
Hai Readers!!
Welcome backk.. thor kini hadir dengan tema berbagi cinta. Memang Thor bukan penikmat cerita poligami. Tenang saja, pelakor bakal thor basmi. Kalau ada yang gereget sama cerita beginian, skip dulu ga pa pa. Tenang saja happy end, karena thor juga kesel ama pelakor dan pengkhianat!!! Jangan lupa untuk kasih like yang banyak supaya up jalan terus dengan lancar.
Jangan lupa tap like, gift yang banyak juga kasi vote, tolongggggggggg!!;
Happy reading!!
***
" Ale..." sapa Ray dengan nada lembut, tapi wajah Ale terlihat pias dan takut sambil memegangi perutnya yang sudah terlihat membuncit, gara gara berat badannya yang berkurang saat ini.
Ray menjadi sangat kecewa ketika melihat wajah Ale yang pucat dan takut sambil memegangi perutnya yang membuncit.
" Maaf kan mas, sayang! Mas yang salah! Ampuni kesalahan Mas yang sudah sangat fatal itu! Maafkan mas juga jujur saat pertama kalinya mas tahu kamu hamil, mas juga tidak percaya atas kehamilan kamu. mas jiga tahu ini semua adalah kesalahan Mas! Jangan takut karena mas tidak akan lagi mampu menyakiti kamu." kata Ray dengan wajah tertunduk. Dia sedikit tidak sanggup untuk melihat ekspresi wajah ketakutan dari istrinya itu. Dialah yang menjadi pangkal dari rasa takut istrinya.
Ray kemudian menghela nafasnya dengan kasar, sambil melirik ke arah Ali, karena dia ingin tahu apa yang menjadi ekspresinya sekarang. Alr hanya diam, wajahnya masih datar dan sedikit demi sedikit rasanya rasa takut itu mulai memudar. Apalagi saat ini posisi mereka ada di taman rumah sakit, yang notabene adalah sebuah tempat umum.
" Kamu kesini sama siapa?" tanya Ale dengan nada datar. Ale tidak bisa menyembunyikan bahwa dirinya masih sedikit berdebar saat bertemu dengan suaminya itu. Apakah sudah layak untuk dipanggil sebagai calon mantan suami? Karena Ale tahu bahwa Zaki sudah mengurus semua surat perceraian nya dengan Ray.
Tidak dapat dipungkiri bahwa jauh didalam hati yang terdalam dia masih menyimpan rasa sakit yang begitu mendera batinnya. Saat kilasan-kilasan video panas milik suaminya dan juga madunya itu sekelebat hadir dalam pemikirannya, membuat Ale kembali merasakan rasa sakit seperti tercabik-cabik. mungkin kalau dari perkataan Ale bisa bilang kalau dirinya sudah mengampuni suaminya itu. namun apa yang dikatakan jauh lebih mudah dari apa yang dia rasakan saat ini.
Rerasaan sakit dan hancur apalagi saat dirinya sedang hamil membuat Ali tidak bisa mengampuni dan memaafkan Ray seolah olah hal itu tidak pernah terjadi.
" Ehm sama papa Jordan." alis Alr menukik tajam mendengar bahwa Ray, suaminya itu datang ke rumah sakit bersama-sama dengan mertuanya yang sangat mengasihi dirinya. Sontak Ale menatap Ray dengan pandangan tidak mengerti. Apakah Papa Jordan datang untuk menemuinya? Apakah Papa Jordan sudah tahu tentang masalahnya dengan si Ray?
" Ehm ,papa terkena serangan jantung! Ini semua salah aku, sayang! Papa Jordan rupanya memiliki firasat yang tajam dengan apa yang saat ini terjadi dalam hubungan pernikahan kita. Dia sangat marah ketika aku menceritakan semuanya kepada Papa tanpa ada yang ditutup-tutupi. Waktu Papa tahu kalau kamu hamil dan kemudian aku mendorong kamu, seketika itu juga kemarahan Papa semakin memuncak sehingga dia menampar aku dan kemudian terkena serangan jantung seperti ini. aku tahu sayang bawa ini adalah salah satu Karma yang harus aku terima saat aku sudah menyakiti orang-orang yang terdekat dan yang mengasihi aku begitu rupa. Aku memang brengsek dan tidak tahu malu! Maki lah aku sepuas kamu kalau itu bisa membuat kamu memberikan pengampunan itu kepadaku." kata Ray dengan air mata yang mengalir di pipinya tanda ia menyesal dengan penyesalannya yang terdalam.
