
Keesokan harinya,
Nilai ujian telah di pajang di mading sekolah, semua siswa berkerumun di dekat mading untuk memastikan nilai mereka.
Semuanya mencari nama mereka. Para siswa unggulan tentu saja langsung mengecek nama mereka dibagian paling awal, tahta tertinggi yang selalu mereka tempati di sekolah itu.
Saat melihat papan mading, semua siswa terbelalak melihat nilai mereka yang sangat rendah.
Namun yang paling membuat terkejut adalah nilai dari semua anggota kelas anak buangan yang hampir mendekati skor sempurna dan hanya memiliki selisih yang sangat tipis antara satu dengan yang lain. Mereka menjadi kelas pemecah rekor tahun ini dengan peringkat yang begitu mengejutkan. Tiga teratas mendapat niai sempurna yaitu Peniel, King dan Atha, mereka mendapatkan nilai sempurna dalam ujian kali ini yang membuat semua orang berdecak kesal karena bisa bisanya anak buangan dan anak baru mengalahkan mereka.
“ini tidak mungkin, mereka pasti mencontek..” teriak Nena yang tak terima rangkingnya direbut.
“ Cihh kau tidak sadar nena, seluruh kelas diacak, soal juga dibagikan random, pengawas ada dimana mana, dan kamera CCTV juga dipasang, bergerak sedikit saja kau akan dikeluarkan dari ruang ujian, aku jelas melihat gadis bernama Atha itu mengerjakan semuanya dengan cara yang gila, dia menjawabnya dalam hitungan menit, mereka memang benar benar jenius, apalagi anggota kelas buangan adalah mantan juara di sekolah ini, karena nilaimu rendah kau jadi memasang rumor tak berguna, dasar memalukan!” ejek salah satu mantan anggota kelas 11 IPS 3 yang memilih keluar dari kelas karena tak sanggup dirundung masalah.
“ Kalau rendah ya belajar jangan mengatakan orang lain tidak profesinal, sementara kau saja membawa kopekan,memalukan!!"
“ apa!? jadi Nena membawa kopekan!? wahh? Ini benar benar memalukan!!
Seisi sekolah menjadi ribut setelah pengumuman nilai yang benar benar tak disangka itu. Semuanya tak pernah berpikir kalau merkea akan dikalahkan oleh kelas buangan.
Sementara mereka panik dan tak menerima dengan hasil yang telah diumumkan, di lantai dua, kelas 11 IPS 3 sedang bersulang untuk ujian yang benar benar sukses kali ini. Mereka tersenyum dan menatap seoang pria gila yang berdiri diantara kerumunan para siswa sambil menatap tajam ke arah mereka.
“ f*ck you..” Beer dengan frontal melafalkan kata-kata itu ke arah Alvino yang mengeraskan rahangnya dengan kesal dan marah. Tanpa komplotan pria gila itu ketahui, seluruh sekolah telah dikawal oleh anak buah Atha dan king yang bersiap untuk menarik semua orang yang terlibat dalam kematian Kiel, perisakan Cindy, perundungan Hana dan korban korban lainnya.
“ Bagaimana sudah siap dengan pertunjukan selanjutnya?” tanya Atha sambil menaikkan alisnya menatap rekan rekannya yang sama gilanya dengan dia dan King.
“ Tentu saja siap,” ucap mereka dengan senyuman merekah di wajah mereka.
Seluruh akses keluar masuk sekolah tiba tiba ditutup, “ SEMUA SISWA DIMINTA MASUK KE DALAM AULA....” pengumuman dari ruang radio sekolah terdengar jelas memerintahkan mereka semua masuk ke dalam ruang aula.
Seluruh siswa berjalan menuju tempat itu, memasuki aula sekolah beramai ramai sesuai dengan arahan yang telah di perintahkan. Anak anak menatap ruangan itu sambil melihat kesana kemari, gelap dan hanya ada satu sumber cahaya,” duduk di kursi yang sudah disediakan,” seseorang yang berdiri di tengah panggung dengan satu lampu sorot yang mengarah kepadanya meminta mereka unutk duduk.
“ wah ada apa ini? Apa ada teater? Atau bioskop gratsis setelah ujian yang gagal ini?”
Para siswa mulai bisik bisik, tak pernah sekolah mereka melakuan hal ini, dan tiba tiba saja semuanya diminta berkumpul.
