Kekasih Rahasia Sang Selebgram

Kekasih Rahasia Sang Selebgram
Bab 23


🍁 Happy Reading 🍁


Apartemen.


Sepuluh menit setelah Rico keluar dari apartemen, Abbey pun keluar dari dalam kamar tamu untuk sarapan. Karena marah dengan Rico, hari ini Abbey sampai tidak pergi kerja dan telat sarapan.


Sambil menikmati semangkok sereal untuk sebagai sarapannya, Abbey sambil membuka Instagram. Betapa kagetnya Abbey begitu baru membuka Instagram, karena berita nikah siri Rico dan Laura sudah ada di Instagram.


Abbey pun berdiri dari duduknya lalu berjalan menuju ruang tengah kemudian menyalakan televisi untuk melihat acara gosip pagi ini.


Dan benar saja, berita nikah siri Rico dan Laura sudah sampai di acara gosip. Bahkan di acara gosip itu juga menunjukkan foto Rico seperti sedang melakukan ijab kabul.


"Jadi sebelum ngomong sama aku, A' Ico udah nyetujuin duluan nikah siri settingan ini? Jadi A' Ico lebih milih nikah siri settingan ini daripada aku?" lirih Abbey dengan suara yang bergetar.


Abbey yang sakit hati karena merasa di khianati Rico pun masuk ke dalam kamar utama, tanpa pikir panjang dan minta penjelasan dari Rico, Abbey pun memilih untuk pergi dari hidup Rico karena menganggap Rico sudah membuat keputusannya.


Abbey pun mengeluarkan kopernya lalu memasukkan baju-bajunya ke dalam koper.


Selagi Abbey memasukkan pakaiannya kedalam koper, Rico pun sampai di apartemen.


Begitu sampai di ruang tengah, Rico melihat televisi yang menyala dengan berita tentang nikah siri Rico dan Laura di dalamnya. Rico yakin kalau Abbey pasti sudah melihat berita itu.


"Bey... Abbey..." panggil Rico sambil berjalan mencari Abbey di kamar tamu. Tapi Abbey tidak ada disana.


Rico pun pergi ke kamar utama. Mendengar suara dari ruang ganti, Rico pun cepat-cepat masuk ke ruang ganti.


Rico pun melihat Abbey yang sedang menyusun pakaiannya sambil menangis di ruang ganti. Cepat-cepat Rico menghampiri Abbey.


"Bey... Bey... dengerin penjelasan aku dulu, Bey. Jangan kayak gini." ucap Rico sambil menarik koper Abbey.


"Minggir A'! Kamu kan udah buat keputusan jadi biarkan aku pergi sekarang!" jawab Abbey.


"Aku berani sumpah Bey, aku belum buat keputusan apa-apa, yang di foto itu bukan aku! Pagi ini aja aku belum nemuin Pak Leo, jadi aku gak tau apa-apa soal foto itu." balas Rico.


"Terus kalau Aa udah nemuin Pak Leo, Aa mau apa? Apa Aa mau buat klarifikasi kalau yang di foto itu bukan Aa? Apa Aa mau ngebantah di depan media kalau Aa gak pernah nikah siri dengan Laura?" tanya Abbey.


Rico terdiam. Tidak mungkin ia membantah karena membantah sama dengan membayar uang pinalti.


"Gak bisa kan? Jadi sama aja kan A' mau yang di foto itu Aa atau bukan tetep aja ujung-ujungnya Aa ngejalanin nikah siri settingan dengan si Laura itu!" ucap Abbey.


"Apa A', bertahan demi hubungan kita? Aa sendiri gak mau berkorban demi hubungan kita, kenapa harus aku terus yang mengalah demi hubungan kita! Maaf A' aku gak bisa, aku tetap pada pendirian aku, mulai sekarang kita jalanin hidup kita masing-masing." jawab Abbey lalu menarik kopernya lagi dan lanjut memasukkan pakaiannya ke dalam koper. Abbey tidak memperdulikan Rico yang terus memohon padanya.


Sreeeet... Abbey pun menutup kopernya, ia sudah selesai memasukkan pakaiannya.


Abbey pun mengambil tas jinjing yang besar lalu memasukkan beberapa tas dan sepatu-nya kedalam tas jinjing itu lalu keluar dari ruang ganti kemudian berjalan menuju meja rias dan memasukkan skincare dan make-upnya.


Rico terus mengekori Abbey dari belakang sambil memohon pada Abbey untuk minta pengertian Abbey dan tidak memutuskan hubungan mereka, tapi Abbey tidak memperdulikannya.


Semua barang-barang Abbey pun sudah selesai di kemas.


"Aku pergi. Sisa barang-barang aku bisa kamu buang atau bakar." ucap Abbey sebelum keluar dalam kamar.


Baru juga Abbey mau melangkah, tiba-tiba Rico berlutut di hadapan Abbey.


"Aku mohon Bey, jangan begini. Tolong jangan pergi Bey, aku gak mau pisah dari kamu Bey, tolong bertahan sebentar lagi, aku mohon Bey." mohon Rico sambil menundukkan kepalanya.


Abbey terdiam sejenak. Tapi sayangnya permohonan Rico tidak sanggup meruntuhkan hati Abbey keras.


Abbey mengabaikan Rico dan menarik kopernya dan keluar dari kamar utama.


Rico pun berdiri dari posisi berlutut.


"Begitu kamu keluar dari pintu apartemen, jangan harap aku akan ngejar kamu, aku mencari kamu, aku memohon sama kamu untuk kembali sama aku Bey. Dan jangan harap kamu bisa kembali sama aku, Bey." ancam Rico. Dia sudah kehabisan cara untuk membuat Abbey tetap berada disisinya, Rico pikir dengan mengancam Abbey, ia bisa membuat Abbey tetap ada disisinya.


Abbey berhenti sejenak mendengar ancaman Rico.


"Tenang aja A' aku juga gak minta kamu kejar dan gak minta kamu memohon sama aku dan aku bisa pastikan aku gak akan membuang waktu aku untuk memohon kembali sama kamu." balas Abbey lalu meneruskan langkahnya keluar dari apartemen.


Rico mematung mendengar jawaban Abbey.


Begitu Abbey keluar dari apartemen barulah Rico tersadar, ia pun langsung mengejar Abbey.


"Abbey kembali Bey! Aku gak serius dengan kata-kata aku Bey, aku mohon jangan tinggalin aku Bey!" teriak Rico sambil mengejar Abbey yang sudah masuk kedalam lift.


🍁 🍁 🍁


Bersambung...