagaimana santainya sepupunya ini saat mengatakan kalau obatnya abis,


apa Lily lupa ingatan tentang seberapa penting obat itu bagi kesehatan dirinya sendiri.


"Pulang sekolah lo jangan keluyuran kemana mana,kita pulang bareng dan langsung kerumah sakit beli obat lo.


Kalau perlu kali ini stok banyakan biar gak ada istilah habis jadi lo gak minum obat kayak sekarang,dan karena itu juga pagi ini lo harus berangkat disetirin sama gue"ujar Anan panjang lebar.


"Gak mau ah,gue mau nyetir pakai mobil gue sendiri"tolak Lily mentah mentah.


"Gak ada penolakan Ly,lo gak tau seberapa bahayanya lo nyetir mobil sedangkan lo gak minum obat sama sekali selama dua hari ini"ujar Anan tak mau dibantah.


"Nah itu poinnya,dua hari ini gue nyetir baik baik aja tuh.Gak usah alay deh Nan,lagian banyak orang yang punya masalah jantung kayak gue ini yang nyetir mobil sendiri"Lily memberikan argumentnya.


"Lo berangkat bareng gue Lily,gak ada bantahan.Kita gak tau musibah datangnya kapan"Anan tentu tak mau mengalah dengan sepupunya yang keras kepala ini,toh ini demi kebaikan sepupunya sendiri.


Dan ya akhirnya untuk kali ini sepertinya Lily yang kalah,terlihat dari cara gadis itu mengela nafas kesal.


"Buru"ujar Lily,setelah itu ia langsung melangkah terlebih dahulu meninggalkan meja makan menuju ke garasi.


Anan sendiri terlihat tersenyum senang karena berhasil menang kali ini dari sifat keras kepala sang sepupu,jarang jarang ini bisa terjadi dan tentunya butuh usaha ekstra.


Sesuai kesepakatan,Lily benar benar berangkat kesekolah bersama dengan Anan sepupunya.Gadis itu duduk dikursi belakang sendirian sedangkan Anan tentu duduk dikursi pengemudi, menjadikannya terlihat sebagai supir Lily karena posisi duduk mereka itu.


Ah iya mereka tak langsung berangkat menuju sekolah karena Anan bilang pada Lily kalau Anan harus menjemput sang kekasih terlebih dahulu karena sudah berjanji untuk menjemput,Lily sendiri tak masalah toh ini mobil sepupunya dan sebab itu pula-lah Lily memilih duduk dibelakang bukan disebelah Anan.Lily duduk dibangku belakang biar pacarnya Anan yaitu Agnes saja yang duduk disebelah Anan,ya meski disisi lain Lily tahu kalau dirinya akan cosplay jadi nyamuk nantinya.


"Pagi sayang,ayo langsung masuk aja"ucap Anan kepada Agnes sambil tersenyum manis.


"Pagi juga sayang,iya"saut Agnes pula,gadis cantik itu membuka pintu mobil dan langsung duduk disebelah kekasihnya.


Setelah Agnes masuk dan pintu telah ditutup kembali,Anan membantu kekasihnya itu untuk memakai sabuk pengaman sampai akhirnya sempat terjadi adegan tatap tatapan seperti didrama.


Ekhem...


Lily yang sejak tadi berada dikursi belakang langsung berdehem untuk menyadarkan sepasang insan itu,Anan dan Agnes yang baru ingat kalau bukan hanya mereka berdua saja yang ada didalam mobil itu langsung bubar dari posisi romantis mereka sambil salah tingkah.


"Sory Ly,gue lupa ada lo hehehe"ucap Anan meminta maaf sambil cengengesan dan masih salah tingkah.


"Kalau semisalnya gue gak ada emang kenapa?mau lo terusin itu adegan sampai adengan selanjutnya yang lebih WAW?"


Lily sebenarnya bertanya dengan nada biasa saja dan ekpresi yang juga biasa saja,tapi pertanyaan gadis itu berhasil membuat pasangan kekasih yang duduk didepannya itu semakin salah tingkah dan malu malu membuat Lily ingin menghilang saja dari bumi.


"Ya gak gitu juga Ly"ujar Anan.


"Nan jalan sekarang,lo berdua gak mau telatkan?kalau gue mah terserah"ujar Lily kepada Anan, sepupu Lily itupun langsung segera menjalankan mobil kembali meninggalkan area pekarangan rumah keluarga Agnes.


Agnes menoleh kebelakang melihat kearah Lily yang nampak bersandar pada sandaran tempat duduk dan kedua tangan dilipat kedepan perut.


"Lily suka sama susu kotakkan ya?"tanya Agnes.


"Hm,tergantung rasa apa"jawab Lily.


"Ini gue sengaja bawa dari rumah buat Lily,pilih aja rasa yang lo mau.Ambil semuanya juga malah bagus"ujar Agnes sambil menyerahkan sebuah kantong kepada Lily.


Lily langsung menerima kantong itu dan membukanya,gadis itu bisa langsung menemukan ada total 6 susu kotak yang terdiri dari 3 susu rasa  strowbery,2 rasa pisang,dan yang terakhir adalah 1 rasa coklat didalam kantong itu.Dan tentunya Lily langsung mengambil tiga diantaranya dan langsung menyerahkan kantong yang berisi tiga susu kotak sisanya kepada Agnes kembali.