Berbagi Cinta : PENGKHIANATAN

Berbagi Cinta : PENGKHIANATAN
38. Gugatan Cerai ditangguhkan.


Membaiknya hubungan Ale dan juga Ray, tidak membuat gugatan cara itu berhenti seketika.


Akan tetapi gugatan cerai itu hanya ditangguhkan sementara, Mengingat bahwa Ale dan juga Zaki sedang menghadapi Rara yang harus segera dimasukkan kedalam penjara akibat kelakuannya yang sudah kelewat batas.


Bagi Zaki secara pribadi, tindakan memasukkan Rara ke dalam penjara itu adalah langkah agar ayahnya cepat sadar dan tidak lagi berbuat asusila dengan gadis atau wanita lain selain dengan ibunya.


Tapi bagi Ale, masuknya Rara ke penjara itu membuat dirinya bisa lebih tenang karena ancaman demi ancaman yang tadi sudah diungkapkan oleh Rara di hadapan Ale secara pribadi dan sejujurnya membuat Ale menjadi bergidik ngeri.


Tentunya dia sadar bahwa seorang wanita yang cemburu bisa melakukan apa saja untuk menghancurkan rivalnya, dalam hal ini adalah Ale.


Sebenarnya Gani sudah membawa beberapa pengawal untuk mengawasi Ale dan juga Alex. Akan tetapi rasa ketakutan itu tetap masih ada di dalam pemikiran Ale.


Ale maupun Zaki malah belum mengerti tentang yang apa yang akan dilakukan oleh ayahnya Zaki dalam hal ini Pak Ridwan sebagai suami Siri dari Rara. Permintaan Rara yang kejam dan gila itu bahkan belum disadari oleh Zaki dan Ale.


Bahkan Ray juga sudah berjaga-jaga dengan pasti karena dia mulai menyadari bahwa orang yang dulunya dinikahi secara siri itu adalah termasuk wanita psychopath yang bisa menghalalkan semua cara untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.


Ray Tentu saja tidak berani mengambil resiko dengan apa yang bisa Rara perbuat pada Ale. Dirinya berusaha mengorek semua keterangan dan informasi informasi serta menyewa seorang detektif untuk menyelidiki apa saja yang akan diperbuat Rara kepada keluarga kecilnya itu.


Selain sekarang Ray juga sudah bekerja di tempat teman papanya, dia juga bekerja sendiri sebagai trader forex. Karena kepiawaiannya dalam bidang teknologi Informatika maka dengan mudah bisa melakukan pekerjaan itu dan menghasilkan uang yang cukup banyak bahkan lebih banyak daripada ketika dia ada di AleRa tours.


Semuanya ia lakukan untuk dapat membayar tagihan detektif yang ia sewa untuk mencari keterangan dan informasi tentang apa yang akan dilakukan Rara kepada Ale.


Bahkan dirinya pun sekarang sudah bisa memberikan nafkah secara lahir kepada istrinya itu. Dan itu juga sudah diungkapkannya kepada Ale saat bertemu Alex beberapa waktu yang lalu.


Alex yang tadinya demam gara-gara tidak bertemu dengan papanya menjadi riang dan sehat kembali saat Ray mau menemani keseharian Alex.


Dan benar saja saat ini Alex lebih banyak berada bersama dengan papanya daripada dengan Ale sebagai mamanya, karena Ray bekerjanya relatif lebih santai dibandingkan dengan Ale.


Apalagi di saat-saat seperti ini ketika Ale harus membagi pekerjaannya dengan urusan-urusan kantor pusat dan juga urusan menjebloskan mantan istri siri dari suaminya yang meresahkan itu.


Tapi sedikit waktu yang dimiliki Ale tidak membuat kasih sayang Alex berubah kepada Ale sebagai mamanya.


Alex tetap saja mencari Ale sebagai sosok mama yang selalu mensupport dan menyayanginya.


Sekalipun Alex masih berusia 3 tahun tapi dia sangat mengerti dengan kondisi yang saat ini dihadapi oleh mamanya.


