My Hot Daddy

My Hot Daddy
Bab 114


Alex menyenderkan kepalanya di samping kayu-kayu bambu warna hijau yang merupakan penghias atau dinding di villanya itu sambil menunggu kedua orang yang ternyata masih belum selesai berpakaian, entah apa yang dilakukan mereka hingga waktu 30 menit saja tidak cukup buat kedua orang yang ada di dalam kamar itu.


Tidak lama kemudian suara pintu kenop dibuka dan terlihat Cyla yang sudah menggunakan baju casual santainya sambil terdiam menatap diri Alex.


'Ada apa dengan nya?' pikir Alex


Cyla Pov~


Apa ini sebuah dosa bila aku melihat tubuh lelaki yang ada dihadapanku ini? Tapi bukannya ini sebuah berkah dan rezeki saat melihat tubuh nya yang berotot itu terpampang nyata tanpa diselimuti apapun dan jangan lupakan posenya, apa aku boleh menyentuhnya?



{Alex yang sedang bersender awas halu 🀩}


Author Pov~


Alex mendekat ke arah Cyla dan menatap wajah perempuan itu, tidak ada kalimat yang diucapkan hanya matanya yang menatap tanpa henti ke arah depan tepatnya ke arah Alex. Alex mengeluarkan smirknya dan mendekatkan wajahnya hingga ke telinga milik Cyla.


"Apa kau ingin menyentuh nya?" bisik Alex ditelinga Cyla.


"Iya" jawab Cyla dengan pikirannya yang entah kemana, senyum nakal Alex terbit di wajah tampannya itu. Mulutnya yang nakal mengigit manis telinga kanan milik Cyla membuat snag empu terbangun dari khayalan fantasinya.


"A..Apa yang kau lakukan Lex?" gugup Cyla dengan rona merah yang sudah timbul di sekitar wajahnya.


"Bukannya kau ingin menyentuh tubuhku yang berotot ini maka aku juga bisa menyentuh tubuhmu" bisik Alex dan kembali menggigit telinga milik Cyla.


"a..Apa ah" Ucap Cyla yang membuat Alex tersenyum menggoda dan menatap wajah perempuan yang sudah memerah karena dirinya.


"Kau sungguh manis" ucap Alex lalu pergi melewati Cyla dan masuk ke dalam kamarnya untuk mengambil pakaian yang tertinggal tadj. Sedangkan Cyla langsung berjalan keluar villa dan berteriak sekeras-kerasnya, bila dirinya disebut gila tidak apa-apa karena perasaan nya sudah dibuat gila oleh laki-laki yang tersenyum menggoda kepadanya.


"Aaah Bisa gila aku lama-lama!" teriak Cyla dengan hembusan angin dan lambaian pohon kelapa yang menari lembut di langit.



Sedangkan Alex hanya bisa tertawa kecil dan tersenyum saat mengingat wajah Cyla yang sangat mudah digoda olehnya dan jangan lupakan teriakan yang baru dirinya dengar itu.



{Gambar Alex, Yang Jomblo Minggir Orang ganteng lewat 🀣🀩 Jangan kebawa mimpi yaa}


'Bukan aku yang membuatmu gila Cyla tapi kamu' ucap Alex sambil duduk di tepi ranjang dan mengingat gigitannya ditelinga lembut dan harum milik Cyla.


"Lebih baik aku mengganti semua pakaian ku saja, ini sangat menggerahkan" ucap Alex lalu mengambil kemeja pengen pendek ditemani celana jeans biru malamnya, karena hari ini adalah hari terakhir di hawai. Apalagi saat dia mengetahui ada beberapa karyawannya yang korupsi saat dirinya tidak ada cukup membuat dirinya ingin menghabisi para tikus tikus yang ada di kantor nya itu.


Dengan Mex yang membantu merapikan pakaian milik Cyla dan Rei tentunya, karena ini dadakan dan tentu saja Cyla dan Rei akan dia beritau saat dirinya sudah mengganti baju nya.


"Tidak akan kubiarkan tikus tikus itu hidup di wilayahku" dingin Alex dan memakai pakaiannya. Tidak perlu waktu lama Alex sudah keluar dari kamarnya dan disambut oleh tawa milik Cyla dengan Rei yang menyuapi ice krim coklat kepada ibunya itu.


"Kita harus bersiap-siap" ucap Alex singkat yang membuat keduanya menoleh ke arah datangnya suara itu.


"Bersiap-siap" bingung Cyla.


"Kita akan kembali ke New York malam ini" ucap Alex yang duduk di sebelah Cyla berada.


"Malam ini? tapi ini belum satu Minggu dad?!" protes Rei.


"Ada masalah di kantor Rei dan jangan lupakan sekolahmu" dingin Alex yang membuat Rei mengunci mulutnya diam.


"Kalau begitu besok aku sudah bisa bekerja ya kan?" tanya Cyla menatap Alex.


"Tidak!" tolak kedua laki-laki yang ada di dekatnya itu.


"Ehh kalau aku tidak kerja gajihku akan dipotong" Tukas Cyla.


"Siapa yang berani memotong gajimu maka nyawanya menjadi bayaran nya" dingin Alex.


"Mommy tidak perlu kerja ada Daddy yang kerja" timpal Rei. Cyla mengembuskan nafas kasar dan menatap bergantian kedua wajah lelaki yang ada dihadapan nya itu.


"Mommy bukan Karyawan tetap Rei, mommy itu hanya karyawan magang" bela Cyla.


"Kata siapa kamu karyawan magang" tanya Alex sambil menatap Cyla.


"Bukannya sudah ditulis di biodata dan di administrasi kantor" ucap Cyla.


"Kamu bukan Karyawan magang tapi kamu asistenku" tegas Alex yang membuat Cyla menatap tidak percaya kepada Alex.


"Astaga Lex jangan bercanda ada-ada saja kamu" kekeh Cyla pelan yang ditatap tajam oleh Alex.


"Apa aku bercanda" tekan Alex yang membuat Cyla menggeleng pelan.


"Kalau begitu jangan duduk saja kita akan jalan-jalan di sekitar sini sebelum pergi" ucap Alex lalu menjulurkan tangannya ke Cyla. Cyla menerima genggaman tangan itu dan tangan uang satunya menggengam tangan kecil Milik Rei.


"Mommy ingin foto dimana?" tanya Rei.


"Mommy tidak terlalu suka berfoto Rei bahkan foto yang di kamar mommy saja diambil diam-diam oleh orang tua mommy di Indonesia" ucap Cyla sambil tersenyum manis. Alex yang mendengar nya hanya merasa heran dan takjub kepada wanita yang sebentar lagi akan dia buatkan acara pernikahan paling megah itu, semua perempuan yang pernah menjadi pasangan untuk acara perusahaan nya selalu minta berfoto maupun berselfie ria tapi berbeda dengan perempuan yang ada di sampingnya, sederhana tapi sangat cantik.


'Kau adalah pasanganku yang terbaik Cyla' pikir Alex sambil menatap senyuman manis nan tulus itu.


🍁🍁🍁πŸ₯₯🍁🍁🍁πŸ₯₯🍁🍁🍁πŸ₯₯🍁🍁🍁


🌴Aloha


Jangan lupa mampir ke novel author yang lainnya judulnya :


My Ex Secretary


🌴 Spoiler Bab 115


"Candu"