Kekasih Rahasia Sang Selebgram

Kekasih Rahasia Sang Selebgram
Bab 22


🍁 Happy Reading 🍁


"Sekarang gini, Aa tinggal pilih, Aa pilih aku atau melanjutkan nikah siri settingan Aa! Kalau Aa pilih aku, jual semua aset Aa untuk bayar pinalti. Kalau Aa pilih tetap melanjutkan nikah siri settingan ini, aku mundur! Kita putus!" ucap Abbey.


"Kamu egois Bey! Aku bisa terjebak dalam situasi kayak gini juga karena kamu! Dulu kamu kan yang bilang gak pa-pa kalau aku melakukan hubungan settingan, tapi kenapa sekarang kamu suruh aku milih antara kamu dan kerjaan aku!" teriak Rico.


"Aku ngizinin kamu pacaran settingan A' bukan nikah siri settingan!" balas Abbey.


"Ya sama aja Bey, toh juga ini gak ada ijab kabul beneran! Cuma foto aja nanti yang kesebar! Jangan kekanak-kanakan kayak gini dong Bey! Aku ngelakuin ini juga buat kamu!" balas Rico.


"Bahkan Laura akan menambahkan dua miliar ke kantong pribadi aku tanpa sepengetahuan pihak agensi kalau aku setuju dengan nikah siri settingan ini. Dia juga janji akan ngenalin aku ke kolega-kolega bisnisnya. Ini kesempatan besar buat aku menjadi pengusaha sukses Bey! Karena kamu kan tau gak mungkin selamanya aku bersinar terus!" lanjut Rico.


"Tolong Bey, ngertiin aku! Kita udah sampe sejauh ini, tolong jangan buat aku memilih." Kata Rico lagi memohon.


"Aku tetap gak bisa! Jadi Aa pikirin aja mana pilihan Aa!" balas Abbey.


Abbey pun pergi meninggalkan Rico dan masuk kedalam kamar tamu. Di dalam kamar tamu, Abbey menangis sejadi-jadinya.


Kalau tau bakalan seperti ini, dari awal ia tidak akan mengizinkan Rico menandatangi kontrak kerja dengan Loe Entertainment.


Setelah Abbey masuk ke dalam kamar, Rico pun juga masuk kedalam kamar utama.


"Aaargh...." teriak Rico meluapkan rasa kesalnya.


Rico benar-benar pusing menentukan pilihan yang harus ia pilih. Abbey penting untuk hidupnya, tapi pekerjaan ini juga tak kalah penting untuk masa depannya. Bagaimana ia mau membahagiakan Abbey kalau dia tidak punya apa-apa. Itu lah pikiran Rico.


🍁 🍁 🍁


Keesokan harinya.


Pukul 09.30.


Sudah pukul setengah sepuluh, tapi Abbey belum juga keluar dari kamar tamu. Rico tau pasti Abbey masih marah padanya.


Tok... Tok... Tok...


Rico mengetuk pintu kamar tamu.


"Bey, aku pergi ke kantor dulu yah." pamit Rico. Walau Rico tau Abbey tidak akan merespon karena masih marah, tapi Rico tetap harus berpamitan pada Abbey.


Setelah berpamitan, Rico pun keluar dari apartemennya.


Tujuan Rico sekarang adalah ke basecamp tim vlognya. Rico masih belum punya keputusan yang harus ia ambil makanya dia tidak langsung pergi ke Leo Entertainment.


Basecamp.


Begitu Rico naik ke lantai dua, ternyata bukan hanya tim vlog Rico yang ada disana. Yanyan, asisten Rico yang gemulai dan Runi juga ada disana.


"Co, sini cepetan!" panggil Runi saat melihat Rico.


Rico pun berjalan mendekati Runi dan yang lainnya yang matanya sedang fokus ke layar televisi.


"Kok kalian ada disini? Apa hari ini aku ada kegiatan selain bikin konten untuk endors?" tanya Rico. Ia belum melihat ke televisi.


Runi tidak menjawab, ia hanya menunjuk ke arah televisi.


Rico pun menoleh ke televisi.


Mata Rico membulat lebar begitu melihat gosip tentang dirinya dan Laura beredar luas. Bahkan foto dirinya sedang bersalaman dengan pemuka agama seperti sedang melakukan ijab kabul pun juga terpampang jelas.


"Apa-apaan ini? Kapan aku bikin foto itu? Ini gak bener Mbak Run!" ucap Rico kaget.


"Aku juga gak tau apa-apa Co, tapi kayaknya ini ulah Pak Leo." jawab Runi.


"Bahkan Pak Leo sampai nyari orang yang mirip sama kamu buat bikin foto itu!" lanjut Runi.


"Ini penipuan! Pak Leo udah keterlaluan! Aku belum ngasih keputusan tapi Pak Leo udah bertindak duluan! Aku harus temui Pak Leo!" ucap Rico.


"Rico tunggu!" cegah Runi. Runi pun berdiri dari duduknya lalu berjalan mendekati Rico kemudian menarik Rico menjauh dari tim agar tidak ada yang mendengar apa yang ingin Runi bicarakan dengan Rico.


"Apa Abbey sudah tau masalah ini?" Tanya Runi.


Rico menganggukkan kepalanya.


"Tapi dia gak setuju." jawab Rico.


"Udah ku duga! Gak ada satupun perempuan yang mau pasangannya nikah siri settingan dengan perempuan lain." Timpal Runi.


"Aku harus temui Pak Leo, aku mau tanya kenapa dia melakukan ini padahal aku belum ada memutuskan apa-apa." ucap Rico.


"Percuma kamu protes! Yang ada kamu nanti disuruh bayar uang pinalti. Mending sekarang kamu temui Abbey, kasih pengertian sama dia. Berita ini sudah beredar, jadi gak mungkin lagi bisa di tarik mundur kecuali kamu dan Laura bikin klarifikasi dan itu pun kamu harus siap kena pinalti." balas Runi.


"Mbak Runi benar, sekarang perasaan Abbey yang paling penting. Ya udah, aku temui Abbey dulu, Mbak." pamit Rico dan dibalas dengan anggukkan kepala oleh Runi.


Rico pun cepat-cepat keluar dari basecamp dan kembali ke apartemennya.


🍁 🍁 🍁


Bersambung...