Iam Come Back

Iam Come Back
Terlibatnya keluarga Veyron


Seperti biasa, keluarga Setiono selalu mengamati setiap gerak gerik Max.


Luis tertawa dingin dan berkata, "Max sepertinya membelikan rumah untuk adiknya si Rena, dan menyebarkan berita bahwa dia akan membalaskan dendam untuk 6 tahun yang lalu serta mengambil kembali semuanya."


"Cih! Dia hanyalah sampah bagiku! Dia tidak akan bisa tahu bagaimana rencana 6 tahun yang lalu bisa terwujud dan dia tidak tahu bagaimana keluarga inti terdahulu bisa dilengserkan, apalagi mau balas dendam?!" Jawab Rony santai.


“Luis, kamu pergi ke rumah Max, kalau Max sedang tidak di rumah. Kamu beri peringatan kepada orang tuanya Max dan adiknya, untuk jangan macam-macam terhadap keluarga Setiono saat ini.”


“Oh iya, kamu juga beritahu keluarga Veyron yang pernah berkaitan dengan Max tentang undangan yang diberikan oleh Max, supaya ada orang mereka yang nanti datang juga. Aku ingin menghabisi Max! Akhirnya aku bisa membalaskan dendam untuk anakku, Albert!” kata Rony dengan penuh amarah.


Luis berangkat ke rumah Max, di saat itu juga Max berada di apartemen.


Tiba di rumah Max, “Haha ... semuanya telah berkumpul di sini? Baguslah kalau begitu!”


“Kak Luis, kenapa kamu datang ke sini? Apa kamu tidak merasa puas sudah mengambil semua milik kami?” ucap Rena.


“Puas? Tidak ada kata puas dalam kamusku. Oh iya, aku peringatkan kepada kalian! Jangan berani macam-macam pada kami karena keluarga Setiono sudah bertambah kuat, apalagi bergabungnya keluarga Nardo!” kata Luis.


“Apa katamu? Kamu memperingatkan kami? Dasar anak tidak berguna dari keluarga parasit!” ucap Mark.


Luis tertawa sinis dan berkata, “Hahaha ... terserah apa yang kau bilang. Tapi jangan lupa, kami sudah kuat berbeda dengan masa lalu.”


Luis meninggalkan rumah Max dan menuju ke kediaman Adam.


Kedatangan Luis yang tiba-tiba ke kediaman Adam, membuat seluruh keluarga mereka terkejut. Mereka lebih terkejut lagi ketika mendengar bahwa beberapa hari lagi Max mengumpulkan mereka di depan rumah Max.


Luis mengancam mereka, "5 hari lagi, jika aku tidak melihat kalian datang ke rumah Max, maka aku akan menghabisi kalian!"


"Pak Luis jangan khawatir, kami semua pasti akan datang ke rumah Max 5 hari lagi." Adam menjawab sambil gemetar karena syok.


Setelah Luis pergi, amarah Adam pun meledak.


"Dasar Max pembawa bencana! Buat apa dia menantang keluarga Setiono? Sekarang malah melibatkan keluarga kita! Rasanya ingin sekali membunuhnya!"


"Ayo, kita semua pergi ke rumah Arya." Adam pun membawa seisi rumahnya ke kediaman Arya.


Dia menyuruh Arya untuk menelepon Max untuk datang ke rumah Arya.


Seketika halaman rumah Arya penuh dengan mobil. Di dalam rumahnya pun penuh dengan orang. Seluruh keluarga Veyron telah berkumpul di sana.


"Brengsek kamu Max! Mencelakai keluarga kami!"


Ketika Alena mengetahui apa yang sedang terjadi, dia memandang Max dengan tatapan tidak percaya, lalu dia menangis dan berkata, "Aku kan sudah pernah memberitahumu, jangan cari masalah dengan keluarga Setiono, mengapa kamu tidak mendengarkan aku? Aku tahu kamu ingin membalaskan dendam apa yang terjadi 6 tahun yang lalu, tapi apakah kamu sengaja menerlibatkan keluargaku?"


"Aku ..." Max belum sempat menjawab, Alena sudah melanjutkan lagi.


"Kamu sengaja kan! Kamu hanya memikirkan dirimu sendiri! Sekarang kamu telah menyulut kemarahan keluarga Setiono dan menyeret keluarga kami! Sekarang kami sudah sangat terancam, apa kamu puas?" Alena sangat emosi dan hanya bisa menangis.


