Berbagi Cinta : PENGKHIANATAN

Berbagi Cinta : PENGKHIANATAN
33. Penjelasan sang ibu.


Pagi harinya Zaki langsung menemui ibunya di ruang makan. Ibunya sontak merasa bergembira karena mendapati bahwa anaknya telah pulang ke rumah. Dia hanya bisa berharap kalau anaknya itu akan menemani masa tuanya.


Walaupun sebenarnya Ibu dari Zaki Ini sudah tahu tentang kelakuan dari suaminya yang sering memakai wanita-wanita untuk memuaskan nafsu setannya tapi dia tidak pernah mengeluh kepada Zaki tentang perbuatan ayahnya itu.


Saat ini sang ibu menatap anaknya yang ia rindukan itu dengan tatapan sendu. Sang Ibu tahu bahwa Zaki sampai sekarang belum mau menikah karena masih berharap kepada Ale yang diakuinya sebagai teman saat mereka masih SMA.


Sebenarnya sang Ibu bukannya tidak tahu kalau Zaki memiliki ketertarikan dengan Ale. Karena tanpa sengaja ibunya pernah melihat foto Ale di dalam kamar pribadi milik Zaki.


Sang Ibu sedikit menyesal ketika pertama kalinya bertemu dengan Ale Dia sudah melakukan penghinaan dan juga berusaha untuk memisahkan Ale dan Zaki anaknya.


Mungkin inilah Karma dirinya telah memperlakukan orang lain dengan tidak baik dan menghinanya secara terang-terangan sebagai orang yang tidak memiliki bobot bibit bebet yang sesuai dengan anak kesayangannya itu.


Ternyata oh ternyata, setelah seperti ini dia baru sadar bahwa sekalipun ayahnya Zaki itu memiliki bibit bobot dan bebet yang baik pun bukanlah sebuah jaminan bahwa pernikahan mereka akan berbahagia.


Apalagi dengan perilaku Ayah Zaki yang suka berselingkuh di belakangnya.


"Pagi, ibuku sayang!" Zaki sedikit membuat ibunya kaget, karena terus terang sang ibu sedang melamun dan throw back time, saat saat dirinya dengan keji menghancurkan perasaan Ale dan membuat anaknya pergi jauh ke Amerika.


Kalau tidak Zaki dan Ale pasti sudah menikah dan ia sudah memiliki cucu.


Ia dengar Ale sudah punya anak yang lucu. Ahhh!! Penyesalan selalu terjadi di akhir karena kalau di awal namanya pendaftaran.


" Ibu.."


" Oh ya, Zak!! Maaf ibu sedang berpikir betapa bahagianya ibu kalau ibu memiliki cucu. Tentu di saat saat seperti ini, ibu akan sangat berbahagia bermain dengan cucu cucu ibu." katanya dengan sendu.


Lagi lagi pembahasan ibunya hanya seputar dirinya segera menikah dan juga dirinya segera memberikan cucu, bukannya Zaki bosan dengan permintaan dari ibunya itu, tetapi karena dirinya hanya menginginkan Ale sebagai istri dan dari rahim Ale lah Zaki menginginkan anak.


Zaki hanya diam dan tidak menjawab keinginan dari ibunya ini membuat ibunya semakin jelas tahu bahwa yang diinginkan oleh anaknya hanyalah Ale.


"Zak maafin ibu."


Mata Zaki membulat, Zaki tidak mengerti mengapa malah ibunya yang meminta maaf, Bukankah yang berselingkuh adalah ayahnya?


" Justru Zaki ingin ibu tahu, kalau ayah sudah mengkhianati cinta suci ibu dengan melakukan perselingkuhan." jelas Zaki dengan cepat saat ia melihat air mata di pipi ibunya.


" Ibu sudah tahu apa yang dilakukan oleh Ayah kamu dibelakang yang ibu. tapi kamu tenang saja kamu hanya cukup membantu ibu supaya Ayah kamu tidak bisa mendapatkan kan sedikit pun harta dari semua yang sudah dikumpulkan olehnya. tapi kamu perlu tahu sesuatu, Sebuah Rahasia yang kami tutupi dari kamu." kata ibunya sambil menguatkan hati untuk menceritakan kejadian sebenarnya kepada anaknya itu, Ia yakin kalau anaknya itu mendengar apa yang sudah mereka lakukan terhadap Ale, Maka anaknya itu pasti akan kecewa bahkan marah.


" Kamu harus tahu, Nak! Sebenarnya Ibu dan Ayah lah yang memisahkan kamu dengan Ale." katanya sambil tersedu.


