Gadis Yatim Piatu Kesayangan CEO

Gadis Yatim Piatu Kesayangan CEO
Persiapan Kepindahan


"Aku ingin pindah ke kantor pusat!" Ron berbicara pada Mike di ruang kerja setelah mereka makan malam bersama.


"Apa kau sadar apa yang baru saja kau ucapkan?" Mike memicingkan matanya.


"Tentu saja!" jawab Ron santai.


"Kau sedang tidak mengigau kan? atau aku yang salah dengar?" Mike masih tidak percaya.


"Apa kau tuli?" Ron kesal.


"Dalam rangka apa kau mau kembali ke kantor pusat?" Mike mengintrogasi.


"Aku akan segera menikah" Ron mengatakan alasannya.


"Ckck, kasihan sekali wanita yang mendapatkan pria hidung belang sepertimu!" Mike selalu dengan sikap ketusnya.


"Aku tidak meminta pendapatmu, aku hanya ingin memberitahumu kalau aku akan pindah dan akan mencari pemimpin baru di tempatku sekarang untuk menggantikan posisiku saat ini! apa kau punya rekomendasi?" kata Ron.


"Biar nanti George yang urus, kapan kau akan mulai bekerja di kantor pusat?" tanya Mike.


"Apa minggu depan sudah bisa?" tanya Ron serius.


"Besok pun bisa kalau kau mau!" Kata Mike dengan santai.


"Aku butuh waktu untuk membereskan semua barang-barang pribadiku!" kata Ron.


"Ngomong-ngomong, siapa wanita tidak beruntung yang akan kau nikahi?" tanya Mike pura-pura penasaran.


"Jangan pura-pura tidak tau, pasti kakak ipar sudah cerita kan? tadi siang dia menguping pembicaraan ku!" kata Ron yang sebenarnya mengetahui bahwa Ananda mendengar percakapannya dengan Ayu saat dirinya menyatakan cinta di dalam kamar tadi siang.


"Cih, kau ini selain playboy ternyata munafik juga ya? dulu kau bilang hanya menganggapnya adik tapi sekarang malah bilang cinta dan akan segera menikah!" Mike mencibir.


"Jangan sok, kau dulu juga begitu kan dengan kakak ipar? memangnya aku tidak tau kalau dulu kau menolak menikah dengannya? tapi sekarang malah seperti kerbau yang dicucuk hidungnya, kau bahkan bertekuk lutut di depan istrimu itu!" Ron membalas dengan telak.


"Aku tidak mengalihkan pembicaraan, aku hanya berbicara fakta!" Ron bersandar dengan santai di sofa.


"Ah terserah kau saja, aku mengantuk!" Mike kemudian memilih meninggalkan ruang kerjanya menuju ke dalam kamar.


Sesungguhnya Mike sangat bahagia mendengar kabar kepulangan adiknya ini, karena biar bagaimanapun ia membutuhkan partner kerja untuk memimpin perusahaan Anderson Company yang semakin berkembang pesat di bawah kepemimpinannya dan menguasai berbagai lini bisnis di negaranya.


..........


"Ayah kenapa?" Ananda melihat wajah suaminya yang sumringah.


"Tidak apa-apa, ayah hanya sedang bahagia karena Ron akhirnya memutuskan kembali ke kantor pusat" kata Mike sambil memeluk istrinya dengan erat.


"Benarkah?" Ananda terkejut, karena sudah sejak lama Ron menolak untuk memimpin kantor pusat.


"Sepertinya Ayu memang sangat merubah hidup dan pola pikirnya, Dimas bercerita kalau selama ini Ron lebih tekun bekerja dan sudah jarang keluar malam bersama para gadis!" kata Mike yang selama ini selalu memantau kondisi adiknya melalui Dimas sang asisten pribadi Ron sekaligus orang kepercayaan Mike.


"Lalu apa yang akan ayah lakukan?" Ananda penasaran.


"Tidak ada, ayah tidak akan melakukan apapun, dia bisa melakukan semua sendiri, kita lihat saja perkembangannya!" Mike memang tidak ingin terlalu banyak terlibat dengan kehidupan Ron, selama semua dalam batas koridor yang tepat, ia akan membiarkan adiknya itu melakukan segala sesuatunya sendiri.


..........


"Tolong jangan katakan apapun kepada Mom tentang rencanaku dan Ayu ya, aku ingin membereskan dulu kepindahanku, kalau sudah selesai barulah aku akan mengurus pernikahan kami dan meminta restu kepada Mom dan juga Aunty!" kata Ron kepada Kakak sepupu dan kakak iparnya saat mereka sedang sarapan keesokan harinya, sementara Ayu masih terbaring karena masih belum terlalu pulih dari sakitnya.


"Memangnya kenapa?" tanya Mike pura-pura lugu.


"Aku takut Mom menolak Ayu!" Kata Ron.


Ia belum tau kenyataannya kalau sebenarnya Mom dan Auntynya justru ingin sekali menjodohkannya dengan Ayu. Gadis itu memang belum bercerita apa-apa tentang rencana nyonya besar dan Nyonya Ruth saat di mobil sepulang dari pesta ulang tahun Gaby, karena kemarin saat Ron bersamanya ia lebih banyak tidur akibat efek dari obat yang diberikan oleh dokter.


Sementara Ananda dan Mike yang mendengar komentar Ron hanya bisa tersenyum geli melihat kekhawatiran Ron akan penolakan dari nyonya Ruth dan juga nyonya besar. Mereka memang sengaja tidak mau terlibat dan membiarkan Ron berusaha sendiri mendapat restu dari nyonya Ruth, seperti yang Mike katakan kepada istrinya semalam bahwa mereka hanya cukup menjadi pengamat situasi saja. Maya dan George yang berada di ruang makan dan duduk makan bersama dengan mereka pun juga hanya diam saja tanpa komentar apapun. Mereka berempat sebenarnya sudah mengetahui fakta yang sesungguhnya bahwa nyonya besar dan Nyonya Ruth ingin menjodohkan Ayu dan Ron dari Sita dan Abigail saat mereka pulang dari pesta ulang tahun Gaby.