Pangeran Senja

Pangeran Senja
Pembantu TAJIR untuk TUAN MUDA.


              🍂🍂 Part 54 🍂🍂


   Jatuh cinta berjuta rasanya


Biar siang, biar malam, terbayang wajahnya


   Jatuh cinta berjuta indahnya


Biar hitam, biar putih, manislah nampaknya…


Ya, rasanya lirik lagu itu pantas untuk Darren yang sedang terMinul Minul saat ini.


Tak peduli ber tompel hitam yang jelas gadis aneh bin ajaib itu harus ada di dekatnya.


Tak perduli dunia menentang yang jelas hidupnya kini terang menderang.


"Nul--, kenapa?" tanya Darren saat pembantu jadi jadiannya itu bak sebuah patung di hadapannya.


"Hah, enggak, Tuan. Saya--, saya sudah lapar," jawabnya dengan panik.


Darren yang tersenyum simpul langsung meraih tangan si Minul untuk ia genggam dan di gandeng menuju Restoran yang masih di area Hotel tempat mereka menginap. Tak ada yang berubah dari penampilan pembantunya itu kecuali baju yang di kenakan. Si Minul terlihat rapih dengan Dress yang di belikan Darren karna biasanya ia hanya memakai kaos oblong dan celana biasa saja. Padahal, Darren tahu jika bentuk tubuh gadis itu sangat menggairahkan bagi pria dewasa sepertinya.


"Hem, habis makan aku akan mengajakmu ke suatu tempat, bisa kan?"


ShaQuenna yang hatinya berdebar hebat pun hanya mengangguk pelan, tak mungkin langsung berkata tidak karna itu sebuah kesempatan untuknya, namun ia juga malu juga jika langsung mengiyakan ajakan dari Darren yang tak lain adalah majikannya saat dirinya Cosplay menjadi si Minul.


Sampai di Restoran, ternyata sang Direktur salah satu perusahaan ternama di ibu kota itu sudah reservasi sebuah tempat yang cukup privat, jangan tanya pandangan orang lain terhadap mereka berdua karna pastinya semua pasang mata terlihat tak percaya melihat Darren menggandeng seorang wanita yang jauh dari kata cantik tersebut..


"Angkat kepalamu, Nul. Jangan biasakan menunduk," titah Darren yang tahu jika pembantunya itu sedang tak percaya diri padahal yang sebenarnya terjadi si Minul hanya merasa ada firasat yang membuatnya tak enak hati hingga merasa tak nyaman padahal ada Darren di sampingnya.


Di sebuah meja yang hanya ada dua kursi yang saling berhadapan, pembantu dan majikan itu kini duduk bersama, sambil menunggu pesanan keduanya sedikit berbincang hanya untuk memecah keheningan.


"Aku harap kamu suka dengan menu makanan yang ku pilihkan ya, Nul," ucap Darren yang tahu kebiasaan si gadis aneh bin ajaib yaitu jarang sekali makan nasi yang notabene nya adalah makanan pokok orang Endonesah, terbukti semangkok bakso saja kurang lengkap rasanya tanpa sepiring nasi ( Nyindir sorangan eh..)


"Apa saja saya makan Tuan kalau sudah lapar begini," jawabnya dengan sangat jujur sebab ia belum makan apapun lagi sejak sampai di hotel, sedangkan perkara tompel sungguh sangat menguras emosinya.


"Maaf, kamu menungguku terlalu lama ya."


Si Minul hanya tersenyum simpul, meski bibirnya sedikit pucat tapi itu tak mengurangi rasa manisnya walau kadang membuat Darren merasa Dejavu ketika tak sengaja memperhatikan gadis tersebut.


"Mau nambah?"


"Hehe, enggak, Tuan. Terima kasih, ini sudah cukup kenyang nanti saya gak bisa jalan," jawab si Minul sambil terkekeh, ia malu karna makanannya tandas tak tersisa.


Darren yang ikut tertawa kecil, sungguh sangat menikmati ekspresi wajah gadis di depannya saat ini, cinta itu buta dan itu benar adanya...


Usai makan malam, seperti yang di katakan oleh Darren beberapa waktu lalu, mereka akan pergi ke suatu tempat untuk menghabiskan malam bersama. Tapi pria itu sama sekali tak memberi tahu kemana mereka akan pergi dan itu membuat Sang pembantu kesal karna harus pusing menerka di tengah rasa kantuk yang menyerang karna perut yang sudah kenyang ( Lah, kirain gue dong, Nul)


"Kamu tunggu disini ya, saya ambil mobil sebentar, " titah Darren saat mereka ada di luar lobby Hotel.


Si Minul hanya mengangguk pasrah saat ia di tinggalkan seorang diri untuk menunggu Darren kembali. Namun, bukan mobil pria itu yang datang menghampiri melainkan kendaraan lain yang ....


.


.


.


Braaaak....


               🍁 TAMAT 🍁


Dadet Dede oey 🤣


Holla Epribadeh... Haturnuhun buat pasukan GAJAH yang udah ikutin si Minul sampe part akhir ya... mashaAllah banget like, komen, vote, poin, kopi dan koinnya ( kak Syora & Eva Maria) sehat selalu dan lancar rejekinya untuk kalian Semuanya ya dalam semua bentuk perhatian yang bikin mood booster teteh setiap hari..


kok TAMAT?


Hehe, iya nih, kita coba kamar baru ya. Setelah di pikir dan banyak Bernegoisasi akhirnya teteh berani buat bikin karya baru di peraturan Ntooon yang baru ini setelah 4 bulan.. Mohon untuk tidak tabung bab karna teteh gak janji buat di lanjut sekiranya itu tidak menguntungkan, jadi selagi ada, kalian harus gercep baca, Ok..


Kapan?


Tungguin aja notifnya ya, atau kalian bisa cek Profil teteh kalau udah LAUCHING..


Babay.... sampai ketemu di lapak baru si pembantu Tajir, kalian wajib mampir kalau belum bisa moveon dengan panggilan Darren yaitu


"Nul, Minuuul--,"