
Rei Pov~
Tidak apa-apa tanganku bengkak karena bukan cuma 10 hari Daddy tapi akan ditambah dengan 6 hari, itulah akibatnya meninggalkan ku sendirian di Villa. (Batin Rei tersenyum jahat)
Author Pov~
Di saat Alex mengengam dan menerima permintaan anak laki-lakinya itu Cyla berjalan ke arah mereka sambil memakai hiasan kepala yang dirangkai indah dengan bunga ala Hawai.
"Apa yang kalian lakukan di sini?" tanya Cyla sambil memasang wajah polosnya dan menatap ke arah mereka bertiga bergantian. Dirinya bingung saat melihat wajah yang berbeda beda yang satunya tersenyum bahagia, yang satunya berwajah dingin bak balok es yang satunya lagi pasrah.
"Ada apa dengan ekspresi kalian?" bingung Cyla yang membuat ketiganya menormalkan ekspresi mereka.
"Tidak ada" jawab singkat Alex.
"Hanya terlalu terkejut melihat kecantikan milikmu, Cyla" goda Louise sambil mengedipkan mata kanannya.
"Mommy ayo pulang" ajak Rei sambil berjalan mendekat ke arah Cyla dan memegang tangan itu lembut.
"Pulang? sekarang?" tanya Cyla yang diangguki pelan oleh Rei.
"Baiklah, ayo kita pulang" setuju Cyla lalu mengengam erat tangan milik Rei lalu turun dari gazebo itu. Alex langsung berdiri dan menyusul kedua orang yang sudah mulai menjauh itu sedangkan Louise langsung menembuskan nafas putus asa.
"villaku.." gumam Louise lalu meminta butlernya untuk menuangkan ice lemon lagi. Sedangkan ketiga orang itu pergi menuju tempat kapalnya berada.
"Kamu naik apa kesini Rei?" tanya Cyla kepada Rei.
"Kapal Boot" jawab Rei yang diangguk paham oleh Cyla sedangkan Alex hanya bisa mendengus sebal melihat atraksi kedua orang itu, apa dirinya tidak dianggap di sini? padahal mereka keluarga bukan?
"Apa kalian tidak melihat orang ada disini?" tanya Alex yang sudah tidak tahan dengan keadaan dimana dia tidak diperhatikan padahal dirinya tidak pernah diperlakukan seperti ini. Semua mata dan kamera akan menyoroti setiap langkah kakinya tapi apa ini dirinya diabaikan? apa ini rekor barunya.
"aku tidak melihatnya" ucap Rei lalu melihat-lihat ke sekitarnya dan melewati keberadaan Alex dengan santainya.
"Tidak ada orang mommy, apa kita diikuti hantu?" ucap Rei sambil memeluk paha milik Cyla yang membuat Cyla terkekeh melihat sikap Rei yang baginya sangat menyenangkan hati itu.
"Jangan seperti itu Rei nanti kamu dihabisi hantu itu loh" canda Cyla yang membuat Alex berjalan mendekat ke arah mereka dan menggendong mereka berdua bersamaan.
"Kyaa! apa yang kau lakukan Lex" ucap Cyla terkejut dan refleks mengalungkan kedua tangannya di leher milik Alex.
"Daddy turunkan kami" tukas Rei yang tidak enak dengan posisi ini. Dimana Alex menggendong Cyla dan Rei berada di dalam pelukan Cyla.
"Bukannya aku hantu jadi terima saja pekerjaan hantu ini" ucap Alex yang membuat Rei hanya mendengus kesal. 'Ini mah sesi dayung dua pulau terlampaui' pikir Rei apalagi ayahnya itu memegang tubuh milik ibunya erat.
'Lembut dan wangi' pikir Alex saat mencium bau tubuh Cyla yang sangat tercium oleh Indra penciumannya. Alex berjalan ke kapal boot bewarna putih itu lalu menurunkan mereka berdua di dalam kapal boot itu.
"Mex kamu pulangnya bersama Louise dan juga bawa mobil Jeep nya ke villa" perintah Alex yang mau tidak mau harus diterima oleh Mex.
"Baik tuan" jawab Mex lalu menatap kepergian atasannya kembali ke villa. 'Resiko punya atasan seperti ini' pikir Mex pasrah lalu berjalan ke arah gazebo.
Kapal boot itu sudah sampai di daerah pantai di dekat villa mereka, karena kapal boot lebih kecil dari kapal pesiar membuat kapal boot itu bisa diletakkan di dekat pantai tempat mereka menginap berbeda dengan kapal pesiar yang membuat mereka harus kepelabuhan dulu baru setelah itu naik mobil dan kembali ke villa mereka.
