My Little Secret

My Little Secret
#64


“Kau tidak percaya?” Ujar Aether sambil menatap Mia yang masih terlihat bingung itu. Aether tersenyum dan menarik Mia untuk terjun bebas bersama nya dari atap Gedung yang Mia tidak mau hitung ada berapa tingkat nya.


Mia yang tiba-tiba ditarik oleh Aether terjun auto mendapatkan kesadarannya Kembali. Dan hanya dua hal yang bisa Mia lakukan saat itu.. yakni berteriak sekencang-kencangnya sambil menutup matanya. Dia tidak peduli apakah gendang telinga Aether akan rusak karena hal ini nanti nya.


Setelah puas berteriak keras sambil menutup matanya, tiba-tiba…


“Mia!! Mia!!!” Panggil Aether sambil menepuk-nepuk Pundak Mia. “Kita sudah sampai.” Bisik Aether pada Mia yang masih merasakan kalau dirinya berada di awang-awang hamparan udara lantai atas Gedung itu menuju dasar bumi.


Mia membuka matanya perlahan. Jujur saja tubuhnya saat ini masih terasa gamang. Mia langsung menghela nafasnya ketika dia melihat kalau dia sudah berada kembali di ruangan kamarnya.


"Are you oke?" tanya Aether sambil tersenyum.


Mia langsung melepaskan tangan nya yang dipegang oleh Aether dan berkata,"kenapa kau bisa ada disini?" Mia menatap Aether dengan tatapan panik sekaligus takut.


"Seharusnya aku yang harus bertanya pada mu, kenapa kau masih ada di sini sebagai jiwa yang bergentayangan? Bukan kah aku sudah mengirimkan jiwa mu ke tubuh mu.. Kenapa kau masih disini!! Bukan nya masuk ke tubuh mu!" ujar Aether yang heran kenapa Mia masih bergentayangan sebagai hantu yang tak utuh.


Mia menatap Aether dengan penuh kebingungan."Seharusnya aku yang bertanya itu pada mu! Kau itu kurang ilmu atau apa Aether? Kenapa aku jadi crush landing gitu? Kau tahu, alih-alih masuk ke dalam raga ku, aku malah nyusep ke lantai!!!!?" sembur Mia marah.


Aether berjalan ke arah tubuh Mia yang terbaring di atas tempat tidur itu dan berkata,"Hmm coba kau masuk!" Perintah Aether dengan santai.


Mia pun menuruti perkataan Aether. Dia berjalan ke arah tubuhnya di atas ranjang itu lalu duduk di tepi ranjang besar itu. Perlahan Mia membaringkan dirinya di atas raganya. Dan tiba-tiba.....


"Apa yang terjadi??" Seru Aether panik dan langsung menarik jiwa Mia kembali keluar dari raga Mia. Sebab saat itu raga Mia bereaksi seperti orang yang kena sentrum.


"Kau baik-baik saja?" Tanya Aether yang bimbang dengan keadaan Mia.


"Ya..aku baik-baik saja." Ujar Mia sambil terhoyong-hoyong ke kiri dan ke kanan.


"Apa kau yakin?" Aether tidak merasa kalau keadaan Mia ini sebaik yang Mia katakana barusan.


"Selain merasakan baut-baut di kepala ku berterbangan, hmmm aku rasa semua nya baik-baik saja." Jawab Mia sambil mengilustrasikan dengan sangat spesifik keadaan nya saat ini.


"Maaf kan aku.." ujar Aether yang merasa tidak enak pada Mia meski dia sendiri bingung mengapa bisa raga Mia menolak jiwa Mia ketika jiwa itu ingin Kembali ke dalam raga Mia.


"Apa masih ada cara yang lain agar aku bisa kembali ke dalam raga ku?" Tanya Mia yang seperti nya tidak kapok dengan apa yang baru saja dia rasakan.


Aether menatap Mia sambil tersenyum kaku," sayang nya tidak ada. Hanya itu cara satu-satunya untuk kembali ke dalam raga mu." Jawab Aether.


"Baikah kalau begitu!" Ujar Mia lalu kembali ke posisi dia tadi ketika akan masuk ke dalam raganya.


Dengan cepat Aether menahan tangan Mia."Hei!!! Apa yang kau lakukan??! Apa kau sudah gila Mia!!!" Teriak Aether yang tak habis pikir kenapa Mia ingin mengulangi hal seperti tadi padahal dia sendiri sudah merasakan akibat nya.


*** jangan Lupa Like dan komen serta sajen kakak.....


Dan follow ig kak upe @kak.upe