My Hot Daddy

My Hot Daddy
Bertemu


Seperti yang di katakan William padanya tadi, Mereka akan menjemput Andrea sekolah. Namun karena William tiba-tiba ada meeting yang tidak bisa di tunda membuatnya harus membiarkan Olivia bersama supir dan pengawal untuk menjemput Andrew di sekolahnya.


Awalnya Olivia menolak karena dia malu jika harus menjemput Andrew sendirian.


" Aku pulang saja ya Tuan..."


" Hubby, Panggil aku Hubby Olivia..."


Blush...


Wajah Olivia tersipu malu saat mendengar William yang kembali mengingatkannya tentang panggilan di antara mereka.


Karena usia mereka yang sangat berbeda jauh maka William memintanya untuk memanggilnya dengan sebutan Hubby.


Karena telah memutuskan untuk menerima William lagi, Maka Olivia menurut dan mengikuti apa yang di inginkan ayah dari anaknya.


Bukan hanya karena dia ayah dari anaknya saja, Tapi karena William juga telah membuatnya merasa di sayang dan di jadikan ratu.


" Maafkan aku hubby, Aku belum terbiasa. "


" Its oke Baby, Tidak masalah. Kamu masih bisa belajar lagi. Maaf tidak bisa menemani mu menjemput Andrew. "


" Apa aku memang harus menjemput Andrew ? Bagaimana jika mereka menatap ku tidak suka ?" William tau bahwa Olivia adalah tipe wanita yang krisis dengan rasa percaya dirinya.


Maka itu yang harus di rubahnya saat ini. William harus membuat Olivia percaya diri dengan dirinya sendiri karena Olivia itu cantik.


" Kau cantik Baby. Tidak akan ada yang berani menatap mu seperti itu karena kau adalah calon istri ku. Kita akan menikah kurang dari dua Minggu lagi. Jadi aku harap kamu bisa mengerti itu. " Terdengar helaan nafas berat dari Olivia yang menandakan bahwa Olivia merasa berat untuk melakukan hal ini.


" You can do it Olivia. " William berusaha memberikan semangat pada wanitanya agar bisa melakukan itu.


Mendapatkan semangat dari William membuat Olivia semakin semangat untuk bisa melakukan hal ini.


Dia berusaha menenangkan dirinya untuk bisa melakukan hal yang sebenarnya sangat mudah.


" Oke, Aku hanya akan masuk ke sekolah dan menjemput Andrew ke dalam. Jika ada yang bertanya siapa aku aku akan menjawab saudara jauh Hubby saja. "


" No ! Jangan pernah berani melakukan hal itu jika tidak ingin aku menghukum mu. Apa masih ingat bagaimana hukuman yang ku berikan pada kamu dulu ? Hukuman kenikmatan hingga kamu tidak bisa bergerak hanya untuk turun dari tempat tidur. "


Glug...


Olivia menelan ludahnya secara kasat saat mendapatkan ancaman seperti itu dari William.


Dia tau seberapa berbahayanya William jika sudah berhubungan badan. Sekali ledakan saja William bisa menghabiskan waktu selama satu jam. Bahkan jika dia menginginkannya lebih mereka bisa melakukan hal itu sampai dua jam dengan berbagai posisi yang di inginkan pria dewasa itu.


Mendapati Olivia yang terdiam seperti itu membuat William menyunggingkan senyumannya karena dia tau bahwa Olivia saat ini tengah memikirkan hukuman yang di katakan ya tadi.


" His...baik lah aku akan mengatakan aku adalah ibu tiri Andrew. "


" That right Baby. Kau memang yang terbaik. I Love You Olivia William Jhonson. "


Blush...


Wajahnya tersipu mu setiap kali mendengar kata cinta yang di berikan William padanya.


Mengetahui bahwa saat ini Olivia pasti tengah tersipu malu karena kata cinta darinya membuat senyuman William langsung terbit dengan sempurna.


" Sudah lah, Aku tidak bisa berkerja jika terus saja mengganggu mu seperti ini. Datanglah ke kantor setelah menjemput Andrew dan kita akan makan siang bersama. "


" Baik lah. " Akhirnya sambungan telepon terputus karena William harus kembali bekerja dan Olivia sendiri memilih untuk keluar dari mobil dan menjemput Andrew saat ini.


Saat Olivia turun dari mobil dan masuk ke sekolah Andrew, Dia sudah di lirik dan di lihat beberapa wanita yang tengah menunggu anak mereka sekolah.


Dan melihatnya yang berbadan dua dengan usia yang masih belia membuat mereka banyak menatap rendah dan ini yang sangat di takutkan Olivia.


" Oke Olivia, Kau bisa, Kau bisa Olivia. " Dia berusaha menguatkan diri dan hatinya untuk melewati mereka semua dengan memberikan senyuman.


Olivia menuju kelas Andrew yang telah di beritahu William padanya tadi.


Dia tersenyum saat melihat Andrew yang baru saja keluar dari kelasnya dan langsung menghampirinya saat ini.


" Mommy...." Andrew berteriak menyerukan panggilannya pada Olivia.


Namun saat dia hampir sampai pada Olivia, Andrew malah menghentikan langkahnya dan tidak jadi menghampirinya.


Dan betapa kagetnya dia saat melihat seorang wanita cantik yang langsung memeluk Andrew saat itu juga.


" Andrew sayang, Mommy merindukan kamu Sayang..." Olivia hanya bisa tersenyum saja saat melihat Andrew yang menatap sendu ke arahnya saat ini.


Dia berusaha tetap tersenyum agar Andrew tidak mengatakan apa pun pada Mommy-nya karena Olivia tidak ingin terjadi keributan di sini.


" Mommy, Kenapa Mommy di sini ?" Tanya Andrew pada Amber yang tiba-tiba menjemputnya sekolah padahal selama ini Amber tidak pernah melakukan hal itu padanya sekali pun.


" Why ? Mommy hanya merindukan putra Mommy yang tampan ini. Lalu kenapa bertanya seperti itu Sayang ?" Andrew menggelengkan kepalanya karena dia tidak ingin Amber curiga dan membuat keributan di sini apalagi dengan Mom Liv kesayangannya.


" Tidak. Tapi Mommy tidak pernah menjemput Andrew seperti ini. Jadi bukankah ini aneh ?" Sadar akan Andrew yang semakin kritis padanya membuat Amber harus kembali mengambil hati Andrew agar William kembali padanya karena Andrew yang tidak bisa berpisah darinya.


" Karena mulai sekarang Mommy akan terus menjemput kamu sekolah setiap harinya sayang. "


...💦💦💦 ...