Legenda Raja Kultivator

Legenda Raja Kultivator
Chapter. 061: Iblis Hati


Selesai menyantap, Xiao Chen mengedarkan pandangannya lalu bertanya kepada Yong Shu, "Guru, dimana pedangku?"


"Oh, aku menyimpannya..." Yong Shu melambaikan tangan kirinya dan muncul sepasang pedang yang mewah.


Xiao Chen yang melihat Azure Dragon Sword langsung mengambilnya, ia kemudian bangkit berdiri dan menatap altar yang jaraknya beberapa meter dari tempatnya berada.


Di atas altar tersebut terdapat tiga Kristal Energi kelas menengah, Xiao Chen berjalan mendekati dan mengambil ketiganya.


Jantung Xiao Chen berdegup kencang dan tidak sabar untuk menyerap ketiga Kristal Energi di tangannya.


"Sebelum kau menyerap Kristal Energi, sebaiknya kau mengalahkan Iblis Hatimu dulu..." Ucap Yong Shu menyarankan.


Xiao Chen sedikit memiringkan kepalanya, "Apa itu Iblis Hati?" Tanyanya penasaran.


Yong Shu menghela napas panjang sebelum menjelaskan tentang Iblis Hati kepada muridnya itu.


Iblis Hati adalah makhluk yang tidak sengaja tercipta oleh alam bawah sadar. Setiap manusia mempunyai makhluk yang bernama 'Iblis Hati' di dalam diri mereka, dan tidak semua orang bisa mengalahkan Iblis Hati mereka.


Keuntungan jika seorang kultivator berhasil mengalahkan Iblis Hati adalah jiwanya semakin kuat, ketenangannya dalam situasi apapun juga akan meningkat, dan bahkan bakat tersembunyi yang tidak pernah disadari akan terbuka.


Namun dibalik semua keuntungan itu terdapat resiko yang sangat besar, presentase kalah dari Iblis Hati jauh lebih besar daripada presentase kemenangan.


Xiao Chen termenung setelah mendengar penjelasan dari gurunya, di kehidupan yang lalu ia tidak pernah melewati fase ini bahkan dia tidak pernah mengetahui kalau ada makhluk yang bernama 'Iblis Hati' di dalam dirinya.


"Kenapa diam? Apa kau ragu mengalahkan Iblis Hatimu?" Tanya Yong Shu sambil menatap muridnya yang berdiri di dekat Altar.


Xiao Chen menggelengkan kepalanya pelan, "Tidak guru, aku hanya sedang berpikir sebentar..."


Yong Shu tersenyum tipis, "Mendekatlah..."


Xiao Chen tidak mengatakan apa-apa dan berjalan mendekati Yong Shu.


Ketika sampai, Yong Shu berdiri dan mengambil ketiga Kristal Energi dari tangan Xiao Chen, "Aku akan menyimpannya sampai kau bisa mengalahkan Iblis Hatimu..."


"Eh, kenapa?" Tanya Xiao Chen penasaran.


"Kau tidak perlu tau. Sekarang, duduk bermeditasi." Yong Shu tidak berniat untuk menjawabnya.


Sedangkan Xiao Chen langsung melakukan apa yang disuruh oleh gurunya, "Apa yang harus kulakukan selanjutnya, guru?"


"Kau hanya perlu bermeditasi, tetapi berbeda dengan yang biasa kau lakukan." Jawab Yong Shu lalu menimpali, "Fokuskan dirimu dalam bermeditasi, sampai kelima indramu berhenti bekerja. Dan ketika itu terjadi, kau akan masuk ke dalam Dunia Pikiran yang dimana Iblis Hatimu berada."


Xiao Chen mengangguk paham, "Guru, berapa lama aku harus melalui ini?" Tanya Xiao Chen penasaran.


Yong Shu mengangkat pundaknya, "Aku tidak tau, itu tergantung dirimu sendiri. Tetapi normalnya orang-orang membutuhkan waktu sampai satu tahun lebih untuk mengalahkan Iblis Hati."


"Kalau guru?" Tanya Xiao Chen penasaran.


Yong Shu mengelus dagunya lalu menjawab, "Mungkin sekitar delapan bulan?"


"Wah, hebatnya. Kalau begitu, aku ingin mengalahkan Iblis Hati kurang dari delapan bulan." Ucap Xiao Chen dengan semangat.


Yong Shu tersenyum tipis, "Bagus, pertahankan tekadmu itu. Kau tidak boleh meremehkan Iblis Hati, bisa dibilang dia adalah salinan dirimu tetapi lebih kuat dari dirimu yang sekarang."


Xiao Chen mengangguk, ia tidak bertanya lebih jauh dan perlahan mulai memejamkan matanya. Dia mengatur napasnya hingga halus dan teratur, lalu menenangkan pikirannya sampai tidak memikirkan apapun lagi.


