
“Hebat sekali, Leo! Kamu sungguh mendapatkan Pagani Huayra untukku?”
Richard membuka mulutnya dengan lebar dan berkata kepada Leo. Lalu, Leo turun dari mobil, tersenyum, dan menjawabnya sambil menepuk atap mobil.
“Bagaimana? Mobil ini cukup mewah, ‘kan?”
Richard segera berkata: “Pelan sedikit. Jangan menepuknya sampai rusak. Aku tidak sanggup mengganti rugi!”
Mendengar ini, Leo hanya tersenyum dengan santai. Lalu, dia berkata: “Oke, jangan katakan yang tak berguna lagi. Ayo cepat jemput pengantinmu.”
Setelah mendengar omongannya, Richard malah ragu-ragu. Lalu, dia semakin terkejut setelah melihat ke sopir yang mengemudikan Rolls-royce di belakang. Awalnya, dia kira Leo hanya akan mengatur supir biasa untuk berpartisipasi. Dia tidak menyangka supir-supir yang berpakaian formal ini bisa setinggi 2 meter. Ini benar-benar luar biasa! Rasanya mereka lebih mirip dengan pengawal pribadi!
Sebenarnya, ini juga karena Leo tidak menjelaskan kepada Zella kalau dirinya hanya butuh supir biasa. Jadi, supir yang dicarikan Zella rata-rata adalah pengawal pribadi yang bisa mengemudi.
Melihat semua orang sedang menunggunya, Richard pun tidak lagi bertanya dan ragu-ragu. Dia langsung memasuki mobil Pagani Huayra dan duduk di samping Leo.
Richard yang duduk di dalam Pagani Huayra tampak sangat gembira. Sebenarnya, kini dia sedikit curiga dengan identitas Leo sebagai karyawan perusahaan rental mobil. Seorang karyawan biasa bisa meminjam Pagani Huayra?
“Leo, kamu jujur saja padaku. Sebenarnya, apa pekerjaanmu sekarang?”
Richard bertanya kepada Leo dengan bingung.
Mendengar ini, Leo hanya tersenyum tipis dan berkata: “Sudah, kamu jangan tanya ini dulu. Tunggu kamu selesai nikah baru kita bicarakan.”
Lagi pula, kalau dirinya memberitahu Richard ini semua adalah mobilnya, akankah dia percaya?
Setelah menilai Leo dari atas ke bawah, Richard menyadari setelan jas yang dipakai Leo bukanlah jas biasa. Meskipun dia tidak mengenali merek jas ini, tapi aura setelan ini menunjukkan harganya tidak murah!
Namun, Richard tidak memikirkannya lagi, dalam hatinya hanya merasa senang.
Selama perjalanan, semua mobil di jalan terus menghindari keberadaan tim mobilnya. Semua menyingkir ke samping dan membiarkan tim mobilnya lewat. Para pengemudi di jalan pun menatapi tim mobilnya dengan mata yang lebar. Lagi pula, tim mobil yang sepanjang ini, pemilik harus seberapa kaya, coba?
Di sisi lain, di dalam rumah pengantin wanita.
Kelly Yvonne duduk di kasurnya sambil menunggu kedatangan Richard.
Dia dikelilingi oleh kerabat keluarganya, di antaranya ada ibu Wulan, kakak sepupunya. Dia berkata dengan nada suara yang bangga: “Kelly, tante beritahu, ya. Menikah itu hal terpenting seumur hidup bagi wanita. Jadi, harus cukup mewah, tim mobil harus cukup berkelas! Seperti putri pertama tante, Wulan. Waktu dia nikah, yang datang itu 6 mobil Bentley, loh! Apa suamimu, Richard, sanggup?”
Mendengar omongannya, Kelly tampak khawatir dan diam di sana tanpa berbicara.
Meskipun sebelumnya dia lumayan senang begitu mendengar Richard sudah menyewa tim mobil Rolls-royce, tapi begitu memikirkan harganya dengan saksama, dalam hatinya malah sedikit khawatir.
Lagi pula, Rolls-royce yang disewa dengan harga 6 juta per mobil? Apa tim mobil seperti ini bisa dipercaya?
Namun, pada saat ini juga, di samping jendela terdengar suara teriakan orang!
“Ya Tuhan, kalian cepat lihat ke sana!”