Alex, Cyla dan Rei memasuki ruang tidur mereka lalu merebahkan tubuh mereka di atas kasur. Entah kenapa bagi mereka bertiga hari ini sangat melelahkan tapi sangat menyenangkan hati mereka masing masing. Alex menatap ke arah Cyla yang sedang memejamkan matanya membuat Alex ingin memegang wajah cantik itu. Tangannya terulur untuk mengusap wajah itu tapi sayang sebuah gigitan membuatnya meringis sakit.
Hap**
Rei menggigit tangan milik ayahnya yang melewati wajahnya itu dia gigit tangan besar itu keras dan jangan lupakan gigi tarinya yang membuat ayahnya meringis kesakitan.
"Awch, Rei lepas" ringis Alex yang membuat Rei membuka mulutnya dan melepaskan tangan milik ayahnya itu.
"Ada apa?" tanya Cyla yang langsung merubah posisinya menjadi duduk dan menatap kedua laki-laki itu. Alex ingin memberi tau wanitanya tapi sayang dirinya kalah cepat dengan ucapan milik anak laki-laki nya itu.
''Tidak apa-apa mom hanya semut merah kok" jawab Rei yang diangguki oleh Cyla. Cyla berdiri dari kasurnya lalu mengambil pakaian miliknya.
"Mandi dan juga kamu akan tidur dimana Lex?" ucap Cyla sambil mengambil perlengkapan ganti bajunya.
"Tidur diluar dong Daddy masa disini kan gak mungkin" jawab Rei semangat yang membuat Cyla menatap ke arah Alex dan Rei.
"Benarkah?" tanya Cyla mempastikan
"Tentu saja kan Daddy tadi bilang ya kan" ucap Rei lalu menatap ke arah ayahnya yang sudah menatapnya tajam.
"Baiklah kalau begitu mommy mandi dulu" ucap Cyla lalu mengecup lembut dahi milik Rei dan melalui Alex yang sedang berharap dicium juga. Rei hanya bisa tertawa terbahak bahak melihat sikap ayahnya yang seperti anak kecil itu.
"hahaha" tawa Rei pecah.
" Apa kau ingin dihukum Rei" dingin Alex yang membuat Rei langsung menghentikan tawanya.
"Kam Daddy sudah menerima konsekuensi nya jadi ya turuti aja" ucap Rei yang membuat Alex hanya bisa menghela nafas panjang. Entah kenapa dirinya sekarang banyak menghela nafas apalagi melihat sikap anaknya yang membuatnya tidak bisa marah apa ini karena Cyla? (pikir Alex)
Di dalam kamar mandi~
Cyla mengunci rapat kamar mandi itu lalu mengeluarkan handphone yang dia bawa dari kamarnya karena bila dia membuka handphone nya di kamar pasti kedua laki-laki itu bertanya-tanya atau melakukan hal yang aneh-aneh.
Handphone nya terdapat 10 pesan dari Didi, 8 pesan dan 10 panggilan dari Bu panti yang tidak terjawab dan ada pesan pesan yang tidak penting tetapi matanya menatap kembali pesan yang baru masuk itu. Pesan dan nomor yang dia dapatkan dari laki-laki yang pernah kena botol kaleng yang dirinya tendang di taman itu.
"Leon?" gumam Cyla lalu membuka pesan itu.
Mr.Leon π
>>> Bisakah kita bertemu hari ini?
Cyla
>>>Bukannya saya menolak tapi saya sedang berada di Hawaii, maafkan saya π
Mr.Leon π
>>> Sepertinya kita berjodoh saya juga sedang ada di Hawai apa kita bisa bertemu di restoran xxxx
Cyla yang membaca pesan itu langsung memeriksa nama restoran yang dikirim oleh Leon dan beruntungnya tempat makan itu tidak jauh dari villa yang dia tepati ini.
Cyla
>>> Baiklah 30 menit lagi saya akan ke sana
Mr.Leon π
>>> Sampai bertemu di sana nona ππ
Cyla yang membaca pesan dan melihat emoticon itu hanya bisa tertawa garing, bisa-bisanya laki-laki yang baru dia temui 2 Kali itu mengirim emoticon kedipan dan ciuman.
'Orang yang hangat tidak seperti ahh Cyla kamu lagi mandi jangan pikirkan Alex dulu' gumam Cyla lalu memulai ritual mandinya.
ππππ₯₯ππππ₯₯ππππ₯₯πππ
π΄Aloha
Jangan lupa mampir ke Novel author yang lainnya judulnya :
My Ex Secretary
π΄ Spoiler 108
"Dia Milikku"