Perlahan, satu-persatu indra Xiao Chen mulai tidak berfungsi. Mulai dari kelopak mata yang sudah tidak bisa digerakkan, dilanjutkan dengan pendengaran yang sudah tidak bisa mendengar apapun lagi.


Aroma lembab Gua mulai tidak bisa dirasakan oleh Xiao Chen, lalu mulutnya yang tidak bisa merasakan sensasi apapun lagi dan yang terakhir dirinya sudah tidak bisa merasakan tubuhnya lagi.


Xiao Chen mengerutkan alisnya ketika mengetahui kalau kelima indranya kembali bekerja, "Guru, sepertinya- Eh?" Xiao Chen terkejut ketika membuka mata, dirinya sudah berada di tempat yang berbeda.


"Mustahil..."


Mulut Xiao Chen menganga ketika melihat wujud dirinya di kehidupan yang lalu, di sana juga terdapat Luan Ling yang sedang memegang busur indahnya.


"Tunggu..." Xiao Chen mengangkat tangan kanannya ke depan saat melihat dirinya di masa lalu mengangkat pedang.


"Tunggu..." Suara Xiao Chen semakin keras, "Tidak... Jangan lakukan itu..."


Srotts!


Pedang yang dipegang oleh diri Xiao Chen di masa lalu menembus perut Luan Ling, tidak lama setelah itu tubuh dari wanita cantik itu meledak menjadi potongan daging.


"Tidak!!!" Xiao Chen langsung melesat ke arah dirinya di masa lalu, dengan aura membunuh yang merembes keluar dari tubuhnya.


Tetapi, Xiao Chen tiba-tiba saja berpindah tempat ke sebuah padang rumput tanpa ujung.


"Kau..." Xiao Chen menggertakkan gigi ketika melihat wujud dari dirinya di masa lalu


Iblis Hati menyeringai tipis, "Bagaimana perasaanmu setelah melihat wanita yang kau cintai mati untuk kedua kalinya?"


"Bajingan... Jadi kau adalah Iblis Hati, ya." Xiao Chen memunculkan Azure Dragon Sword di tangannya


"Kenapa kau membunuh Luan Ling?" Iblis Hati juga mengeluarkan Azure Dragon Sword di tangannya, "Seharusnya kau menjaga dia, bukannya malah membunuh!"


Iblis Hati mengeluarkan aura mendominasi setelah menyelesaikan kata-katanya.


Xiao Chen merapatkan giginya, "Aku..."


"Karena kau, Luan Ling mati. Mau sampai kapan kau menyiksanya?" Iblis Hati berkata sambil memasang ekspresi marah, "Di kehidupan sebelumnya kau sudah membunuhnya, lalu apa lagi yang akan kau lakukan di kehidupan yang sekarang? Membunuhnya juga?!"


Xiao Chen hampir saja menangis, ia mengigit bibir bawahnya sampai berdarah, entah kenapa perasaannya saat ini sangat kacau.


"Andai kau tidak bertemu dengan Luan Ling. Dia pasti sudah hidup bahagia sekarang! Tetapi kemunculanmu malah menghancurkan kebahagiaannya. Dasar keparat sampah!"


"Diam..." Pinta Xiao Chen dengan suara serak.


"Diam? Apa kau ingin kabur lagi? Jika itu yang kau inginkan, kaburlah ke lubang tikus. Keberadaanmu membuat Luan Ling tersiksa..."


"Aku bilang diam!" Xiao Chen mengeluarkan aura Saint akhir, lalu melesat maju ke tempat Iblis Hati berada.


Keduanya langsung beradu pedang, setiap serangan tidak bisa dilihat oleh mata manusia biasa dan tidak ada satupun dari mereka yang memberikan celah.


Xiao Chen dan Iblis Hati mulai mengeluarkan jurus yang sama, kecepatan mereka meningkat tetapi Iblis Hati jauh lebih unggul.


Cukup lama pertarungan berlangsung, Xiao Chen akhirnya terlempar cukup jauh dan dia mendapatkan beberapa luka goresan yang cukup dalam.


"Kemampuanmu hanya segini saja? Cih, pantas saja Luan Ling selalu menderita..." Iblis Hati berdecak kesal.


Xiao Chen sendiri tidak mengatakan apa-apa, namun pikirannya kini dipenuhi dengan Luan Ling. Apalagi pada saat dirinya membunuh wanita cantik itu.


Disaat yang bersamaan semua luka Xiao Chen beregenerasi dengan cepat, dan dia sama sekali tidak berkeringat ataupun kelelahan.


Bersambung.....


LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> GIFT >> COMMENT.