Apalagi Ale selalu memberikan pengertian bahwa saat ini mamanya itu sedang hamil adiknya Alex. Karena Alex akan segera menjadi seorang Kakak jadi Alex harus banyak bersabar dan juga mau mengerti orang tuanya.


" Mas Ray, ini sudah malam, terimakasih karena Sudah menemani Alex sampai larut malam seperti ini. tapi tidak baik maaf karena kita sebentar lagi akan bercerai maka lebih baik Mas segera pulang saja. tapi Allah tidak akan menghalangi pertemuan Mas dengan Alex Karena Mas adalah ayah kandung dari Alex." kata Ale dengan nada sabar dan juga lembut.


Ray hanya bisa memandang sendu kepada kedua orang yang sangat dia cintai saat ini. memang saat berpisah orang itu baru tahu betapa berharganya seseorang itu di mata mereka.


Ray melihat anaknya yang tertidur lelap di pangkuannya, dan juga menatap wanita yang pernah ada di sampingnya nya dan menemaninya saat dia susah sampai sukses. Memang tangannya lah sendiri yang sudah membentangkan cara begitu panjang untuk dirinya dan juga istri serta anaknya.


" Rasanya hubungan kita itu sudah tidak lagi bisa dipertahankan. Kamu ingat saat kamu lebih memilih untuk membela istri siri mu itu sampai aku hampir kehilangan anak yang ada di dalam kandunganku? Bahkan Kamu sendiri yang mengatakan kalau kamu meragukan bahwa anak yang ada di dalam kandunganku ini adalah anakmu!" kata Ale tanpa melibatkan emosi di dalam setiap nada kata-katanya, tapi lebih banyak kesedihan yang tertumpah di dalam kata-kata yang diungkapkannya dengan nada yang sangat lembut dan Lirih. Seakan apa yang diungkapkannya itu adalah rintihan hatinya yang tersakiti oleh penghianatan yang dilakukan oleh suaminya yang dia percayai.


Ray hanya bisa menundukkan kepalanya tanda Dia sendiri sudah tidak bisa lagi memohon, karena jawabannya adalah selalu tidak.


Ale mungkin sudah mengampuninya tapi Ale masih mengalami trauma yang hebat saat dia memberikan kepercayaannya begitu bulat kepada seorang laki-laki yang dianggap bisa menjadi tiang dalam sebuah pondasi rumah tangga yang dibangunnya bersama-sama, tapi ternyata tiang yang dibuat Ale sebagai penyangga hidupnya malah meletakkan dirinya di pondasi rumah yang lain.


Kekecewaan itu belum sirna, di dalam pemikiran seorang Ale. Bayang-bayang penghianatan itu itu bukan sesuatu yang mudah untuk dihilangkan secara cepat. Butuh waktu dan proses yang panjang untuk Ale bisa mengobati lukanya yang menganga.


Bukan berarti juga kalau Ale akan membuka hatinya kepada Zaki. Bahkan Ale sama sekali tidak memiliki pemikiran ke arah sana.


Bagi Ale, Zaki adalah teman terbaik Namun karena kebaikan Zaki itulah Ale juga tidak mau menjadi pasangan hidup Zaki. Zaki layak mendapatkan wanita yang jauh lebih baik daripada dirinya, menurut versi Alesya.


" Sayang, aku akan selalu menunggu kamu. Bagiku tidak ada wanita yang bisa menggantikan kamu. Maaf karena aku pernah bertindak bodoh. Maaf karena aku tidak bisa menjaga kesetiaan dan cinta suci kita." katanya dengan tegas. Apapun yang menjadi keputusan Ale harus ia terima dengan lapang dada.


Dirinyalah yang bersalah. Tapi ia akan selalu menantikan kesempatan itu datang kepadanya. Dia akan menunggu selama apapun itu. Supaya ia bisa meraih kembali istri dan anak anaknya.


.


.


.


TBC


Readers, thor mau kenalin karya temen thor, Rini sya yang judulnya Ketulusan hati istri kedua..



Jangan lupa untuk:


❤difavoritkan


🧡dilike


💙dikasih gift


💚Bintang 5 juga


💛Jangan lupa votenyaaa🤣makasih!!