Tiara

Tiara
Sebuah kejutan


Tiara belum memutuskan apakah dia akan hadir atau tidak dalam acara reuni kampusnya. Tapi Bintang sudah mempersiapkannya jauh - jauh hari.


Bintang menanyakan pada Dian nomor ponsel pemilik WO pernikahannya. Dian memberikan nomor Putri kepada Bintang. Kemudian Bintang menghubungi Putri dan meminta undangan untuk Tiara dengan alasan dia akan memberikan kejutan kepada Tiara.


Bintang memesan gaun yang cantik untuk dipakai Tiara malam reuni nanti. Semua sudah dipersiapkan Bintang dengan sebaik mungkin.


Tibalah hari berlangsungnya reuni. Nanti malam rencananya Bintang akan mengajak Tiara pergi untuk membuat kejutan kecil.


"Yank nanti malam ada undangan dari kenalanku jam delapan malam. Kita pergi ya" ajak Bintang.


"Kita berdua aja Mas? Tegar ikut atau gak?" tanya Tiara.


"Tegar kita titip sama Dian dulu yuk" pinta Bintang.


"Bentar aku tanya dia dulu, mau di titip sama Mbak Dian atau titip ke rumah Ridho aja" jawab Tiara


"Ya sudah kalau gitu tanya dia dulu gih" perintah Bintang.


"Sebentar ya" Tiara berjalan ke kamar Tegar, Tegar sedang asik main robot superheronya.


"Sayaaang... " panggil Tiara ketika duduk disamping Tegar.


"Ya Ma" jawab Tegar masih asik main.


"Nanti malam Papa dan Mama mau pergi ke acara temannya Papa. Kami gak bisa bawa kamu. Kamu mau gak di titip sama Tante Dian? atau kamu mau di Cafenya Tante Dian atau mau ke rumah Papa Dho?" tanya Tegar.


"Mmm.. aku ke rumah Papa Dho aja Ma. Kangen pengen lihat adik bayi" jawab Tegar.


"Ya sudah, Mama hubungi Papa Dho dulu ya kalau begitu" Tiara kembali menuju kamarnya.


"Gimana yank?" tanya Bintang.


"Tegar maunya ke rumah Ridho aja Mas, katanya pengen lihat adik bayi" jawab Tiara.


"Ya sudah nanti sore kita antar dia ke rumah Ridho" balas Bintang.


"Sebentar, aku coba hubungi Ridho dulu. Siapa tau mereka gak ada di rumah" ucap Tiara.


Bintang melirik istrinya, sepertinya Tiara memang melupakan acara reuni kampusnya dan dia benar - benar tidak ingin datang. Buktinya setelah pembicaraan mereka minggu lalu di kantor Bintang, Tiara tidak pernah mengungkit atau membicarakan acara reuni kampusnya lagi.


Tiara sedang menghubungi sahabatnya Ridho dan Tari.


"Assalamu'alaikum Ai" ucap Tiara.


"Wa'alaikumsalam Ra" jawab Tari.


"Ai nanti malam kalian ada acara gak?" tanya Tiara.


"Mm.. nggak, di rumah aja. Lagian kasian anakku masih terlalu kecil dibawa jalan - jalan" jawab Tari.


"Aku titip Tegar di rumah bisa gak? Aku mau pergi ke acara temannya Mas Bintang" ucap Tiara


"Boleh, aku juga kangen udah lama gak ketemu Tegar" balas Tari.


"Ya sudah nanti sore kami antar Tegar ya Ai. Makasih lho sebelumnya" ucap Tiara.


"Oh biasa aja. Oke ya aku tunggu nanti sore" balas Tari.


Telepon terputus.


"Beres Mas" ucap Tiara pada Bintang.


"Syukurlah" jawab Bintang.


Ting... tong...


Suara bel apartemen mereka berbunyi.


"Siapa yang datang jam segini? perasaan gak ada tamu yang janji mau datang?" tanya Tiara.


"Eh sebentar, aku ada pesan sesuatu. Mungkin mereka mengantarkan pesananku" Bintang berdiri dan berjalan keluar kamar menuju pintu apartemen.


Tak lama kemudian Bintang kembali dengan membawa sebuah bungkusan.


"Apa itu Mas?" tanya Tiara.


Bintang segera menyerahkan bungkusan yang baru diantar tadi oleh karyawan Butik tempat dia memesan gaun Tiara.


"Untuk kamu" ucap Bintang.


"Apa ini?" tanya Tiara bingung.


"Buka saja" balas Bintang.


Tiara membuka bungkusan yang diberikan Bintang kepadanya.