Semuanya duduk di ruangan itu sesuai dnegan kursi yang telah diatur disana. Alvino entah kenapa bisa duduk di tengah tengah siswa, bersama dengan komplotannya, Zico, Tasya dan Mike. Keempat orang ini adalah dalang sesungguhnya, mereka adalah otak dibalik kematian Kiel.
Saat Siswa berbisik bisik mencari tahu apa yang sedang terjadi tiba tiba gelap gulita menyelimuti ruangan itu. Ada yang berteriak ketakutan, ada yang memanggil guru mereka , semuanya risau dan terkejut melihat hal ini.
Tap..
Tiba tiba layar proyeksi film yang sudah dipasang menampilkan sebuah video yang sangat aneh.
Tampak mendiang Kiel sedang berjalan dengan gaya perempuan lalu ditendangi oleh Alvino, Zico, Tasya dan anak anak lain yag masuk dalam kelompok mereka. Setelah ditendangi, pria itu ditelanjangi lalu dipotret, ada rekaman berisi Kiel yang menangis memohon ampun, ada rekaman berisi Kiel yang dipukuli sampai babak belur oleh salah satu guru disana.
Semua orang syok melihat video itu. Lampu sorot langsung menyala dan menyoroti Alvino dan komplotannya, kepala sekolah dan guru yang terlibat juga terkana sorotan lampu itu.
Bagai teror di siang bolong mereka di buat ketakutan melihat video perisakan itu. suara memohon ampun , suara menangis yang begitu pilu dari Hana dan Cindy yang jadi korban mereka juga di putar disana, suara menangis dari anak anak yang jadi korban Alvino , korban pelecehan pria bejat itu terdengar di dalam aula sekolah.
Semua siswa menangis histeris melihat hal itu, anak anak yang mereka kira adalah anak buangan ternyata adalah korban dari manusia manusia bejat yang masuk dan menghancurkan sekolah itu.
“ jadi ini semua ulah kalian Zico..” pekik salah seorang mantan anggota kelas 11 IPS 3 dengan tubuh gemetaran sambil menangis.
Tak hanya sampai disitu, video pak Bima, video dari ponsel Kiel dan Hana yang merekam aksi bejat Alvino juga di tayangkan di layar besar itu. Semua orang syok, semua orang berteriak marah dan histeris. Tak ada yang menyangka bahwa monster gila sudah masuk ke dalam sekolah itu.
“ Dia...” seluruh lampu menyoroti Alvino. Pria itu terkejut bukan main, dia hendak berlari dari sana tetapi semuanya telah mencegat jalannya,.
“ Dia adalah orang yang membunuh Kiel, melekatkan pelecahan pada banyak siswa dan di.. dia adalah otak dari semua kejahatan yang terjadi di sekolah ini, “ Jin ji berjalan di tengah panggung dan menunjuk Alvino sambil menahan tangisannya kala mengungkapkan fakta yang bahkan dirinya baru saja tau .
“ Dia telah mengambil nyawa sahabat kami, sahabat yang sangat kami sayangi, ini semua terjadi karena pria bajingan itu!!!” pekik Jin ji.
“ dan juga karena ulah kalian semua, kalian terlibat secara tidak langsung, kalian menghinanya, meludahinya, dan mendorongnya sampai dia seperti ini, kembalikan Kiel pada kami, kembalikan teman kami!!” Jin ji dan anak kelas 11 IPS 3 berdiri di atas panggung. Mereka menangis sesenggukan di atas sana.
Tak ada yang bicara, tak ada yang bergerak.
“ Tangkap bajingan setan itu dan bongkar identitas palsunya..” pekik King .
Tiba tiba segerombol anak buah King menangkap dan menarik paksa Alvino menuju sisi panggung.
“ lepaskan aku sialan... lepaskan aku bajingan....” teriak pria itu. Namun semua orang terkejut saat mendengar suara pria itu sangat berbeda dari yang mereka dengar selama ini.
“ tarik topengnya..” teriak King.
Srakkkkk...
topeng kulit nya ditarik begitu saja membuka penyamaran pria itu ,” ya ampun!!” semua orang syok, dan langsung menjauh saat melihat ada monster pedofil gila di depan sana.
.
.
..
Like, vote dan komen