Max tidak memberikan penjelasan, karena dia tahu, saat ini penjelasan apa pun tidak akan ada gunanya. Mereka tidak akan mendengarkan penjelasannya dengan kepala dingin.


Adam menjawab dengan suara berat, "Sekarang hanya ada 1 solusi . Mereka berdua harus putus dari hubungan persahabatan! Max sudah tidak ada lagi hubungannya dengan keluarga kita, baru kita bisa selamat."


Lara dan Daniel semua langsung menyambung, "Betul, mereka harus putus dari hubungan persahabatan! Hanya dengan begini kita baru bisa selamat!"


Namun Arya sebagai kepala rumah tangga memiliki jalan tersendiri, ia memilih untuk memisahkan diri dari keluarga Veyron, “Aku Arya sebagai kepala rumah tangga, memutuskan keluarga kami pisah dari keluarga Veyron!”


Max, Alena, Kelly, dan Nanda sungguh terkejut saat mendengar perkataan Arya.


“Apa yang telah kau bicarakan?” tanya Adam.


“Kami sudah keluar dari keluarga Veyron! Dengan ini kalian keluarga Veyron bisa selamat dari masalah ini!” ucap Arya dengan tegas.


“Oke! Bagus juga tuh menurutku.” Kata Rino.


Adam menatap Arya dan Max dengan tatapan dingin, "Ya, aku sudah memutuskan, rumah tangga Arya harus keluar dari keluarga ini! Mulai detik ini, kalian sudah bukan keluarga Veyron lagi! Apa pun yang terjadi pada kalian sudah tidak ada hubungannya lagi dengan keluarga ini. Aku akan mengadakan konferensi pers dan menjelaskan pada keluarga Setiono."


Adam dan yang lainnya keluar dari rumah itu. Sebelum keluar dia berkata dengan dingin, "Kalian akan menyesali keputusan kalian hari ini!"


"Huh! Kami menyesal? Tidak mungkin!" ucap Alena dengan dingin.


Tidak lama kemudian, seluruh media telah mengumumkan berita bahwa rumah tangga Arya telah dikeluarkan dari keluarga Veyron. Berita ini pun menimbulkan kehebohan.


Ketika Adam datang ke kediaman keluarga Setiono untuk menjelaskan urusan ini, Luis tertawa.


"Haha! Bagus ... bagus ... Bahkan keluarga Veyron pun memutuskan hubungan denganmu. Max, kamu pasti habis!"


"Tunggu saja kamu, Max, setelah ini Joan juga pasti akan meninggalkan kamu! Lihat saja!"


"Mati saja kamu Max! Sekalian kubur saja disana! Hahaha ..."


Keluarga Setiono semua menertawakan Max. Menurut mereka, beberapa hari ini Max pasti akan kalah telak dan mati.


Di rumah Arya, Max bertanya kepada Arya, “Om, kenapa Om memutuskan hal ini?”


“Nak Max, Om dan Tante sudah lama berencana untuk keluar dari keluarga Veyron.” Jawab Arya.


Alena sungguh terheran dan lekas bertanya, “Tapi kenapa pa?”


“Mama sama papa sudah tidak tahan lagi terhadap kelakuan keluarga Veyron ke kita, kamu juga tahukan apa yang diperbuatkan mereka ke kita. Sekarang kamu sudah tidak usah memikirkan hal itu lagi, masalah ini sudah terselesaikan.” Ujar Nanda.


“Semuanya aku minta maaf apa yang telah terjadi, sebenarnya aku tidak ada maksud untuk menyeret kalian ke dalam masalahku. Tapi anggota inti keluarga Setiono yang saat ini telah membawa-bawa hubungan persahabatanku sama Alena.” Ucap Max.


“Hmm, kalau masalah ini juga tidak perlu kamu khawatirkan nak Max. Yang terpenting sekarang tali silahturahmi kami dengan nak Max tidak terputus, karena masalah ini.” Kata Arya


“Tapi ke depannya apa yang akan kamu rencanakan untuk menghadapi keluarga Setiono kak Max?” tanya Kelly.


Max tertawa, “Haha ... kalau soal itu tenang saja, aku sudah mempersiapkan semuanya kok.”