"Gaun?" tanya Tiara terpesona.


"Iya untuk kamu pakai nanti malam. Kamu suka?" tanya Bintang.


"Suka Mas, cantik sekali" puji Tiara senang.


"Lebih cantik lagi kalau kamu pakai, perfect deh" balas Bintang.


"Waaaah jadi curiga, sepertinya nanti malam acaranya spesial" goda Tiara.


Wajah Tiara langsung memerah karena malu.


"Cantik" puji Bintang.


"Gaunnya?" tanya Tiara lagi.


"Bukan. Kamu yang cantik kalau bersemu merah seperti ini wajahnya" goda Bintang.


"Aaah Mas Bintang bisa aja" elak Tiara.


"Makasih ya sayaaang" bisik Tiara.


"Apa, gak dengar?" goda Bintang.


"Maaaaas" Tiara mencubit perut suaminya.


"Ulangi donk" bujuk Bintang.


Tiara memeluk mesra suaminya.


"Terimakasih sayaaaaang" ucap Tiara.


"Sama - sama sayaaaang" jawab Bintang sambil membalas pelukan Tiara dengan erat.


*****


Sore harinya sesuai rencana, mereka pergi ke rumah Ridho terlebih dahulu untuk mengantarkan Tegar.


Sebelum maghrib mereka sudah sampai di rumah Ridho.


"Assalamu'alaikum" ucap mereka berbarengan ketika masuk ke dalam rumah Ridho.


"Wa'alaikumsalam. Eh sayang ada Kakak Tegar dataaaaang" teriak Ridho yang sudah menunggu kedatangan Tegar dari tadi, sejak istrinya mengatakan kalau Tegar akan di titip Tiara di rumah mereka.


Tari keluar sambil membawa buah hati mereka.


"Adek bayiiiii" teriak Tegar sambil berlari mendekat ke arah Tari.


"Uuuh cayaaaaaang, kangen Kak Tegaaaar" balas Tari.


"Apa nih Ra?" tanya Ridho sambil menerima bungkusan yang diberikan Tiara.


"Cemilan buat kamu dan Tari" jawab Tiara sambil membawa oleh - oleh makanan favorit Ridho dan Tari martabak manis.


"Waaaah asik nih" sambut Ridho.


"Dho titip Tegar ya, kami ada pertemuan malam ini jam delapan" ucap Bintang.


"Santai aja Mas, Tegar sudah seperti anak kami sendiri kok" jawab Ridho.


"Terimakasih Dho. Sayaaang jangan nakal ya di sini. Adek bayinya di jagain, jangan dibuat nangis" pesan Bintang kepada Tegar.


"Oke Papa" jawab Tegar.


"Kami langsung pergi ya Ai, Dho. Sorry gak bisa lama - lama. Takut telat sampai di tempat acara" ucap Tiara.


"Yoi, hati - hati Ra, Mas" ucap Ridho.


Tiara dan Bintang kembali masuk ke dalam mobil Bintang. Bintang menyalakan mobilnya dan melaju menuju ke tempat lokasi acara reuni kampus Tiara.


Di perjalanan mereka singgah sebentar ke mesjid untuk melaksanakan shalat maghrib setelah itu baru melanjutkan perjalanan kembali.


Karena malam ini adalah malam minggu, jalanan lebih macet dan mereka sudah memprediksinya sebelumnya. Makanya mereka lebih awal perginya.


Sekitar jam delapan kurang mereka sudah sampai di tempat lokasi acara reuni kampus Tiara.


Kok alamatnya sama ya dengan acara reuni kampusku. Apa acara temannya Mas Bintang juga sama? Kok bisa ketepatan banget? tanya Tiara dalam hati.


Tiara melirik ke kanan dan ke kiri sebelum memasuki gedung tempat berlangsungnya acara.


"Kenapa yank, kok bingung gitu?" tanya Bintang.


"Mmm.. anu Mas" ucap Tiara terputus.


"Anu apa? ada sesuatu yang kamu yang aneh?" goda Bintang.


"Tempat ini... Kok bisa sama dengan tempat acara reuni kampusku Mas" ucap Tiara akhirnya.


"Emaaaaang" jawab Bintang.


"Maksud Mas?" tanya Tiara bingung.


"Kita memang akan menghadiri acara reuni kampus kamu" balas Bintang.


"Lho.. Tapi Mas bilang acara temannya Mas? " Tiara balik bertanya.


"Kejutan sayaaaaang...Putri sekarang sudah menjadi temanku, karena dia temannya istriku berarti temanku juga. Yuk kita masuk" ajak Bintang masuk.


.


.


BERSAMBUNG