Lagi-lagi Zaki terkejut dengan kenyataan yang menampar dirinya saat ini.


" Apa?"


" Benar, ayah dan ibu lah yang membuat Ale mundur teratur karena kami menghina dan merendahkan kan Ale karena status sosialnya juga asal-usulnya yang jauh berbeda dengan kamu. Ibu menyesal nak! ibu sangat menyesal, nak! Kalau saja Ibu bisa mengulang semua kejadian yang lalu maka Ibu tidak akan melakukan hal ini kepadamu dan kalau saja Ibu tidak melakukan itu maka saat ini Kamu sudah menikah dengan Ale dan memiliki anak yang lucu." kali ini ibu sudah tidak bisa menahan lagi air mata yang sudah berdesakan untuk jatuh di pipinya yang masih halus.


Tapi anaknya itu bahkan tidak bisa melihat air mata yang jatuh di pipi ibunya karena dia terlalu terkejut dengan fakta bahwa orang tuanya lah yang memisahkan dan dirinya dan Ale.


Dia tahu betul siapa Ale, gadis cantik pujaannya itu pasti merasa rendah diri saat dihina dan juga dipertanyakan asal-usul serta status sosialnya.


Zaki menjadi kecewa dengan apa yang dilakukan oleh orang tuanya kepada Ale yang membuat dirinya tidak pernah bisa bersatu dengan gadis cantik pujaan nya itu.


Memang betul apa yang diungkapkan oleh ibunya, Seandainya saja Ayah dan Ibunya tidak memisahkan dirinya dan Ale, tentu Ale sekarang sudah menjadi istrinya dan Ale tidak perlu susah payah untuk bekerja serta mengalami hal yang tidak diinginkan yaitu pengkhianatan yang dilakukan oleh Ray, suaminya itu.


" Kenapa ayah dan ibu melakukan hal itu sama Ale?" tanyanya lirih, nada Suaranya sangat dingin dan datar. Sebenarnya dia tidak ingin mendengar suara ibunya lagi karena terlalu kecewa dengan kenyataan bahwa ibu yang ia sayangi adalah orang yang sama yang memisahkan dirinya dari Ale.


" Berawal dari sebuah kejadian di mana waktu itu kami tahu kalau kamu dekat dengan Ale. Kami juga mendengar dari Vina teman kamu itu bahwa Ale adalah anak yatim piatu yang tidak memiliki keluarga yang jelas. Juga kata Vina lagi kalau Ale itu adalah orang miskin. Dia juga bilang kalau Ale itu hanya menginginkan harta kamu saja. Kata-kata Vina waktu itu membuat ayah dan ibu meradang. Akhirnya kami berdua memutuskan untuk menemui Ale dan meminta kejelasan tentang hal itu. Menyadari bahwa mungkin kamu yang polos akan terkontaminasi dengan Ale maka kami memutuskan untuk mengirim kamu sekolah ke Amerika dan khusus untuk Ale kita mengatakan kata-kata yang kejam itu agar Ale sadar diri dan tidak melanjutkan rasa suka kepadamu. Kalau memang dia memiliki rasa itu sama kamu." kata ibu menjelaskan.dengan takut takut.


Sang ibu melihat ekspresi Zaki yang menggelap. Bahkan berkali-kali Zaki menghembuskan nafasnya dengan kasar seakan ia ingin menghilangkan rasa sesak.di dalam dadanya karena terbakar amarah yang besar.


" Maaf, maafkan ibu. Seandainya ibu bisa membalikan waktu, ibu pasti akan berusaha untuk menarik semua perkataan ibu kepada Ale. Ibu sangat menyesal!" kata ibu dengan menangis tersedu.


Membuat Zaki sedikit teriris hatinya saat melihat tangisan dari seorang ibu yang dia sayangi.


Ibunya menangis tersedu-sedu dihadapannya jadi akan sangat jahat rasanya kalau dia tidak mengampuni ibunya Padahal dia punya banyak kesalahan yang selalu dimaafkan oleh ibunya.


Maka dia hanya bisa memeluk tubuh ibunya yang renta dan berusaha mengambil oksigen sebanyak-banyaknya untuk menghilangkan rasa sesak yang tiba-tiba menghimpit di dalam hatinya.


.


.


.


TBC


Hai readers.. jangan lupa untuk cek karya thor yang ini ya...


❤difavoritkan


🧡dilike


💙dikasih gift


💚Bintang 5 juga


💛Jangan lupa votenyaaa🤣makasih