Hantu Tampan Sang Pewaris

Hantu Tampan Sang Pewaris
Empat Puluh Tiga


Sebenarnya Nathalie ingin tertawa ketika mendengar kabar dari Justin bahwa Selena tengah hamil anaknya Dilan, padahal dia masih ingat betul perkataan Dilan yang mengatakan bahwa Dilan masih perjaka, bahkan Nathalie masih ingat dengan perkataan Dilan yang mengatakan bahwa Selena telah berselingkuh dengan seseorang yang dia namai Partner.


Tapi Nathalie harus pura-pura bahagia ketika mendengar perkataan Justin yang mengatakan bahwa Selena tengah hamil satu bulan anaknya Dilan. "Aku turut bahagia mendengarnya."


Justin mengamati ekspresi Nathalie ketika mendengar Selena yang hamil anaknya Dilan, gadis itu sama sekali tak terlihat bersedih, apakah memang hubungan Nathalie dan Dilan hanya sebatas teman? Dia sangat penasaran mengapa Dilan bisa dekat dengan gadis miskin seperti Nathalie, padahal dia tahu bagaimana sikapnya Dilan yang arogan dan tak peduli pada orang lain.


Setelah Justin berpikir cukup banyak, mengapa dia tidak mendekati Nathalie saja, sepertinya banyak sekali hal yang Nathalie sembunyikan, apalagi sekarang dia menjadi seorang CEO, bahkan Pengacara Kenzi lebih berpihak kepada Nathalie. Apalagi Pengacara Kenzi seakan sedang mengulur waktu dalam mengurus ahli waris Niroga.


"Emm... Nathalie."


Nathalie tak langsung menjawab, dia menyeruput kopi sebentar dengan santai. "Kenapa?"


"Apa malam ini ada acara? Aku ingin makan malam denganmu."


Selena tak sengaja melihat Justin dan Nathalie yang sedang berada di restoran, padahal mereka telah selesai meeting dengan klien, tapi Selena mengira mereka tengah makan siang bersama, membuatnya sangat cemburu.


"Hhhh... Apa ini alasan dia ingin berjaga jarak denganku? Dia malah enak-enakan makan siang dengan gadis kampungan itu." gerutu Selena.


Selena berjalan ke arah mereka dengan hati yang terbakar cemburu, tapi dia menyadari bahwa tidak boleh ada satu orangpun yang tahu bahwa dia dan Justin memiliki hubungan spesial.


Kedatangan Selena membuat Nathalie tak sempat menjawab ajakan makan malam dari Justin.


Nathalie harus bersikap ramah kepada istri dari pria yang dia cintai itu. "Selamat siang Nona Selena."


Selena tak menjawab sapaan dari Nathalie. "Wah! Wah! Padahal suami aku mempercayakan kamu untuk menjadi CEO di Niroga, tapi pekerjaan kamu malah berleha-leha seperti ini?" Selena berkata dengan nadanya yang angkuh.


Nathalie belum sempat menjawab, karena Selena masih saja berbicara dengan panjang lebar.


"Setelah berhasil menggoda suami aku sampai menulis surat wasiat agar posisi CEO direbut olehmu, kini kamu menggoda asistennya juga?"


Nathalie mengerutkan keningnya, mengapa Selena terlihat cemburu seperti itu? Apakah mungkin Selena memiliki perasaan kepada Justin?


Nathalie harus memastikan kecurigaannya itu, dia melihat arloji yang melingkari pergelangan tangannya, "Maaf aku tidak memiliki waktu untuk meladeni hal yang tidak penting sama sekali, aku masih ada keperluan. Karena itu aku lebih baik pergi duluan, aku harus kembali ke kantor."


Justin terbelalak, mengapa Nathalie harus membahasnya di depan Selena. Apalagi Selena, dia menatap tajam ke arah Justin, membuat Justin mati kutu.


Setelah berkata seperti itu, Nathalie pun pergi meninggalkan Justin dan Selena.


Setelah memastikan Nathalie pergi, Selena terlihat sangat marah kepada Justin.


"Kamu jangan salah paham, aku akan menjelaskan rencana aku, tapi gak disini." Justin tidak mungkin berbicara masalah pribadi dengan Selena di Restoran Niroga Signature.


...****************...


Sebenarnya Nathalie tidak benar-benar pergi, saat ini dia sedang berada di dalam mobilnya, tak jauh dari Restoran Niroga Signature.


Dari kejauhan, Nathalie terperangah ketika melihat Selena masuk ke dalam mobil bersama Justin.


"Apa ini? Apakah mungkin Partner yang Selana maksud itu Justin?"


Nathalie tak ingin menduga-duga sebelum ada bukti yang jelas, rasanya dia tak percaya jika seandainya Justin adalah tersangka utama atas pembunuhan Dilan.


Nathalie melihat mobil yang ditumpangi oleh Justin dan Selena itu pun berlalu, Nathalie harus segera mengikuti mereka.


Namun, dia mendengar suara ponselnya bergetar.


Nathalie segera memeriksa ponselnya, ternyata ada pesan dari Pengacara Kenzi.


[Bisakah Anda datang ke Rumah Sakit Niroga sekarang? Ada hal penting yang ingin saya tunjukkan.]


Nathalie nampak bimbang, apakah dia harus mengikuti Justin dan Selena atau datang ke Rumah Sakit Niroga?


...****************...


...Mending kemana? 😅...