
Teng*** Teng** Teng*
Suara lonceng dari jam yang menggantung di ujung ruangan berbunyi dengan sangat keras. Suara kepakan dari sayap burung merpati terlihat di atas gedung. Memberitahukan bahwa pernikahan yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang akan dimulai.
Di salah satu ruangan istirahat terlihat seorang perempuan yang sudah menggunakan gaun pernikahan nya. Gaun yang dihias dengan butiran permata tersebut terlihat indah dan anggun saat dilihat. Bahkan para perias yang menghias sang pengantin di ruangan terpana karena kecantikannya.
"Huh...tarik nafas pelan-pelan, semuanya pasti akan baik-baik saja" gumam sang perempuan yang akan memulai acara pernikahan nya. Perempuan yang sedang gugup di salah satu ruangan tersebut memiliki perasaan yang sama dengan sang laki-laki yang berada di ruangan yang lain.
Di sana seorang laki-laki yang sedang berdiri di depan cermin sudah siap masuk ke dalam aula pernikahan. Dengan jas hitam yang melekat, dasi kupu-kupu dan juga beberapa tangkai bunga kecil yang diselipkan di atas dadanya. Hari ini adalah pernikahan keduanya sebagai laki-laki dan merupakan pernikahan yang sangat berbeda dengan dulu.
Dimana pernikahan nya dulu hanya dilakukan dengan cara tersembunyi bukan seperti sekarang yang dilakukan secara terbuka dan diadakan selama 2 hari berturut-turut.
"Alex, sebentar lagi akan dimulai cepatlah keluar!" panggil Vero sang ayah yang berada di depan pintu ruangan milik Alex. Perasaan gugup yang dirasakan Alex menghilang sejenak dan menatap ayahnya tenang. Pernikahan kali ini akan menjadi pernikahan yang terakhir untuknya. Pernikahan yang akan membawanya bahagia sampai akhir hidupnya.
"Ya, aku siap" jawab Alex.
Dia berjalan keluar ruangan bersama ayah dan ibunya. Pintu yang terbuka memperlihatkan pengantin laki-laki dengan aura gagahnya. Semua kamera yang ada menyorot setiap langkah kaki sang pemeran utama. Para wanita yang diundang hanya bisa menelan Saliva mereka saat melihat seorang laki-laki yang merupakan pria impian setiap wanita di dunia akan menikah dengan penampilan yang sangat indah.
"Apa kamu gugup, Lex?" bisik Irene di samping Alex. Dia mendampingi Alex hingga ke altar pernikahan yang sudah disiapkan tentunya. Jelas membuat Alex bisa mendengar bisikan sang ibu.
"Sedikit saja, mom" jawab Alex yang membuat Irene tersenyum lembut. Melihat anak laki-laki yang dulunya hidup dengan beban saat ini akan hidup penuh dengan makna kebahagiaan. Hingga mereka tidak merasa bahwa langkah kaki mereka berhenti tepat di altar. Meninggalkan Alex di tengah-tengah altar dan menunggu kedatangan sang pengantin wanita.
Tidak terlalu lama nama pengantin wanita dipanggil dengan kerasnya, pintu yang tadinya kosong diisi oleh kedatangan sang wanita. Di sana Cyla berjalan bersama dengan Leon yang merupakan kakak dan pendampingnya. Berjalan ke arah altar yang sudah diisi oleh Alex.
"Mari kita mulai acaranya, pengantinku" senyum Alex yang memasukkan tangan kanannya ke dalam kantung celana.
{Gambar pengantin pria! Ingat jangan kebanyakan halu karena pengantin pria ini akan menjadi suami Cyla^^}
Cyla yang melihat penampilan Alex hanya bisa terpesona di balik kain penutupnya. Melepaskan tangan sang kakak dan menggenggam tangan Alex. Dengan sekali tarikan nafas Cyla merasakan tangan Alex yang berkeringat.
'Ternyata dia gugup juga' ucap Cyla dalam hati merasakan tangan Alex yang berkeringat. Sedangkan Alex hanya bisa menarik nafasnya mencoba menenangkan pikiran yang akan melakukan sumpah dan tubuhnya yang ingin memakan Cyla sekarang juga.
'Tenang Lex, nanti malam kau bisa memakannya selama berjam-jam' ucap Alex meyakinkan dirinya.
Mereka berdua yang sudah berdiri di altar dan seorang pastor yang akan memulai pernikahan ini. Mengucapkan semua hal yang harus diucapkannya. Hingga sampai ke sebuah sumpah pernikahan yang akan meresmikan kedua mempelai dihadapannya. Kamera yang berada di dekat mereka juga merekam setiap kata dan kalimat yang akan diucapkan dengan tegas tersebut.
"Mempelai pria, apakah kamu mengganggap wanita ini sebagai istrimu yang sah dan bersumpah untuk berbagi suka duka dan mencintainya sampai rambutmu berubah menjadi abu-abu?"