Ale hanya terdiam dan menatap suaminya itu dengan pandangan tidak percaya, karena memang selama berhubungan dengan suaminya itu, suaminya itu tidak pernah sama sekali menangis dalam kondisi apapun. Dia selalu menganggap bahwa laki-laki yang menangis itu lemah.
Ale menjadi kaget dan berpikir Apakah ini tandanya bahwa suaminya itu menyesal telah menduakan dirinya?
Ale menepis segala pemikiran buruk, Karena bagaimanapun Papa Jordan itu adalah seorang mertua yang baik dia adalah sosok laki-laki dan suami yang setia.
Ale tahu betul perjalanan dari sosok Ayah seperti papa Jordan itu. bagan setelah Ibu waktunya itu meninggal dunia, papa Jordan memilih untuk tidak menikah lagi. dan Ali tidak rela kalau Papa mertuanya itu sakit mana gara-gara pernikahan dirinya dan juga suaminya itu yang sedang ada di ujung tanduk.
" Maksud kamu apa? Kamu hanya bercanda kan?"
" Tidak, saat ini Papa sedang ada di ruangan gawat darurat untuk pertolongan pertama. Sebenarnya tadi Mas seharusnya mau mengurus administrasi masuknya Papa ke rumah sakit, tapi beruntung Mas masih bisa melihat kamu di sini. soalnya tadinya Mas mau ketemu kamu tapi tidak pernah bisa, karena gani dan juga pengacara kamu itu menghalang-halangi mas untuk bertemu dengan kamu. Mas juga mau bilang kamu sesuatu bahwa tidak akan ada istri kedua bagi Mas. Mas akan segera menceraikan Rara itu dan kalau kamu mau memaafkan Mas maka mas akan berusaha untuk menjadi laki-laki yang lebih baik lagi. Kalau kamu masih belum bisa mengampuni mas, mas akan terus berusaha sampai kamu mau memaafkan dan mengampuni mas. Jujur ini semua berkat pencerahan yang diberikan oleh papa Jordan kepada mas. Semua pengorbanan kamu, semua apa yang telah kamu betikan kepada mas, telah dibeberkan oleh Papa kepada Mas tadi. Papa minta kalau Mas harus bisa menjaga amanah dan juga menjaga yang sudah diberikan tuhan kepada kita. termasuk kamu dan anak-anak yang sudah Mas memiliki." kata Ray tanpa berani menatap mata indah istrinya itu.
Ray juga tahu bahwa mungkin sulit bagi Ale untuk memaafkan dirinya tapi seperti janjinya tadi kepada papa Jordan bahwa dia akan berusaha sampai kapanpun supaya Ale mengampuni dirinya.
Ale menatap suaminya itu dengan pandangan tidak percaya, Bagaimana dalam semalam suaminya itu bisa mengatakan hal-hal yang seperti ini. maka Allah hanya menanggapi dengan diam saja.
" Mas tahu kalau kamu pasti tidak akan percaya dengan apa yang Mas katakan saat ini. Bagimu ini baru satu hari semalam saja, mungkin bagi kamu tidak mungkin kalau mas sampai bertobat lebay seperti ini. Tapi ini jujur dari dasar hati Mas Yang Terdalam. Mas juga akan buktikan bahwa apa yang Mas lakukan itu adalah benar dan bukan hanya sekedar kebohongan Semata. Mas akan Tunjukkan bahwa mas juga akan berusaha menafkahi kalian dengan tangan sendiri bukan karena AleRa dan bukan karena harta warisan yang kamu miliki. Mas juga berjanji akan mengembalikan semua uang yang mas sudah pakai akibat kebodohan Mas di Batam." kata lain tanpa mendetil kan apa yang dimaksud.
Dia takut kalo Ale akan semakin marah saat dia menceritakan tentang uang yang dipakai untuk Rara. Tapi dia berjanji kalau dia akan mengembalikan semua uang yang dia pakai kepada istrinya dan juga Mulai hari ini dia akan menafkahi istrinya dengan uang yang dihasilkan sendiri.
Mungkin selama ini dia hanya bersantai saja sehingga lebih banyak Ale lah yang bekerja untuk mereka. dan kini Ray mau mengambil tugas sebagai kepala.Rumah Tangga itu di bahunya sendiri. Biarlah uang Ale menjadi miliknya dan uangnya menjadi milik Ale dan Alex serta anak yang akan dilahirkan Ale kelak.
.
.
Hai readers, thor mau kenalin salah satu autor femes bersama yang juga karyanya gak kalah keren!! Napennya adalah ING FLORA, judulnya SENANDUNG CINTA JILBAB REINA 2, silahkan kalian bisa masukin ke favorit buat karyanya ING yaaa...baca, dan juga kasi gift🙏🏻🙏🏻