My Hot Daddy

My Hot Daddy
Berusaha Demi Cinta


Elisa terlihat sangat bahagia saat mendapatkan perintah seperti ini dari Derry.


Bahkan yang membuatnya begitu bahagia saat Derry menyematkan kata tolong padanya. Hal sederhana seperti itu sama membuatnya berbunga-bunga seperti ini.


" Aku harus bisa membuat Tuan Derry melihat kerja keras ku. " Elisa membuat jus mangga untuk Olivia dan membawakan beberapa cake yang memang sudah tersedia di dalam kulkas untuk Olivia.


Dia hendak membawanya ke kamar Olivia. Dan sepanjang jalan menuju kamar Olivia, Elisa terus saja tersenyum dengan tulus.


Mengetuk pintu dengan perlahan dan membukanya setelah mendapatkan izin dari pemilik kamar.


" Boleh saya masuk Nona ?" Tanya Elisa yang masih berdiri di depan pintu karena tidak berani masuk sebelum Olivia mengijinkannya.


" Ayo sini. Aku kebetulan tidak memiliki teman. " Dengan senang hati Elisa masuk ke dalam kamar Olivia dan membawa nampan yang berisi makanan itu.


" Wuuaahhh...Apa ini untuk ku ?" Tanya Olivia yang menatap penuh minat pada apa yang di bawa Elisa saat ini.


" Ini untuk Nona. " Elisa memberikan sepiring cake yang di bawanya pada Olivia.


Namun baru saja Olivia hendak memakannya, Nyonya Matilda datang dan menatap tajam pada Elisa yang langsung menjauh dari Olivia.


Tangannya sudah bergetar saat ini. Dia berharap Nyonya Matilda tidak curiga padanya hingga membuat kerja kerasnya sisa-sisa saja.


Dia sangat berharap untuk ini karena dia ingin kembali mendengar suara Derry dan menyapa nya dengan penuh cinta.


Aaahhhh.....


Rasanya Elisa ingin menjerit saat ini juga. Hanya karena membayangkan wajah tanpa diri saja dia sudah segila ini. Lalu bagaimana jika nantinya dia bisa menjalin hubungan dengan Derry entah bagaimana lagi dia menghadapi semua itu.


" Aku harus semangat demi tuan Derry, ya aku harus berusaha untuk itu. " Ucap Elisa dalam hati.


Demi ayang Derry tercintanya dia harus bisa melewati nyonya Matilda.


" Siapa yang mengizinkan mu masuk kemari ?" Tanya nyonya Matilda menatap Elisa dari atas sampai bawah.


" Kau pelayan baru di sini bukan ? Elisa, pelayan yang dibawa Derry seminggu yang lalu ke rumah ini. " Elisa hanya berani menganggukkan kepalanya saja karena nyonya Matilda benar-benar kritis dalam menilai seseorang.


" Lalu apa yang kau lakukan di sini ?"


" Saya hanya membawakan Nana Olive segelas jus mangga dan juga 2 potong cake Nyonya, arena saya pikir ibu hamil itu menyukai makanan manis jadi saya berinisiatif untuk membawakan makanan ini untuk nona Olive. " Semoga apa yang dikatakannya bisa diterima oleh nyonya Matilda.


Sekali lagi nyonya Matilda hanya menatap Elisa dari atas ke bawah untuk menilai kejujuran dari pelayan baru di rumah ini.


Dia tidak ingin jika apa yang telah dilakukannya dan kelalaian yang membuat Olivia terluka.


Bagaimana jika dia tidak berhasil melakukan misinya dari Derry ? Derry sudah berharap banyak padanya, untuk itu Elisa tidak mungkin mengecewakan Derry.


" Tapi tadi nona Olive meminta saya untuk menemaninya di sini karena nona Olive berkata dia bosan karena tidak memiliki teman Nyonya. " Olivia kaget saat mendengar jawaban kebohongan dari Elisa.


Tapi melihat Elisa yang memberikan kode padanya membuat Olive mulai paham bahwa ada yang disembunyikan Elisa saat ini.


" Benarkah seperti itu ?" Olivia hanya bisa menganggukkan kepalanya saja karena dia takut jika ibunya juga memarahinya.


Karena melihat Olivia yang mengangguk seperti itu membuat Nyonya Matilda paham dan meninggalkan mereka dengan beberapa pesan pada Elisa.


" Setelah selesai makan, Keluar dan biarkan Olivia tidur siang. " Elisa juga mengangguk.


" Siap Nyonya. " Senyumnya merekah saat melihat nyonya Matilda keluar dari pintu kamar Olivia.


Bahkan Elisa juga mengintip lagi apakah nyonya Matilda benar-benar sudah pergi atau belum.


Dan saat melihat suasana sudah aman membuatnya langsung berlari ke arah Olivia yang mana membuat Olivia sendiri malah menjadi ketakutan.


" Nona, tenang oke. Jangan takut. Aku hanya menjalankan misi dari tuan Derry..." Olivia merasa heran saat melihat Elisa yang tersenyum malu seperti itu saat menyebut nama tuan Derry.


" Ini Nona sebentar..." Elis mengambil ponselnya dan menghubungi nomor yang sudah di berikan Derry tadi padanya.


" Ada apa sebenarnya ?" Tanya Olivia yang merasa heran dengan tingkah Elisa yang membuatnya bertanya-tanya tentang wanita itu.


" Tunggu Nona, Sebentar lagi. " Ucap Elisa yang masih berusaha menghubungi nomor tersebut.


Dan saat mendengar suara siapa yang ada di ponsel Elisa, Olivia langsung mengenal suara itu.


" Hubyy..." Begitu juga dengan William.


Dia juga kaget saat mendengar suara kekasih hatinya yang sangat di rindukannya itu.


" Oliviaaa...."


" Hubby...." Begitu lah sepasang kekasih yang tengah menjalani pemisahan sebelum acara pernikahan mereka dua hari lagi.


Melihat bagaimana interaksi antara William dan Olivia membuat Elisa juga mulai berkhayal jika Derry akan memanggilnya Sayang dan Elisa akan memanggil Derry dengan panggilan merasa seperti itu juga.


...💦💦💦 ...