
"Lovely, Mama tidak pernah mengajarkan kepadamu untuk tidak menghormati Papamu. Dia ini juga Papamu, seburuk-buruknya dia, Mama tetap mencintainya. Minta maaf padanya, cepat!" bentak sang Mama kepada Lovely.
"Tidak akan, aku tidak akan pernah meminta maaf kepada pria ini. Maafkan Lovely, Ma. Mama tidak tahu apa yang sebenarnya dia lakukan, dia ini laki-laki brengsek, Ma. Dia ...!" Lovely tidak melanjutkan kata-katanya karena tiba-tiba saja terlintas dalam benaknya ucapan Bisma saat pria itu berhasil membuat hidup Lovely menderita.
"Jangan coba-coba katakan kepada Yolanda, jika aku tahu kamu katakan rahasia ini. Maka aku tidak akan pernah membiarkan Mamamu hidup, kamu mengerti!"
Kata-kata itu teringat dengan jelas di ingatan Lovely, betapa kejinya seorang Bisma Panega saat merenggut kesucian putri tirinya ditambah lagi dengan ancaman yang mengerikan, mengingat saat ini Yolanda tengah bucin-bucinnya dengan suami brondongnya itu.
Singkat cerita, Lovely dulu adalah kekasih Bisma, gadis itu sangat mencintai sosok Bisma yang dulu sangat lembut dan penyayang. Di saat usia pacaran mereka menginjak 3 bulan. Lovely dikejutkan dengan berita pernikahan sang Mama yang menikah dengan pacarnya sendiri. Hati Lovely benar-benar hancur, ia sangat kecewa dengan pria itu, pria yang sangat ia sayangi ternyata lebih memilih menikah dengan sang Mama.
Lebih parahnya lagi, sang Mama menikah saat masih berstatus sebagai istri sah Papa Fadly, mereka menikah diam-diam, hingga akhirnya Lovely dibawa oleh ibu kandungnya karena permintaan dari Bisma. Bisma memfitnah sedemikian rupa seolah-olah Papa Fadly bukanlah pria yang baik. Sementara itu, Cinta yang saat itu masih berusia 10 tahun, ia menangis dan lebih memilih ikut dengan sang Papa.
Pada akhirnya, kakak beradik itu terpisah. Papa Fadly berusaha untuk membahagiakan putrinya, Cinta. Pria itu bekerja keras membangun perusahaannya sendiri tanpa bantuan sang istri. Hingga akhirnya, pria itu bisa membesarkan nama perusahaannya.
Bukan itu saja, Bisma juga merusak masa depan Lovely, dengan alasan cinta. Bisma merayu Lovely hingga akhirnya gadis itu terjerembab dalam kenistaan, kegadisannya direnggut paksa oleh pria yang kini menjadi ayah sambungnya itu. Dari situlah kebencian Lovely kian menjadi, segala bentuk kekerasan ia dapatkan, fisik dan batinnya tercabik-cabik, ia tidak percaya lagi kepada yang namanya laki-laki, ia lebih percaya kepada teman-teman perempuannya, karena laki-laki di matanya adalah makhluk yang kejam dan memuakkan. Hingga tak sadar Lovely nyaman dalam hubungan terlarang sebagai seorang lesbian.
Kini, Lovely mulai merasakan kenyamanan saat dirinya bersama Raymond, kesalahan semalam itu membawa dirinya dalam buaian asmara, seolah rasa percaya dirinya bangkit ketika Ray menjamahnya dengan lembut dan tanpa paksaan.
*
*
Lovely langsung masuk ke dalam kamarnya tanpa berkata apa-apa, percuma saja dirinya berkata jujur, toh sang Mama tidak akan percaya dan ancaman Bisma yang sungguh membuat bibirnya berat untuk berkata, Lovely sangat menyayangi sang Mama. Terkadang dirinya ingin pergi dari rumah itu. Namun, Bisma selalu mengancam Lovely untuk membunuh sang Mama. Terpaksa Lovely mengikuti perintah Bisma. Itulah yang menyebabkan Lovely jarang ada di rumah dan lebih menghabiskan waktunya bersama sahabatnya, karena pastinya Bisma akan selalu mengganggunya apalagi ketika sang Mama tidak ada di rumah.
...BERSAMBUNG ...