
“Apa-apaan ini!”
Mata Leo melebar, lalu bergegas menutup pintu kamar mandi dengan kuat. Jantungnya berdebar sangat kencang!
Gila! Ini terlalu menggairahkan!
Di luar kamar mandi.
Zella juga tersipu. Dia bangun pagi untuk menyiapkan sarapan buat Leo. Namun, siapa sangka, rumah Leo hanya ada makanan ringan dan mi instan, tiada bahan makanan apa pun. Jadi, dia hanya bisa keluar untuk membeli sarapan. Alhasil, dia malah melihat pemandangan yang begitu menggairahkan!
“Tapi, ternyata tubuh Pak Leo lumayan sempurna...”
Zella yang berdiri di tempat bergumam sambil mengingat kembali tubuh yang baru saja dilihat dan tidak bisa menahan dirinya untuk menelan seteguk ludah.
“Tunggu! Apa yang kamu pikirkan, Zella Alfiya! Pak Leo itu bosmu!”
Zella menepuk mukanya yang masih merah dan memaksa dirinya untuk tenang. Lalu, dia meletakkan hasil belanja yang di tangannya ke atas meja. Pada saat yang sama, dia melihat jam tangan yang sembarang terlempar di sana.
Begitu melihat jam tangan itu, Zella langsung berteriak.
“Kenapa!”
Leo mengambil handuk, lalu membungkus tubuhnya dan bergegas keluar dari kamar mandi dengan panik. Ujung-ujung, dia malah melihat Zella mengambil jam tangan itu dengan penuh semangat.
“Pa-pak Leo! Jam tangan ini...”
Wajah Zella masih tampak merah. Dia terlihat sangat gembira.
“Um? Ini hadiah dari teman. Kenapa? Sangat berharga?”
Leo mengerutkan keningnya, lalu berkata dengan cuek.
Begitu Leo selesai berbicara, Zella langsung berkata dengan keras.
Zella menjelaskannya dengan penuh semangat. Namun, Leo malah kebingungan.
46 miliar?
Sepertinya harga ini... sedikit mengerikan!
Namun, dibanding jam tangan yang bernilai 46 miliar, Leo lebih menginginkan uang tunai. Mungkin Leo masih kolot, tapi bagi dia, kalaupun jam tangan ini bernilai sampai triliun, dia juga tidak lebih berguna dari uang tunai.
Tapi, apa boleh buat! Siapa suruh hadiah check in tiga hari ini memang barang-barang beginian!
“Ah, maaf, Pak Leo!”
Saat ini, Zella tiba-tiba sadar dan buru-buru mengembalikan jam tangannya pada Leo, lalu berkata.
“Reaksi saya melihat jam tangan ini terlalu berlebihan. Tidak seharusnya saya menyentuh barang Anda.”
“Oh, tidak apa-apa.”
Akhirnya, jam tangan itu sembarang dilempar ke sofa lagi.
“Lagi pula, itu bukan barang berharga.”
Melihat reaksi Leo, mata Zella tiba-tiba berkedut!
Ini jam tangan mewah senilai 46 miliar, loh! Edisi peringatan ulang tahun Richard Mille yang ke-10! Hanya ada 10 di seluruh dunia ini!
Orang kaya biasa, jika mendapatkannya pasti akan menyimpannya dengan baik dan memperlakukannya seperti pusaka keluarga!
Tapi, bos dia malah melemparnya ke sofa dengan begitu saja, sama sekali tidak takut jam tangannya lecet...
Saat ini, Zella hanya merasa semua prinsip hidupnya sudah mulai runtuh...