"Sampai rambutku menjadi abu-abu dan tubuhku hilang, aku bersumpah demi namaku untuk mencintainya dan hanya dia selama sisa hidupku" tegas Alex. Matanya yang jernih dan penuh keyakinan membawa rasa kepastian di aula pernikahan.
"Dan mempelai wanita, apakah kamu mengganggap pria ini sebagai suamimu yang sah dan bersumpah untuk berbagi suka duka dan mencintainya sampai rambutmu berubah menjadi abu-abu?" tanya orang tersebut kembali.
"Saya bersumpah untuk tetap setiap dan setia kepada suami saya dan mencintai dirinya selama sisa hidup saya" jelas Cyla yang merasakan atmosfer di dekatnya berubah menjadi serius dan penuh penuh keyakinan.
"Kalau begitu sekarang aku ucapkan kau menjadi suami dan istri. Semoga semua yang hadir memberkati mereka dengan kedamaian dan kemakmuran sampai akhir hidup mereka" lantang laki-laki tersebut mensahkan kedua orang yang ada di hadapannya.
Semua mata yang melihatnya berdiri dari tempat duduk dan bertepuk tangan meriah. Kamera yang ada terus merekam setiap momen romantis yang ada. Pernikahan yang mereka lakukan terjadi dalam waktu sekejap mata dan tetesan air mata keluar dari mata orang tua Alex. Penderitaan yang mereka lalui bersama sudah dibalas menjadi kebahagian yang lebih.
Rasa sedih yang dibayar menjadi kebahagian dan rasa sakit uang dibayar menjadi cinta terjadi di aula yang penuhi oleh orang-orang. Tangan Alex menekan tekuk Cyla memperkuat ciuman yang diberikan nya kepada Cyla. Hingga tidak berapa lama kemudian suara nafas Cyla yang terengah-engah terdengar.
Dengan penuh senyuman Alex mengecup kembali di tempat yang berbeda yaitu dahi Cyla. Memberikan sebuah senyuman tulus yang membuat sesuai aula riuh karena pesonanya.
"Aku mencintaimu, Cyla" senyum Alex yang membuat wajah Cyla merona.
"Ya, aku juga mencintaimu" balas Cyla pelan membuat Alex memeluknya. Rei yang berada di tengah dan matanya yang sudah tidak tertutupi hanya bisa mengalah dengan ayahnya yang terus-menerus menunjukkan keromantisannya.
"Hah, apa aku harus benar-benar menyingkir nya?" hela nafas Rei yang masih membawa bantalan merah kecil. Dimana bantal yang dia pegang merupakan tempat cincin kedua orang tuannya berada.
"Kau cemburu ya, Rei" goda Didi yang berada di samping Rei berada.
"Tidak dan juga kenapa bibi ada si sini?" tanya Rei.
"Tentu saja pelemparan bunga akan terjadi dan aku harus mendapatkan bunga tersebut" semangat Didi yang kondisinya luar biasa pulih.
"Sayangnya tidak bisa aku yang akan mendapatkan bunganya dan menikahi mommyku" tegas Rei.
"Ehhh, tidak bisa begitu dong Rei. Astaga.... Cyla anakmu masa mau menikah denganmu juga?!" teriak Didi yang mendengar suara tegas Rei. Teriakan Didi yang ada membuat orang-orang disekitar terkekeh dengan pernyataan Didi.
"Hahaha" kekeh Cyla yang emanagp lembut ke arah anak laki-lakinya. Kehidupannya akan berubah semua hal yang akan terjadi di masa depan akan dipenuhi dengan orang-orang yang menyayanginya.
'Terimakasih, terimakasih telah memberikanku kebahagian ini' ucap Cyla dan memejamkan matanya pelan.
Membiarkan waktu berjalan dengan sendirinya untuk mencapai alur yang penuh dengan cinta. Cinta yang akan membawa semua orang ke setiap kisah manisnya masing-masing. Sampai jumpa semuanya, di pertemuan yang penuh dengan keromantisan.
๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
โขAkhirnya Pernikahan selesai!!! huhuhuhuhu terimakasih atas bantuan dan support kalian selama berbulan-bulan ini. Sebanyak 193 bab selesai atas dukungan kalian. Saya sebagai author berterima kasih banyak kepadabpara pembaca.
Dan buat bab malam pertama akan direview paling lama 4 hari, karena memang seperti itu sistem Review di MT ( khusus bab berkonten dewasa) jadi mohon bersabar kembali buat pembaca yang ingin membaca malam pertama milik Alex dan Cyla!
Oleh karena itu juga saya akan melakukan Q and A di Ig selama menunggu review dari pihak MT, jadi buat yang ingin bertanya silahkan yaa Q and A akan dimulai pada hari Sabtu!
Sekian terimakasih, sampai jumpa di Extra Part yang penuh dengan romansa! Sayonara~
>>> Ngomong-ngomong karena saya belum menikah jadi saya mengambil contoh dari novel isekai kesukaan saya jadi maaf bila ada kesalahan ya^^
(dan pasal bab awalan itu udah beberapa saya revisi kalimat emm sholehnya jadi mohon dimaklumi)
Ig : @dna2005_